Selamat Jalan Sang Petualang ‘Agus Blues Asianto’

- Jurnalis

Senin, 14 Februari 2022 - 09:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Selamat Jalan Sang Petualang 'Agus Blues Asianto'

Selamat Jalan Sang Petualang 'Agus Blues Asianto'

Petualang sejati tak akan mudah mengeluh, jiwa sudah tertempa, bukan lagi anak manja. Syaraf sakit pun biasanya telah putus, sakit sedikit itu bukan apa-apa.

Kalau pun sakit, tidak akan banyak yang tahu, karena dianggap itu hal biasa saja, begitulah kiranya menggambarkan sosok Agus ‘Blues’ Asianto.

Saya memang baru mengenal Agus ‘Blues’ sebatas luar saja. Kegembiraan dan senyum selalu tampak diwajahnya, seolah tak pernah ada masalah.

Saat perjumpaan pertama beberapa bulan sebelum perjalanan ini kami mulai sekitar bulan Juni 2021, baru saya ketahui bahwa kami punya impian yang sama dan cukup lama yaitu “keliling Indonesia”,

Impian saya sejak usia 15 tahun, sedang Agus Blues sejak 15 tahun yang lalu. Entahlah apa arti angka 1 dan 5 ini. Sama-sama 15 angkanya.

Kenyataan lainnya, ternyata kami sama-sama lebih sering melakukan solo touring. Klop deh ya.

Pantang mengeluh, itulah yang saya tangkap dari seorang laki-laki tangguh yang telah 2 bulan berjalan bersama saya, Sonny Wibisono dan Indrawan Ibonk sejak 28 Oktober 2021, menyusuri Banten, Lampung, Palembang, Bengkulu, Padang, Balige hingga titik Nol Sabang, kembali turun menuju Medan, Dumai, Kepulauan Riau, Batam, Tanjung Pinang hingga menyeberang ke Kalimantan.

Baca Juga:  Kapolres OKU Timur Tak Berikan Toleransi bagi Pelaku Karhutla

Tawa itu selalu menghiasi wajah dengan rambut panjang terurai. Dari wajahnya tampak semangat selalu membara. Para acil acilpun tak segan menghibur di pasar terapung saat bertemu dengan Agus Blues. Namun, perubahan fisik makin terlihat sejak masuk Pangkalanbun, dan benar-benar drop sesaat memasuki Sampit.

Sempat diperiksakan ke dokter, dan diagnosa dokter dehidrasi akut. Memang kemungkinan besarnya adalah benar, karena Agus tidak terbiasa minum air putih.

“Saya sejak dulu terbiasa minum kopi pahit,” ucap Agus menjawab pertanyaan banyak orang.

Obatpun diberikan meski tidak biasa minum obat, namun dengan berat hati harus dikonsumsi juga.

Walau tubuh melemah, semangat itu tidak pernah padam. Perjalanan berlanjut ke Palangkaraya, Tabalong, Penajam, Balikpapan, Samarinda, Tanjung Selor, Sebawang dan menyeberang ke Tarakan.

Nyatanya, menggapai impian berbekal tekad, niat dan semangat saja tidaklah cukup tanpa dukungan tubuh yang sehat. Kondisi makin melemah diantara waktu menunggu jadwal ferry yang akan membawa menuju Tolitoli, Sulawesi.

Dengan berat hati, kami harus meninggalkannya pada keluarga besar Agus di Tarakan, agar tidak membahayakan jiwanya dalam perjalanan.

Berharap, agar Agus Blues bisa memulihkan tubuh dan segera menyusul hadir pada hari perayaan HPN [Hari Pers Nasional] 2022 yang dilaksanakan di Kendari.

Baca Juga:  SPH Lain Terbit di Lahan 15.000 Meter Persegi Milik Indrawansyah, Kades Ulak Pandan Lahat Digugat ke PTUN Palembang

Siapa sangka, Agus Blues memilih ingin kembali ke Depok daripada tinggal di Tarakan. Sangat terkejut melihat drastisnya penurunan kesehatan Agus, seperti orang terserang stroke, berjalan mulai dipapah dan lebih terkejut setelah mengetahui kabar ada cancer sudah mencapai stadium 4, tidak lama berubah naik kelas menjadi 4B. Raut wajahnya semakin tirus, mata nampak hanya ingin tidur.

Tentu ini tidak ujug-ujug terjadi, dan setelah mengetahui kabar dari cerita teman-teman dekatnya, bahwa Agus Blues sudah mengetahui ada masalah pada kesehatannya 5 tahun yang lalu.

Sang Petualang, benar-benar telah putus syaraf sakitnya, begitu ambruk langsung sudah parah keadaannya.

Sungguh luar biasa, kekuatan untuk menggapai impian ini telah mengalahkan sakit yang dideritanya, kecintaannya sebagai motoris sejati telah menutup semua penderitaannya.

Paling tidak separuh jalan telah engkau lalui dengan motor itu Agus Blues, semangatmu akan kami bawa serta, kami akan berusaha menyelesaikan impianmu, gelak tawamu, keceriaanmu akan kami kenang selalu.

Selamat jalan sahabatku Agus ‘Blues’ Asianto sang petualang tangguh, doa kami menyertaimu dari jauh.

Baubau, 12 Februari 2022
Yanni Krishnayanni
Tim Jelajah Kebangsaan Wartawan PWI

Berita Terkait

Subsidi Energi Bengkak Rp3,5 Triliun, BBM Dibatasi–CNG Gantikan LPG hingga Tantangan LisDes
Diduga Gelapkan SHM Klien Senilai Rp1,5 Miliar, Oknum Notaris di Banyuasin Dilaporkan ke Polda Sumsel ‎
Kasus Dugaan Pemalsuan Dokumen PGRI Resmi Bergeser ke Meja Penuntut
Gelombang Protes Tower Mandiri, Warga 24 Ilir Desak DPRD Gelar RDP dengan Adhi Karya dan Bank Mandiri
Bareskrim Tetapkan Teguh Sumarno dan Mansyur Arsyad sebagai Tersangka, Zulinto: Berpotensi Merembet ke Sumsel
Bangun Dulu, Urus Izin Belakangan? Polemik Tower Mandiri Jadi Sorotan
Semarak Harlah ke-28, PKB Sumsel Gelontorkan 1250 Karung Beras hingga Nobar Final Pildun 2026
Komisi II DPRD Prabumulih Minta Klarifikasi PD Petro Prabu soal Dugaan Penggelapan

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 21:21 WIB

Subsidi Energi Bengkak Rp3,5 Triliun, BBM Dibatasi–CNG Gantikan LPG hingga Tantangan LisDes

Selasa, 28 Juli 2026 - 09:17 WIB

Diduga Gelapkan SHM Klien Senilai Rp1,5 Miliar, Oknum Notaris di Banyuasin Dilaporkan ke Polda Sumsel ‎

Kamis, 23 Juli 2026 - 19:06 WIB

Kasus Dugaan Pemalsuan Dokumen PGRI Resmi Bergeser ke Meja Penuntut

Rabu, 22 Juli 2026 - 23:00 WIB

Gelombang Protes Tower Mandiri, Warga 24 Ilir Desak DPRD Gelar RDP dengan Adhi Karya dan Bank Mandiri

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:21 WIB

Bareskrim Tetapkan Teguh Sumarno dan Mansyur Arsyad sebagai Tersangka, Zulinto: Berpotensi Merembet ke Sumsel

Berita Terbaru