Keunggulan Ranpur Badak, Anoa dan Rantis Komodo Milik TNI

- Jurnalis

Jumat, 21 Januari 2022 - 08:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 Sebanyak tujuh unit kendaraan tempur [Ranpur] Badak 6x6, 26 unit Anoa 6x6 [APC & Komando] dan 10 unit kendaraan taktis [Rantis] Komodo 4x4 [APC] diserahkan kepada Kasad, Jenderal TNI Dudung Abdurachman. Source: PT Pindad

Sebanyak tujuh unit kendaraan tempur [Ranpur] Badak 6x6, 26 unit Anoa 6x6 [APC & Komando] dan 10 unit kendaraan taktis [Rantis] Komodo 4x4 [APC] diserahkan kepada Kasad, Jenderal TNI Dudung Abdurachman. Source: PT Pindad

WIDEAZONE.com, JAKARTA | Sebanyak tujuh unit kendaraan tempur [Ranpur] Badak 6×6, 26 unit Anoa 6×6 [APC & Komando] dan 10 unit kendaraan taktis [Rantis] Komodo 4×4 [APC] diserahkan kepada Kasad, Jenderal TNI Dudung Abdurachman.

Dikutip dari laman Pindad, Penyerahan berbagai kendaraan fungsi khusus buatan PT Pindad [Persero] dilakukan oleh Menteri Pertahanan RI, Prabowo Subianto di Rapat Pimpinan [Rapim] Kementerian Pertahanan Tahun 2022 pada 19-20 Januari 2022 yang digelar di Lapangan Urip Sumohardj, Kamis [20/1/2022].

“Secara simbolis kita serahkan beberapa alutsista produksi dalam negeri kita yaitu kendaraan berlapis baja ada Badak, Anoa dan komodo dari PT Pindad serta peralatan lainnya untuk angkatan laut dan angkatan udara,” ujar Menhan , Kemhan.

Rapim Kemhan dihadiri oleh Jenderal TNI Panglima TNI Andika Perkasa, Wamenhan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigid, Kasad Jenderal TNI Dudung Abdurachman, Kasal Laksamana TNI Yudo Margono, Kasau Marsekal TNI Fadjar Prasetyo serta pejabat tinggi di lingkungan Kemhan dan TNI. Tema Rapim Kemhan tahun 2022 yaitu konsolidasi pembangunan kekuatan pertahanan negara. Pada Rapim kali ini Menhan juga meresmikan logo baru Kemhan.

Dalam press confrence, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto mengatakan tujuan diadakannya Rapim Kemhan untuk meningkatkan sinergitas dan koordinasi seluruh elemen dalam menjalan tugas serta untuk evaluasi dan tindak lanjut kebijakan tahun sebelumnya.

“Melalui Rapim Kemhan ini diharapkan adanya sinergitas dan koordinasi yang lebih erat lagi demi kelancaran & suksesnya tugas-tugas kedepan. Kebijakan pertahanan negara tahun 2022 merupakan hasil evaluasi dan tindak lanjut serta upaya peningkatan kebijakan yang ada pada 2021,” tegas Menhan.

Baca Juga:  Komisi II DPRD Prabumulih Minta Klarifikasi PD Petro Prabu soal Dugaan Penggelapan

Direktur Utama, Abraham Mose mengungkapkan rasa bangganya dan mengapresiasi dukungan Kementerian Pertahanan kepada industri pertahanan dalam negeri, khususnya PT Pindad.

“Terimakasih atas kepercayaan Bapak Menhan dan Kementerian Pertahanan terhadap industri pertahanan, PT Pindad [Persero]. Kami bangga pada Rapim Kemhan hari ini dilakukan acara penyerahan 43 unit kendaraan yang terdiri dari Anoa, Badak dan Komodo oleh Menhan kepada Kasad untuk mendukung tugas pokok TNI,” ujar Abraham.

Keunggulan Ranpur dan Rantis

Ranpur Badak 6×6 dibuat berdasarkan kebutuhan TNI khususnya untuk mendukung satuan kavaleri. Kendaraan ini memiliki bobot 16,5 ton, dilengkapi dengan turret kaliber 90 mm serta senapan mesin kaliber 7,62 mm untuk daya gempur maksimal dan dioperasikan oleh 3 orang personel.

 Sebanyak tujuh unit kendaraan tempur [Ranpur] Badak 6x6, 26 unit Anoa 6x6 [APC & Komando] dan 10 unit kendaraan taktis [Rantis] Komodo 4x4 [APC] diserahkan kepada Kasad, Jenderal TNI Dudung Abdurachman. Source: PT Pindad
Sebanyak tujuh unit kendaraan tempur [Ranpur] Badak 6×6, 26 unit Anoa 6×6 [APC & Komando] dan 10 unit kendaraan taktis [Rantis] Komodo 4×4 [APC] diserahkan kepada Kasad, Jenderal TNI Dudung Abdurachman. Source: PT Pindad

Mesin diesel 340 HP yang dilengkapi dengan Turbo Charger Inter Cooler mampu membawa kendaraan ini pada top speed 80 km/h dengan daya jelajah sejauh 600 kilometer. Badak juga dilengkapi body protection baja anti peluru dan memiliki level proteksi stanag level 3.

