Angka Kematian Ibu dan Bayi di Asahan Tinggi

- Jurnalis

Rabu, 20 April 2022 - 20:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Muhilli Lubis membuka secara resmi pertemuan Kelompok Kerja [Pokja].

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Muhilli Lubis membuka secara resmi pertemuan Kelompok Kerja [Pokja].

WIDEAZONE.com, ASAHAN | Asisten Perekonomian dan Pembangunan Muhilli Lubis membuka secara resmi pertemuan Kelompok Kerja [Pokja].

Pertemuan Pokja yang digelar di pendopo rumah Dinas Bupati Asahan ini bertujuan untuk menurunkan angka kematian ibu dan bayi baru lahir di Kabupaten Asahan, Selasa [19/4/2022].

Senior Program Manager MPHD Usaid Indonesia Apsari Diana Kusumastuti mengatakan, program penurunan angka kematian ibu dan bayi baru lahir ini merupakan program Kementerian Kesehatan Republik Indonesia [Kemenkes RI].

Ia juga menjelaskan, Kabupaten Asahan merupakan salah satu kabupaten tertinggi dalam angka kematian ibu dan bayi baru lahir. Maka dari itu, MPHD Usaid akan membantu Kabupaten Asahan dalam menurunkan angka kematian ibu dan bayi baru lahir di Kabupaten Asahan.

Baca Juga:  Wadan Satgas Cek Langsung Gladi Penutupan TMMD ke-129 Kodim 0418 Palembang

“MPHD Usaid akan membantu Kabupaten Asahan dalam menurunkan angka kematian ibu dan bayi baru lahir, karena MPHD Usaid dibentuk untuk membantu menurunkan angka kematian ibu dan bayi baru lahir,” tutupnya.

Kemudian, di tempat yang sama, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Asahan Nanang Fitra Aulia berharap, agar pertemuan Pokja ini dapat membawa kemajuan bagi Kabupaten Asahan dalam mencegah dan menurunkan angka kematian ibu dan bayi baru lahir di Kabupaten Asahan.

Sementara, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Muhilli Lubis mengatakan, Kabupaten Asahan harus saling bekerjasama dan bergandengan tangan dalam menurunkan angka kematian ibu dan bayi baru lahir di Kabupaten Asahan, apalagi Kabupaten Asahan termasuk salah satu kabupaten tertinggi dalam angka kematian ibu dan bayi baru lahir.

Baca Juga:  SKAKMAT! BPH Bongkar Borok YPLP-PT Sumsel: Pemecatan Rektor UPGRI Palembang Ilegal Alias Kudeta ‎

“Dengan adanya Pokja dan MPHD Usaid ini, dapat menurunkan angka kematian ibu dan bayi baru lahir di Kabupaten Asahan,” harapnya.

Selain itu, ia juga berharap, agar Pokja dapat melaksanakan tugasnya lebih agresif dalam rangka percepatan penurunan angka kematian ibu dan bayi baru lahir dengen memberikan pelayanan yang berkualitas dan cepat dalam melakukan penanganan.

“Terima kasih kepada MPHD Usaid yang berkenan membantu menurunkan angka kematian ibu dan bayi baru lahir di Kabupaten Asahan,” pungkasnya. [Wahyu]

Berita Terkait

PJU Palembang Dibobol Berulang, 35 Titik Jadi Langganan Pencuri ‎
70 CCTV AI Kepung Palembang, Incar Pelaku Pencurian Aset PJU
Klaim Sumsel Surplus Beras: Beras Premium 5 Kilogram Langka di Pasaran, Bulog Ngaku Stok Terbatas
Pimpin Lapas Martapura, Farizal Antony Diminta Lanjutkan Sinergi dan Perkuat Pembinaan Warga Binaan
SKAKMAT! BPH Bongkar Borok YPLP-PT Sumsel: Pemecatan Rektor UPGRI Palembang Ilegal Alias Kudeta ‎
Di Tengah Isu Demo Memanas, Hashim Tegaskan Jakarta Aman: Saya Datang Karena Percaya SMSI
Viral! Merokok Kala RDP, Anggota DPRD Banyuasin Disorot: Etika Dipertanyakan ‎
Kuasa Hukum Junaidi Alias Ajun Bantah Keras Tudingan Hakim dan JPU Tak Netral

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 17:03 WIB

PJU Palembang Dibobol Berulang, 35 Titik Jadi Langganan Pencuri ‎

Selasa, 1 September 2026 - 16:49 WIB

70 CCTV AI Kepung Palembang, Incar Pelaku Pencurian Aset PJU

Selasa, 1 September 2026 - 08:46 WIB

Klaim Sumsel Surplus Beras: Beras Premium 5 Kilogram Langka di Pasaran, Bulog Ngaku Stok Terbatas

Selasa, 1 September 2026 - 08:21 WIB

Pimpin Lapas Martapura, Farizal Antony Diminta Lanjutkan Sinergi dan Perkuat Pembinaan Warga Binaan

Senin, 31 Agustus 2026 - 21:39 WIB

SKAKMAT! BPH Bongkar Borok YPLP-PT Sumsel: Pemecatan Rektor UPGRI Palembang Ilegal Alias Kudeta ‎

Berita Terbaru

Ilustrasi WI-OK

Headlines

70 CCTV AI Kepung Palembang, Incar Pelaku Pencurian Aset PJU

Selasa, 1 Sep 2026 - 16:49 WIB