Mawardi Yahya Doakan Ponpes Sabilul Hasanah Jadi Pondok Besar dan Membanggakan

- Jurnalis

Selasa, 30 April 2019 - 22:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WIDEAZONE.COM, BANYUASIN — Wakil Gubernur Sumatera Selatan H Mawardi Yahya berharap lulusan Pondok Pesantren (Ponpes) Sabilul Hasanah dapat mencetak produk yang unggul serta bisa bersaing dengan lulusan lain. Hal ini diungkapkannya dalam tasyakuran Hari Ulang tahun ke-24 Pondok Pesantren Sabilul Hasanah sekaligus Tasyakuran Wisuda Purna Santri dan santriwati Madrasah Mu’allimin, di Ponpes Sabilul Hassanah, Sembawa Kabupaten Banyuasin, Selasa (30/4/2019).

Dikatakannya bahwa para santri dan santriwati harus mempersiapkan diri, baik secara mental maupun kemampuan untuk bisa bersaing dengan lulusan lain, karena semakin banyaknya cetakan berkualitas dari berbagai macam lembaga pendidikan dan juga tantangan untuk menghadapi era global yang semakin sulit.

“Saya harap kedepannya para lulusan ini sudah berpikir kedepan, bukan mencari kerja namun dapat menciptakan lapangan kerja, karena kompetisi yang sudah sangat luar biasa,” ujarnya.

Baca Juga:  Strategi Gubernur Herman Deru–Wagub Cik Ujang Dongkrak Ekonomi Sumsel Berbuah Penghargaan Nasional

Mawardi bercerita bahwa tugasnya dalam menjalankan roda pemerintahan sekarang sangat berat, karena Provinsi Sumatera Selatan kemiskinannya masih tertinggi, di peringkat 18 besar dari 34 provinsi. Hal itu menurutnya harus segera diatasi.

Begitupun dalam perjalanan karirnya menjadi salah satu pemimpin di Provinsi Sumsel ini bukan hal yang ringan, namun ia yakin dalam visi misinya bersama Gubernur Sumsel Herman Deru semua akan berjalan dengan baik.

“Kepada masyarakat menengah ke bawah insyallah menjadi perhatian lebih bagi kami, di kabupaten kota serta pinggiran, untuk Kabupaten Banyuasin kami anggarkan pembuatan Jembatan tahun 2020 di Muara Sugihan sampai Muara Batang, jadi tanggung jawab provinsi ialah infrastruktur di wilayah tersulit,” ungkapnya.

Terakhir ia juga mengucapkan selamat ulang tahun kepada ponpes Sabilul Hassanah ke-24 Tahun dan berharap bahwa di akhir pendidikan santri dan santriwati ponpes dapat menentukan langkah-langkah untuk masa depan.

Baca Juga:  Dualisme PB-PGRI Membara, Nasib PGRI di 17 Kabupaten/Kota Sumsel Disorot: Zulinto Angkat Suara

Bupati Banyuasin H. Askolani Jasi mengatakan Ponpes Sabilul Hassanah akan mewakili Sumatera Selatan tentunya dengan mencetak lulusan yang berinovasi seperti ditampilkan para santri dan santriwati berprestasi dengan surat hafalan bacaan yang sudah fasih.

“Tentunya saya sempat berpikir apa yang sudah diberikan pemkab sini kepada Ponpes Sabilul Hasanah yang membanggakan Kabupaten Banyuasin. Pribadi saya sumbangkan  40 juta rupiah untuk motivasi anak-anak kita untuk lebih berprestasi, saya mengharapkan adik-adik yang telah lulus semua dapat melanjutkan sekolahnya, terus belajar dengan rajin, dan beribadah serta kami mendoakan demi nama baik Banyuasin.

Salah satu pondok terbesar di Banyuasin karena santrinya prestasi semoga kedepannya bisa menjadi prestasi,” harapnya. (nt)

Berita Terkait

Permendikdasmen 4/2026 Jadi Tameng Guru dari Kriminalisasi, Zulinto: Negara Harus Hadir Lindungi Pendidik ‎
ASAS SMKN Sumsel Masuki Hari Ketiga, 644 Siswa Ikuti Penentuan Kenaikan Tingkat
AP3K Sumsel Desak Hasil RDP Komisi II DPR RI Dieksekusi: Bukti Nyata Perjuangan PGRI untuk PPPK
Pengurus PGRI 17 Kabupaten/Kota di Sumsel Satu Komando: Tolak Mandat bukan Panitia Pengantin–Versi Ketua Mandat Bilang Kedepankan Dialog
Begal Organisasi PGRI Bikin Gaduh, PGRI Sumsel Siapkan Aksi Pembubaran Massal “Sweeping” di Palembang
Eks Ketua Forum Guru Honorer Sebut Pernyataan Riza Pahlevi Hanya Slogan
Zulinto Nyatakan Klaim Ketua Mandat PGRI Sumsel Riza Pahlevi Ilegal “Pembegalan Organisasi” Instruksikan Kuasa Hukum Lapor Polisi
Pegang SK Resmi! PGRI Sumsel Tancap Gas, Riza Pahlevi: Organisasi Guru Harus Kembali ke Tangan Guru

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 13:43 WIB

Permendikdasmen 4/2026 Jadi Tameng Guru dari Kriminalisasi, Zulinto: Negara Harus Hadir Lindungi Pendidik ‎

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:29 WIB

ASAS SMKN Sumsel Masuki Hari Ketiga, 644 Siswa Ikuti Penentuan Kenaikan Tingkat

Rabu, 10 Juni 2026 - 06:55 WIB

AP3K Sumsel Desak Hasil RDP Komisi II DPR RI Dieksekusi: Bukti Nyata Perjuangan PGRI untuk PPPK

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:01 WIB

Pengurus PGRI 17 Kabupaten/Kota di Sumsel Satu Komando: Tolak Mandat bukan Panitia Pengantin–Versi Ketua Mandat Bilang Kedepankan Dialog

Kamis, 4 Juni 2026 - 20:11 WIB

Begal Organisasi PGRI Bikin Gaduh, PGRI Sumsel Siapkan Aksi Pembubaran Massal “Sweeping” di Palembang

Berita Terbaru

Polres OKU Timur menggelar Sidang Isbat Nikah Massal dalam rangka HUT Bhayangkara ke-80 Polres OKU Timur. Nikah massal ini diikuti sebanyak 80 pasangan 

Headlines

Sidang Isbat Massal Polres OKU Timur Diikuti 80 Pasangan

Rabu, 10 Jun 2026 - 17:02 WIB