Herman Deru:  Orasi Ilmiah Prof Achmad Syarifudin Dapat  Menjadi Navigasi Pengelolaan Sistem Drainase di Daerah

- Jurnalis

Jumat, 26 Mei 2023 - 09:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) H Herman Deru menyaksikan pengukuhan Guru Besar Universitas Bina Darma Prof Dr Ir H Achmad Syarifudin MSc sebagai Guru Besar bidang Ilmu Teknik Sipil dan lingkungan, bertempat di Ballroom Grabd Atyasa, Kamis 25 Mei 2023.

Gubernur Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) H Herman Deru menyaksikan pengukuhan Guru Besar Universitas Bina Darma Prof Dr Ir H Achmad Syarifudin MSc sebagai Guru Besar bidang Ilmu Teknik Sipil dan lingkungan, bertempat di Ballroom Grabd Atyasa, Kamis 25 Mei 2023.

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Gubernur Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) H Herman Deru menyaksikan pengukuhan Guru Besar Universitas Bina Darma Prof Dr Ir H Achmad Syarifudin MSc sebagai Guru Besar bidang Ilmu Teknik Sipil dan lingkungan, bertempat di Ballroom Grabd Atyasa, Kamis 25 Mei 2023.

Dalam kesempatan ini Gubernur  Sumsel H. Herman Deru memuji Prof Dr Ir H Achmad Syarifudin MSc yang dalam orasi ilmiahnya memuat tentang pengelolaan sistem drainase perkotaan dan bencana hidrometorologi

Menurutnya, selama ini dirinya  kerap kali melakukan penataan air  setelah menjadi masalah, bukan sebaliknya  melakukan perencanaan tata kelola drainase air  baru dimukimin oleh   penduduk. 

“Kalau kita bicara banjir di perkotaan, penyebanya selalu saja alam yang disalahkan, padahal manusia paling berkontribusi,” tuturnya. 

Herman Deru menganggap orasi ilmiah  Prof Achmad Syarifudin banyak memberikan masukan dan inspirasi bagi dirinya  selaku pemimpin daerah. Terutama terkait dengan navigasi berkaitan dengan pengelolaan sistem drainase di daerah. 

“Saya tadi simak betul-betul orasi ilmiahnya Prof Dr Ir H Achmad Syarifudin MSc, Saya tertarik karena dibedah secara rinci, baik faktor manusia maupun faktor alam, dan ini akan menjadi navigasi kami sebagai pemerintah untuk menyelaraskan program dengan OPD terkait,” tambahnya.

Baca Juga:  Ketua TP-PKK Sumsel Feby Deru Ajak Ibu Rutin Bawa Balita ke Posyandu Demi Kesehatan dan Tumbuh Kembang Optimal

Herman Deru memberikan pesan untuk Prof Achmad Syarifudin untuk terus mendedikasikan ilmunya dalam mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) Sumsel yang unggul di berbagai bidang.

“Satu pesan saya sebagai gubernur, jadilah profesor yang berguna bagi  banyak orang. Sebagai seorang adik, saya juga menyampaikan pesan jaga selalu kesehatan, karena di atas perolehan ini semua, kesehatan lebih penting,” tandasnya. 

Sementara, Prof Achmad Syarifudin dalam paparan orasi ilmiahnya mengatakan, bencana alam di Indonesia meningkat dengan pesat dari tahun 2000-2022, dan bencana hidrometeorologi yang disebabkan oleh perubahan iklim seperti laporan banjir lebih dari 70% bencana terjadi di Indonesia. 

Menurutnya, Pertumbuhan cepat yang tidak dikelola dan direncanakan dengan baik di daerah perkotaan akan menciptakan ancaman yang menghambat pencapaian pembangunan yang ada. 

“Selain itu, pertumbuhan pesat yang tidak terkendali di daerah-daerah yang dapat menyebabkan kemiskinan, sehingga tidak ada akses untuk penyediaan air bersih, tidak ada sistem pembuangan limbah dan sanitasi yang sehat dapat menyebabkan kelangkaan air, terutama di musim kemarau,” katanya.

