“NU Peralat PKB” Ketua PCNU Bondowoso Dipanggil

- Jurnalis

Selasa, 25 Januari 2022 - 11:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nahdhatul Ulama

Nahdhatul Ulama

WIDEAZONE.com, JAKARTA | Kalimat lontaran dari Ketua Pengurus Cabang Nahdhatul Ulama [PCNU] Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur Abdul Qadir Syam “Bukan PKB yang Peralat NU, Tapi NU yang Peralat PKB” berbuntut pemanggilan dirinya. 

Atas kalimat tersebut, Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama [PBNU] Yahya Cholil Staquf memanggil Ketua PCNU dengan surat pemanggilan untuk klarifikasi dengan nomor 36/C.I.16/01/2022 tertanggal 24 Januari 2022 dan ditandatangani Ketua PBNU Amin Said Husni serta Wakil Sekjen Nur Hidayat, dikutip dari CNN Indonesia, Selasa [25/1/2022].

Baca Juga:  Ribuan Warga di Takziah 40 Hari Wafatnya Sang Pelopor Sekolah & Berobat Gratis

Sebagai informasi, Ketua PCNU Bondowoso merupakan ketua NU daerah ketiga yang dipanggil PBNU berkaitan dugaan keterlibatan politik praktis dukung mendukung calon presiden.

“Atas perintah Ketum PBNU KH Yahya Cholil Staquf, kami memanggil Ketua PCNU Kabupaten Bondowoso agar tabayun, menemui Ketum PBNU di kantor PBNU,” kata Ketua PBNU Amin Said Husni. 

Amin menilai pernyataan kontroversial Ketua PCNU Bondowoso perlu diklarifikasi. Apalagi, video pernyataan Abdul itu disiarkan pula oleh Media Center PKB Bondowoso. Video itu juga telah viral di berbagai platform media sosial.

Baca Juga:  Palembang "All Out" Siapkan Lebaran 2026, 850 Personel Dikerahkan

PBNU, katanya, memandang perlu untuk mendapatkan tabayun guna mengetahui latar belakang dan konteks dari pernyataan Abdul tersebut. Selain diperintahkan untuk menemui Yahya, Abdul juga diminta untuk membuat laporan tertulis perihal konteks pernyataannya tersebut.

“Berkenaan dengan hal itu PBNU meminta kepada Ketua PCNU Bondowoso segera membuat laporan tertulis terkait latar belakang, konteks pernyataan dan detail informasi terkait agenda pertemuan yang dikutip dalam video tersebut,” kata Amin. [jn/red]

Berita Terkait

Pengamat Ekonomi Khawatir Krisis 1998 Akan Terulang!
Hari Kartini 2026 di SMPN 18 Palembang: Emansipasi Bukan Slogan
Sumsel Darurat Pelanggaran Pemilu, DKPP Gandeng Unsri: Evaluasi Tak Bisa Ditunda
Bupati Enos Lepas 437 JCH OKU Timur dalam Haru
Muscab PKB Sumsel Rampung, Puluhan Nama Calon Ketua DPC Masuk Meja DPP
Empat Atlet Disabilitas Palembang Dapat SIM D Gratis, Bukti Layanan Inklusif Polri
Bersih-bersih Narkotika di Sumsel: 163 Tersangka Diringkus dan Ribuan Gram Sabu Disita
Rangkap Jabatan: Alarm Bahaya Birokrasi dan Penyimpangan Kekuasaan

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 13:42 WIB

Pengamat Ekonomi Khawatir Krisis 1998 Akan Terulang!

Rabu, 22 April 2026 - 05:56 WIB

Hari Kartini 2026 di SMPN 18 Palembang: Emansipasi Bukan Slogan

Selasa, 21 April 2026 - 18:58 WIB

Sumsel Darurat Pelanggaran Pemilu, DKPP Gandeng Unsri: Evaluasi Tak Bisa Ditunda

Selasa, 21 April 2026 - 11:58 WIB

Bupati Enos Lepas 437 JCH OKU Timur dalam Haru

Senin, 20 April 2026 - 08:47 WIB

Muscab PKB Sumsel Rampung, Puluhan Nama Calon Ketua DPC Masuk Meja DPP

Berita Terbaru

Pengamat Ekonomi Universitas Muhammadiyah Palembang, Amidi.

Ekobis

Pengamat Ekonomi Khawatir Krisis 1998 Akan Terulang!

Rabu, 22 Apr 2026 - 13:42 WIB