Menjaga Kelestarian Lingkungan Sekolah

- Jurnalis

Selasa, 19 Februari 2019 - 21:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WIDEAZONE.COM, PALEMBANG — Pembiasaan untuk hidup bersih harus diberikan sejak dini kepada anak-anak kita. Tidak hanya di rumah, tapi juga di sekolah.

“Salah satu cara menjaga kelestarian lingkungan sekolah adalah dengan menjaga kebersihan,” kata Kepala SD Negeri 143 Rismawati S.Pd.Sd., Selasa (19/2/2019)
Menurutnya, lingkungan adalah sesuatu yang berada diluar atau disekitar makhluk hidup. Lingkungan merupakan tempat tinggal bagi semua makhluk hidup, dan melestarikan lingkungan merupakan kebutuhan yang tidak bisa ditunda.


Maka dari itu, dirinya selaku kepala sekolah selalu mengarahkan seluruh warga di sekolahnya untuk selalu menjaga kebersihan, baik itu guru, siswa dan juga petugas kebersihan.
“Menjaga kebersihan lingkungan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, melainkan tanggung jawab kita semua. Setiap orang harus melakukan usaha untuk menyelamatkan lingkungan di sekitarnya sesuai dengan kapasitasnya masing-masing,” tuturnya.

Baca Juga:  Finishing Dikebut, Satgas TMMD ke-129 Siapkan Pos Kamling agar Segera Dimanfaatkan Warga

Risma menyampaikan, menjaga kebersihan lingkungan sekolah sangatlah berguna, karena dengan lingkungan yang bersih aan tercipta kehidupan yang aman, sejuk dan sehat. Dengan menjaga kebersihan lingkungan juga dapat terhindar dari penyakit yang disebabkan lingkungan yang tidak sehat. Lingkungan pun menjadi lebih sejuk dan bebas dari polusi udara dan pelaksanaan kegiatan belajar dan mengajar juga akan lebih nyaman dan tenang.

 


“Di sekolah, lingkungan yang bersih dapat mendorong semangat belajar siswa, kebersihan lingkungan juga dapat menjadi keunggulan sekolah,” ujarnya.
Untuk kelestarian lingkungan, para siswa diajarkan untuk mencintai tanaman dengan membuat Apotik Hidup (TOGA) di sekolah. Setiap kelas diberikan tanggung jawab untuk menjaga tanaman di kelasnya masing-masing. “Setiap selesai jam istirahat siswa juga dibiasakan untuk memungut sampah bekas jajanan mereka dan membuangnya di tong sampah. “Kebiasaan seperti ini perlu diajarkan sejak dini biar mereka tau menjaga kebersihan itu sangat penting,”ujarnya
“Akhirnya, diharapkan akan lahir siswa-siswa yang cerdas, bermutu, berwawasan lingkungan serta mampu menerapkan sikap cinta dan peduli lingkungan baik di sekolah maupun masyarakat,” tutup. (Hasan Basri)

Berita Terkait

‎5 Kepala Dinas hingga Staf Ahli Dirolling, Wali Kota Palembang Minta Rencana Aksi 100 Hari Kerja
DPRD Palembang Bilang PT Green SM “Ngampuk” Jangan Seenaknya Meski Punya “Orang Kuat”
ISPU Palembang di Angka 209, DPRD: 2.222 Siswa Terpapar ISPA, PJJ Tetap Lanjut
Taksi Listrik Asal Vietnam Disetop! Satu Masuk Kandang Dishub, DPRD Palembang: Bila Beroperasi Ilegal
Edaran PJJ Diabaikan, SMPN 19 Palembang Tetap Gelar Kegiatan, Ngaku Sudah Izin Kadisdik
ISPA Mengganas! Besok Palembang Berlakukan PJJ bagi TK hingga SMP
Delapan Sepeda Motor Terjaring KTL di Palembang
Polrestabes Palembang Gaspol! 102 Motor Digulung, Balap Liar hingga Konvoi Liar Dibabat

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 17:33 WIB

‎5 Kepala Dinas hingga Staf Ahli Dirolling, Wali Kota Palembang Minta Rencana Aksi 100 Hari Kerja

Selasa, 15 September 2026 - 13:16 WIB

DPRD Palembang Bilang PT Green SM “Ngampuk” Jangan Seenaknya Meski Punya “Orang Kuat”

Kamis, 10 September 2026 - 21:59 WIB

Taksi Listrik Asal Vietnam Disetop! Satu Masuk Kandang Dishub, DPRD Palembang: Bila Beroperasi Ilegal

Rabu, 9 September 2026 - 15:01 WIB

Edaran PJJ Diabaikan, SMPN 19 Palembang Tetap Gelar Kegiatan, Ngaku Sudah Izin Kadisdik

Selasa, 8 September 2026 - 16:00 WIB

ISPA Mengganas! Besok Palembang Berlakukan PJJ bagi TK hingga SMP

Berita Terbaru

Kualitas udara di wilayah Pangkalan Balai, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, terpantau berada pada kategori tidak sehat, Jumat 18 September 2026, pagi.

Banyuasin

Kualitas Udara Pangkalan Balai Tidak Sehat, AQI Capai 179

Jumat, 18 Sep 2026 - 11:05 WIB

Suasana di sebuah rumah di kawasan Parit 9, Desa Teluk Betung, Kecamatan Pulau Rimau, Banyuasin, mendadak berubah menjadi tempat kejadian perkara berdarah, Kamis 17 September 2026.

Banyuasin

Petani di Banyuasin Tewas di Tangan Anaknya Gegara Lahan

Kamis, 17 Sep 2026 - 20:33 WIB

Ilustrasi MENELAAH KATA,

Sastra

MENELAAH KATA, “KARENA RINDU”

Kamis, 17 Sep 2026 - 11:52 WIB