Baca Juga:  Zulinto Mengutuk Keras Aksi Biadab Pelaku Rudapaksa Anak SD di Gandus, Desak Polisi Segera Tangkap!

Achamd Syarifudin menuturkan, Permasalahan banjir di perkotaan pada umumnya disebabkan oleh kurang efektifnya sistem drainase yang ada. Dimana pengembangan drainase perkotaan kadang-kadang sulit dilaksanakan dikarenakan keadaan topografi yang datar, pengembangan kota di dataran banjir, tingkat hujan yang tinggi dari daerah kedap air yang luas, dan kerusakan/hilangnya daerah penampungan.

“Untuk daerah perkotaan yang padat penduduk, seperti Kota Palembang, diperlukan solusi inovatif yang mengacu pada natrue- based untuk mitigasi banjir. Pelaksanaan Sistem Drainase Perkotaan Berkelanjutan (SUDS) yang merupakan salah satu jenis Solusi Berbasis Alam untuk mengurangi dampak bahaya hidro-meteorologi. Secara umum, SUDS bekerja dengan meniru hidrologi proses alam yang meliputi turunnya air hujan, infiltrasi, evaporasi, perkolasi, penyimpanan, pergerakan aliran permukaan dan pengolahan limpasan air,” tandasnya.***

Berita Terkait

Permendikdasmen 4/2026 Jadi Tameng Guru dari Kriminalisasi, Zulinto: Negara Harus Hadir Lindungi Pendidik ‎
ASAS SMKN Sumsel Masuki Hari Ketiga, 644 Siswa Ikuti Penentuan Kenaikan Tingkat
AP3K Sumsel Desak Hasil RDP Komisi II DPR RI Dieksekusi: Bukti Nyata Perjuangan PGRI untuk PPPK
Pengurus PGRI 17 Kabupaten/Kota di Sumsel Satu Komando: Tolak Mandat bukan Panitia Pengantin–Versi Ketua Mandat Bilang Kedepankan Dialog
Begal Organisasi PGRI Bikin Gaduh, PGRI Sumsel Siapkan Aksi Pembubaran Massal “Sweeping” di Palembang
Eks Ketua Forum Guru Honorer Sebut Pernyataan Riza Pahlevi Hanya Slogan
Zulinto Nyatakan Klaim Ketua Mandat PGRI Sumsel Riza Pahlevi Ilegal “Pembegalan Organisasi” Instruksikan Kuasa Hukum Lapor Polisi
Pegang SK Resmi! PGRI Sumsel Tancap Gas, Riza Pahlevi: Organisasi Guru Harus Kembali ke Tangan Guru

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 13:43 WIB

Permendikdasmen 4/2026 Jadi Tameng Guru dari Kriminalisasi, Zulinto: Negara Harus Hadir Lindungi Pendidik ‎

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:29 WIB

ASAS SMKN Sumsel Masuki Hari Ketiga, 644 Siswa Ikuti Penentuan Kenaikan Tingkat

Rabu, 10 Juni 2026 - 06:55 WIB

AP3K Sumsel Desak Hasil RDP Komisi II DPR RI Dieksekusi: Bukti Nyata Perjuangan PGRI untuk PPPK

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:01 WIB

Pengurus PGRI 17 Kabupaten/Kota di Sumsel Satu Komando: Tolak Mandat bukan Panitia Pengantin–Versi Ketua Mandat Bilang Kedepankan Dialog

Kamis, 4 Juni 2026 - 20:11 WIB

Begal Organisasi PGRI Bikin Gaduh, PGRI Sumsel Siapkan Aksi Pembubaran Massal “Sweeping” di Palembang

Berita Terbaru

Polres OKU Timur menggelar Sidang Isbat Nikah Massal dalam rangka HUT Bhayangkara ke-80 Polres OKU Timur. Nikah massal ini diikuti sebanyak 80 pasangan 

Headlines

Sidang Isbat Massal Polres OKU Timur Diikuti 80 Pasangan

Rabu, 10 Jun 2026 - 17:02 WIB