Penurunan Zona COVID-19 Palembang Tak Berimbas Inflasi, Tapi Tipis

- Jurnalis

Selasa, 5 Oktober 2021 - 15:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan, Hari Widodo dalam high level meeting 'Strategis Unggulan Pengendalian Inflasi/Deflasi di Kota Palembang' bersama Pemerintah Palembang, melalui Sekretaris Daerah Kota Palembang Drs Ratu Dewa MSi

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan, Hari Widodo dalam high level meeting 'Strategis Unggulan Pengendalian Inflasi/Deflasi di Kota Palembang' bersama Pemerintah Palembang, melalui Sekretaris Daerah Kota Palembang Drs Ratu Dewa MSi

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Situasi perubahan zona COVID-19 di Kota Palembang tampaknya tidak berimbas pada persentase inflasi.

Pernyataan itu disampaikan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan, Hari Widodo dalam high level meeting ‘Strategis Unggulan Pengendalian Inflasi/Deflasi di Kota Palembang’ bersama Pemerintah Palembang.

“Tadi kami membahas beberapa isu, pertama terkait pengendalian inflasi daerah di kota Palembang, Alhamdulillah memang kita masih dalam rentan angka inflasi yang terkendali,” kata Hari, Selasa [5/10]

Kalau kita lihat, tutur Hari inflasi kita di angka 0,05 persen. Memang ini mengalami inflasi setelah beberapa bulan sebelumnya kita mengalami deflasi, bulan lalu kita mengalami deflasi 0,04 persen. “Jadi inflasi tipis dan sekarang juga inflasi tipis,” ujarnya.

Baca Juga:  Nyaris Dua Tahun Jabat Dirut Pasar, Pengangkatan Dedi Siswoyo Dipertanyakan

Sementara itu, Sekretaris Daerah kota Palembang, Ratu Dewa juga menjelaskan, selain pembahasan inflasi ataupun deflasi, Pemerintah kota Palembang juga lakukan pembahasan terkait perencanaan MoU bersama Bank Indonesia [BI] yang berkaitan dengan strategi pengendalian ekonomi, khususnya di bidang sektor pertanian, sektor perdagangan dan soal pasar.

“Pertama, berkaitan secara teknik akan kita buat MoU. Yang kedua berkaitan dengan sosialisasi ke masyarakat, khsusnya persoalan-persoalan yang bisa menyentuh pelayanan langsung ke masyarakat,” ungkap Ratu Dewa.

Baca Juga:  ISPU Palembang Kategori Berbahaya, Sudah di Level Warna Hitam

Ia juga memaparkan, terkait pelayanan langsung ke masyarakat, pihaknya akan segera melakukan sosialisasi melalui gerakan ke setiap rumah penduduk tentang beragam jenis tanaman melalui warung tani dengan lokasi-lokasi yang ditargetkan yakni Kecamatan Kertapati, Seberang Ulu Satu, serta Kecamatan Seberang Ulu Dua.

“Data detailnya nanti kita gunakan data dari statistik. Sentuhan ini utamanya tanaman sayur dalam pot ataupun tanaman obat-obatan dalam pot. Ini yang akan dibackup oleh Bank Indonesia,” jelasnya.

Tadi, kata Dewa sudah kita bahas bersama dan dalam waktu dekat akan dilakukan MoU secara tertulis. [wr]

Berita Terkait

Revitalisasi Rusun Ilir Barat Dikebut, Kementerian PKP Turun Langsung ke Palembang
Palembang Kebagian Rp10 Miliar untuk Karhutla, Pemkot Siapkan Anggaran Pemadaman hingga Penanganan ISPA
Nyaris Dua Tahun Jabat Dirut Pasar, Pengangkatan Dedi Siswoyo Dipertanyakan
Kebutuhan 7.000 Kantong Darah Perbulan, PMI Palembang Masih Kekurangan 2.000 Kantong
Andreas Desak Bapenda Palembang Buka-bukaan Soal Penunggak Pajak Kakap PBB‎
40 Lokasi Diduga Sarang Narkoba Digempur, Ratu Dewa Gaspol Benahi 3-4 Ulu
Ratu Dewa Soroti 114 Anak Sungai Palembang, Camat dan Lurah Diminta Telusuri Sejarahnya
Pemkot Palembang-TNI AU Sepakati Pemanfaatan Lahan 6,9 Hektare untuk Sekolah Rakyat

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:05 WIB

Revitalisasi Rusun Ilir Barat Dikebut, Kementerian PKP Turun Langsung ke Palembang

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 16:09 WIB

Palembang Kebagian Rp10 Miliar untuk Karhutla, Pemkot Siapkan Anggaran Pemadaman hingga Penanganan ISPA

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 11:43 WIB

Nyaris Dua Tahun Jabat Dirut Pasar, Pengangkatan Dedi Siswoyo Dipertanyakan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:50 WIB

Kebutuhan 7.000 Kantong Darah Perbulan, PMI Palembang Masih Kekurangan 2.000 Kantong

Minggu, 18 Oktober 2026 - 16:05 WIB

Andreas Desak Bapenda Palembang Buka-bukaan Soal Penunggak Pajak Kakap PBB‎

Berita Terbaru