“Mental Laknat Oknum Dosen” Bagindo: Berikan Sanksi Keras

- Jurnalis

Kamis, 30 September 2021 - 18:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi STOP Pelecehan Seksual di Dunia Pendidikan

Ilustrasi STOP Pelecehan Seksual di Dunia Pendidikan

Lakukan Seleksi Ketat bagi Tenaga Pendidik

PERLAKUAN menyimpang seorang oknum dosen pembimbing skripsi terhadap mahasiswinya di Perguruan Tinggi Sumatera Selatan yang tengah viral menuai sorotan tajam dari Pengamat Sosial dan Politik, Bagindo Togar.

“Mahasiswa jika direpresentasikan dalam lingkungan perguruan tinggi adalah anak didik, sedangkan akademisi adalah orang tua,” kata Bagindo Togar saat dijumpai Wideazone.com, Kamis [30/9].

Alangkah tak bermoral, kecam Bagindo, mental laknat seorang oknum tenaga pendidik terhadap anak didiknya sendiri. Sikap ini tidak terpuji dan menyimpang dari norma norma serta nilai luhur akademik. “Kok, tega! Berbuat seperti itu,” ungkapnya dengan raut kecewa.

Eks Ketua IKA FISIP Universitas Sriwijaya ini mengatakan perguruan tinggi harus terhindar dan steril dari perbuatan atau aksi aksi pelecehan seperti itu. Tidak ada kompromi terkait persoalan itu, ini untuk perguruan tinggi secara menyeluruh.

Baca Juga:  Edaran PJJ Diabaikan, SMPN 19 Palembang Tetap Gelar Kegiatan, Ngaku Sudah Izin Kadisdik

“Kampus tempat belajar, mengajar, menggali ilmu, serta tempat mencari nilai nilai pengabdian setelah dia [Mahasiswa/Mahasiswi] lepas dari sana. Kalau sampai terjadi peristiwa tersebut bagaimana nilai nilai dan kultur akademik bisa terbangun di Universitas ketika para pendidiknya, walaupun ini baru satu yang terlihat dan kabarnya si korban tadi kesulitan dalam melengkapi kesaksian kesaksiannya tapi testimoni dia [korban] perlu dihargai. Nanti berikutnya bisa diambil keterangan si dosen atau pengajar yang melakukan perbuatan itu,” tegasnya.

Hindarkan Mahasiswa Tampil Perseorangan

Lain kali, imbau Bagindo ruang ruang atau pun ragam kegiatan akademik di kampus benar benar dalam pantauan,  misalnya melengkapi ruang ruang tadi dipasang CCTV, menghindarkan mahasiswa tampil perseorangan, atau dibuat ketentuan ketentuan untuk mencegah ekspresi prilaku pelecehan seperti itu. 

Menurut Bagindo, terlepas dari semua itu bagaimana men-screening para pengajar menjadi tenaga pendidik. Dimaksudkan untuk lebih ekstra penyeleksiannya.

Baca Juga:  SKAKMAT! BPH Bongkar Borok YPLP-PT Sumsel: Pemecatan Rektor UPGRI Palembang Ilegal Alias Kudeta ‎

Unsur jadi tenaga pendidik, sambung Bagindo proses seleksinya harus ketat, termasuk dari aspek mental, moral akademik, prilaku sosial, religiusitas, harus benar benar menjadi pertimbangan bagi seluruh perguruan tinggi.

Insiden itu menjadi pembelajaran bagi seluruh jenjang pendidkan tinggi, tidak hanya perguruan tinggi negeri saja namun menyeluruh di setiap tingkatan pendidikan. Ini menjadi atensi khusus untuk jadi pendidik tidak mudah. 

Terkait hal itu, Bagindo tegaskan pertama, berikan sanksi keras, kedua, untuk para petinggi universitas, tempatkanlah para sosok tenaga pendidik sesuai dengan kompetensinya bukan karena adanya kedekatan, bukan aspek emosional terhadap pemangku kepentingan.

“Wibawa kampus dan tenaga pendidik harus dibangun, proses seleksi berlakukan lebih ketat tak hanya intelektualitas tapi moral dan ekpresi prilaku harus ditinjau,” pungkasnya.

Laporan Abror Vandozer

Berita Terkait

CKN Dorong Instruktur Kuasai AI Lewat Training dan Sertifikasi BNSP
SR di Empat Lawang Krisis Air Sedangkan Anggaran Sekolah Rakyat Puluhan Triliun
ISPU Palembang di Angka 209, DPRD: 2.222 Siswa Terpapar ISPA, PJJ Tetap Lanjut
Edaran PJJ Diabaikan, SMPN 19 Palembang Tetap Gelar Kegiatan, Ngaku Sudah Izin Kadisdik
ISPA Mengganas! Besok Palembang Berlakukan PJJ bagi TK hingga SMP
SKAKMAT! BPH Bongkar Borok YPLP-PT Sumsel: Pemecatan Rektor UPGRI Palembang Ilegal Alias Kudeta ‎
OREO Berbagi Seru: Wujudkan Pembelajaran Menyenangkan, Cetak Siswa Ogan Ilir Cerdas dan Berkarakter
Sekolah Rasa “Double Track” SMA Negeri 12 Palembang Bekali Siswa Skill hingga Wirausaha

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:51 WIB

CKN Dorong Instruktur Kuasai AI Lewat Training dan Sertifikasi BNSP

Minggu, 27 September 2026 - 13:21 WIB

SR di Empat Lawang Krisis Air Sedangkan Anggaran Sekolah Rakyat Puluhan Triliun

Senin, 14 September 2026 - 18:04 WIB

ISPU Palembang di Angka 209, DPRD: 2.222 Siswa Terpapar ISPA, PJJ Tetap Lanjut

Rabu, 9 September 2026 - 15:01 WIB

Edaran PJJ Diabaikan, SMPN 19 Palembang Tetap Gelar Kegiatan, Ngaku Sudah Izin Kadisdik

Selasa, 8 September 2026 - 16:00 WIB

ISPA Mengganas! Besok Palembang Berlakukan PJJ bagi TK hingga SMP

Berita Terbaru