WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Tangis bahagia menghiasi wajah M Nur [80] penjual bensin eceran.
Lantaran, dirinya mendapati rumahnya berubah setelah dibedah melalui program Badan Amal Zakat Nasional [Baznas] Kota Palembang.
Selama 32 tahun, pria yang sudah memasuki usia senja, harus rela tinggal di atas di gubuk reotnya berukuran 3×4 meter, saat hujan menhampiri, ia pun harus rela dengan genagan air di pemukiman padat penduduk jalan Kejawen Lorong Masjid Kelurahan Pipa Reja Kecamatan Kemuning Palembang.
Wajah murungnnya berubah bahagia penuh haru, saat dirinya menerima kunci rumah barunya secara langsung dari Sekretaris Daerah Kota Palembang Drs Ratu Dewa MSi.
“Saya sangat bahagia, rumah saya sudah bagus seperti ini,” kata Nur seraya menyeka air mata.

Memiliki sembilan anak, kata M Nur dirinya harus bertahan hidup sendiri, karena tuntuntan ekonomi, anakpun berjuang sendiri sendiri untuk mencukupi kebutuhan hidup.
“Sesekali, saya juga mengumpulkan barang bekas untuk dijual ke pengempul,” katanya.
Sementara itu, Sekda Kota Palembang Ratu Dewa mengatakan, rumah M.Nur yang telah dibedah melalui program Baznas Kota Palembang, Baznas Peduli.
“Program yang dilakukan ini bertujuan meningkatkan kepedulian sekaligus mengurangi beban masyarakat kaum dhuafa,” ujar Ratu Dewa.
Bedah rumah yang telah dilakukan ini, sambung Dewa menambah ladang amal bagi Aparatur Sipil Negara di lingkungan Pemerintah Kota Palembang.
“Ini yang ke 23 rumah warga yang tidak layak huni dibedah melalui program Baznas,” jelasnya.
Meski bukan hal yang baru bedah rumah yang dilakukan Pemkot Palembang melalui zakat ASN, Dewa juga menyentil belum semua OPD mengalakan pegawainya untuk berpatisipasi dalam berzakat.
“Program Baznas ink juga mengandeng OPD yang ada, contohnya Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (Perkimtan),” jelas Dewa.
Dewa pun mengungkapkan ada Pekerjaam Rumah [PR] Baznas untuk mengentaskan rumah layak huni di kawasan Kemuning, dari laporan Sekcam 30 rumah masih harus diperbaiki.
“Hasil dari laporan Sekcam kemuning ada 30 rumah lagi yang butuh bantuan, namun saya tegaskan kepada camat setempat agar melakukan pengecekan kembali bersama dinas terkait,” katanya.
Sudah menjadi target Pemkot Palembang untuk mengentaskan 100 persen tidak ada lagi rumah tidak layak huni, program Pemerintah 100-0-100 [100%] pelayanan air, 0% kawasan kumuh [zero slump area) dan 100% layanan sanitasi].
Di sisi lain, Kepala Baznas Kota Palembang Kgs Agus Ridwan Nawawi menjelaskan, akan terus menyisir rumah rumah warga yang tidak layak huni.
“Kami mengingikan program baznas ini berkah, tentunya semuanya dari zakat para ASN,” tuturnya.
Laporan Wahyu KF | Editor Abror Vandozer




![Forum Keluarga Alumni Universitas PGRI Palembang [FORKA UPGRIP], Jumat 19 Juni 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260619-WA0024-225x129.jpg)
![Konferensi Kerja Provinsi [Konkerprov] PGRI Sumatera Selatan I/2026 yang digelar di Ballroom Wyndham OPI Hotel, Jumat 19 Juni 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260619-WA0015-225x129.jpg)




![Forum Keluarga Alumni Universitas PGRI Palembang [FORKA UPGRIP], Jumat 19 Juni 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260619-WA0024-129x85.jpg)
![Konferensi Kerja Provinsi [Konkerprov] PGRI Sumatera Selatan I/2026 yang digelar di Ballroom Wyndham OPI Hotel, Jumat 19 Juni 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260619-WA0015-129x85.jpg)




![Konferensi Kerja Provinsi [Konkerprov] PGRI Sumatera Selatan I/2026 yang digelar di Ballroom Wyndham OPI Hotel, Jumat 19 Juni 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260619-WA0015-360x200.jpg)