Anoa 6×6 Armoured Personnel Carrier [APC] memiliki keunggulan dalam mobilitas, proteksi serta daya angkut. Anoa 6×6 APC memiliki bobot 13 ton, dibekali mesin diesel 320 HP dengan Turbo Charger water cooler, dilengkapi dengan Remote Controlled Weapon Station (RCWS), sistem komunikasi dan transmisi otomatis. Anoa tipe APC memiliki kapasitas 12 orang personel termasuk pengemudi.

Baca Juga:  Semarak Harlah ke-28, PKB Sumsel Gelontorkan 1250 Karung Beras hingga Nobar Final Pildun 2026

Kendaraan ini juga memiliki top speed 80 km/h pada jalan raya dengan daya jelajah 600 kilometer. Sementara Anoa 6×6 Komando didesain untuk menjadi kendaraan bagi komandan dalam memimpin serta mengarahkan pasukan dalam pertempuran. Memiliki kapasitas 7 orang personel serta dilengkapi RCWS.

Komodo 4×4 Armoured Personnel Carrier [APC]  dirancang untuk pengangkut personil, dapat bergerak cepat dan tepat dalam setiap misinya. Komodo APC dilengkapi dengan mesin diesel 215 HP dengan Turbo Charger Inter Cooler, dilengkapi dengan Remote Controlled Weapon Station (RCWS), dan mampu mencapai top speed 80 km/h di jalan raya, dengan daya jelajah sejauh 450 kilometer.

Kendaraan ini memiliki bobot 8,5 ton, dapat menampung 10 orang personel di dalamnya, dapat terhubung dengan pasukan lain lewat alat komunikasi radio VHF dan HF, serta Intercom yang telah terpasang di dalamnya. Kendaraan ini juga memiliki GPS dan Thermal Vision untuk membantu pengemudi dalam mengoperasikan kendaraan dalam keadaan gelap di malam hari.

Pindad siap berkolaborasi dengan Kementerian Pertahanan dalam mendukung upaya peningkatan produksi alutsista dalam negeri, serta mendukung program penelitian dan pengembangan agar nantinya seluruh hasil produksi dalam negeri dapat mandiri secara utuh serta mendukung pembangunan kekuatan pertahanan negara. [red]

Berita Terkait

BCR Gebrak Pasar 16 Ilir, Bidik Pusat Ekonomi dan Wisata
Ponpes Modern Al-Fahd Sesalkan Peristiwa Kekerasan
Sekolah Rasa “Double Track” SMA Negeri 12 Palembang Bekali Siswa Skill hingga Wirausaha
160 Peserta Ikuti Pembekalan Lomba Konten Literasi Sumsel, Siap Adu Kreativitas Lewat Video Digital ‎
Tim Wasev TMMD Tiba di Palembang, Evaluasi Progres Program Kodim 0418
Dilaporkan Dugaan Gelapkan SHM Rp1,5 Miliar, Notaris HRY: Ada Perjanjian Antara Pemilik Tanah dengan Developer
Subsidi Energi Bengkak Rp3,5 Triliun, BBM Dibatasi–CNG Gantikan LPG hingga Tantangan LisDes
Diduga Gelapkan SHM Klien Senilai Rp1,5 Miliar, Oknum Notaris di Banyuasin Dilaporkan ke Polda Sumsel ‎

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 09:10 WIB

BCR Gebrak Pasar 16 Ilir, Bidik Pusat Ekonomi dan Wisata

Minggu, 9 Agustus 2026 - 17:34 WIB

Ponpes Modern Al-Fahd Sesalkan Peristiwa Kekerasan

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 14:05 WIB

Sekolah Rasa “Double Track” SMA Negeri 12 Palembang Bekali Siswa Skill hingga Wirausaha

Jumat, 7 Agustus 2026 - 08:37 WIB

160 Peserta Ikuti Pembekalan Lomba Konten Literasi Sumsel, Siap Adu Kreativitas Lewat Video Digital ‎

Kamis, 6 Agustus 2026 - 16:19 WIB

Tim Wasev TMMD Tiba di Palembang, Evaluasi Progres Program Kodim 0418

Berita Terbaru

Mudir Pondok Ikhwan Pondok Pesantren Modern Al-Fahd, Muhammad Zakaria.

Headlines

Ponpes Modern Al-Fahd Sesalkan Peristiwa Kekerasan

Minggu, 9 Agu 2026 - 17:34 WIB