BPBD Distribusikan Logistik Kepada Warga Terdampak Banjir di Lamandu

- Jurnalis

Rabu, 6 Oktober 2021 - 23:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banjir di Kabupaten Lamandau, Provinsi Kalimantan Tengah

Banjir di Kabupaten Lamandau, Provinsi Kalimantan Tengah

WIDEAZONE.com, KALIMANTAN TENGAH | Banjir melanda lima desa di Kecamatan Menthobi Raya Kabupaten Lamandau Provinsi Kalimantan Tengah pada Senin (4/10), adapun lima desa tersebut adalah Desa Melata, Desa Nanuah, Desa Topalan, Desa Lubuk Hiju dan Desa Batu Ampar.

Menurut data yang dihimpun Pusdalops BNPB pada Selasa (5/10) pukul 18.00 WIB, banjir yang diakibatkan curah hujan tinggi sehingga terjadi luapan Sungai Menthobi itu menyebabkan 200 KK / 477 jiwa terdampak. Selain itu banjir dengan tinggi muka air (TMA) sekitar 80 centimeter menggenangi 200 rumah dan enam unit fasilitas umum serta beberapa titik akses jalan antar desa terputus.

Sementara itu Edison Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kab. Lamandau menjelaskan, BPBD terus melakukan kaji cepat dan mendistribusikan logistik kepada warga terdampak.

Berita Terkait

BKSDA Kalteng dan BKSDA Kaltim Lepasliarkan 12 Individu Orangutan
Helikopter Bom Air Masih Diperlukan di Karhutla Kalteng
BMKG Imbau Warga Kalteng Waspada Karhutla
Polisi Tangkap Penimbun BBM Subsidi
Polisi Ungkap Kasus Penambangan Emas Ilegal
Banjir Rendam Ribuan Rumah di Gunung Mas
8.335 Rumah Warga di Tiga Kabupaten Terdampak Banjir Kalteng
Koramil Kota Laksanakan Operasi Disiplin Protokes

Berita Terkait

Jumat, 10 November 2023 - 14:13 WIB

BKSDA Kalteng dan BKSDA Kaltim Lepasliarkan 12 Individu Orangutan

Sabtu, 16 September 2023 - 22:20 WIB

Helikopter Bom Air Masih Diperlukan di Karhutla Kalteng

Sabtu, 2 September 2023 - 12:38 WIB

BMKG Imbau Warga Kalteng Waspada Karhutla

Kamis, 1 September 2022 - 22:32 WIB

Polisi Tangkap Penimbun BBM Subsidi

Rabu, 24 Agustus 2022 - 13:53 WIB

Polisi Ungkap Kasus Penambangan Emas Ilegal

Berita Terbaru