Mus Mulyadi, Akhirnya Tunduk dengan Takdir

- Jurnalis

Kamis, 11 April 2019 - 14:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PENYANYI serba bisa itu akhirnya tunduk dengan ketentuan takdir. Mus Mulyadi meninggal dunia Kamis pagi (11/4/2019) dalam usia 74 tahun, karena diabetes melitus (penyakit gula).

Di sepanjang karirnya sebagai penyanyi, Mus Mulyadi pernah bergabung dengan Favourites Group bersama A Ryanto dan kawan-kawan.

Mus telah membesarkan grup ini dengan lagu Berhembus Angin Malam, Ingin Marah Silakan, Mawar Berduri serta sejumlah yang digandrungi pengemarnya pada dekade 1970-an.

Namun sebelumnya, Mus Mulyadi pernah menyanyi lagu-lagu Melayu bersama Ida Laila. Ia pernah mempopulerkan lagu Semalam di Malaysia dan Hitam Manis bersama Orkes Melayu Sinar Kemala di bawah pimpinan Abdullah Kadir.

Baca Juga:  Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Wafat: Pers Indonesia Berduka

Setelah perkembangan musik di Indoneesia semakin maju, Mus justru betah berada di musik keromcong.

Bahkan ia dikenal sebagai penyanyi keroncong papan atas mendampingi sejumlah penyanyi seperti Toto Solmon, Arivai serta Sundari Sukotjo.

Menurut anaknya Erick, ayahnya itu meninggal karena penyakit gula yang diidapnya. “Setelah sekian tahun, ayah masih tetap bertahan. Bahkan matanya sudah tak dapat melihat jelas, ia tetap bertahan di posisi sakitnya, ” kata Erick.

Baca Juga:  Kejati Sumsel Gebrak Dua Perkara: OOJ hingga Korupsi KUR

Namun ketika berhadapan dengan takdir dan ketentuan Yang Mahakuasa, siapa pun dia pasti akan tunduk. “Ayah akhirnya meninggal dunia,” katanya.

Selamat Mas Mus Mulyadi. Semoga segala amal ibadahmu diterima Allah SWT. Bahkan Dia akan memgampuni segala dosa dan kekhlifannya semasa hidup (abror vandozer)

Berita Terkait

KAMPB Sumsel Desak Wali Kota Palembang Evaluasi dan Copot Kadisdik
Dugaan Penyimpangan Dana Yayasan Tahfidz Nurul Quran Dilaporkan ke Kejaksaan
Sengketa Lahan Sungai Gerong Memanas! Pemkab Banyuasin Siapkan Gugatan Perdata
Petani di Banyuasin Nyaris Dibunuh Brutal, Kepala Dibacok hingga Dihantam Linggis
Sisa Enam Dapur SPPG di Ogan Ilir Belum Kantongi SLHS: Satu “Takut” Beroperasi
Warga UKB Pergoki Sejumlah Oknum Pelajar SMAN 3 Ogan Ilir Isap Rokok hingga Sabu
Warga Karya Baru Tagih Janji PUPR Palembang “Oktober Berlalu November Tiba”
Proyek IPAL Palembang Rugikan Investor Rp7 Miliar, 5 Bulan Lapor Polisi Progres Mandek

Berita Terkait

Kamis, 29 Januari 2026 - 16:36 WIB

KAMPB Sumsel Desak Wali Kota Palembang Evaluasi dan Copot Kadisdik

Kamis, 22 Januari 2026 - 18:09 WIB

Dugaan Penyimpangan Dana Yayasan Tahfidz Nurul Quran Dilaporkan ke Kejaksaan

Rabu, 21 Januari 2026 - 14:44 WIB

Sengketa Lahan Sungai Gerong Memanas! Pemkab Banyuasin Siapkan Gugatan Perdata

Selasa, 30 Desember 2025 - 22:08 WIB

Petani di Banyuasin Nyaris Dibunuh Brutal, Kepala Dibacok hingga Dihantam Linggis

Sabtu, 8 November 2025 - 09:39 WIB

Sisa Enam Dapur SPPG di Ogan Ilir Belum Kantongi SLHS: Satu “Takut” Beroperasi

Berita Terbaru

Terpidana kasus kekerasan seksual, Fahrul Rozi alias Balung bin Azim [Alm] berhasil diringkus Tim Tangkap Buron [Tabur] Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan, Jumat 22 Mei 2026, sekitar pukul 18.15 WIB.

Headlines

Pelarian Terpidana Kekerasan Seksual di Sekayu Kandas!

Sabtu, 23 Mei 2026 - 14:56 WIB

Jajaran pengurus Serikat Media Siber Indonesia Provinsi Sumatera Selatan [SMSI Sumsel] tancap gas persiapan perhelatan Musyawarah Wilayah [Muswil] SMSI Sumsel 2026 dengan resmi membentuk panitia penyelenggara.

Headlines

SMSI Sumsel Tancap Gas Persiapkan Muswil 2026

Sabtu, 16 Mei 2026 - 21:02 WIB