Kapolda Sumsel Bersama Forkopimda Ikuti Pidato Kenegaraan

- Jurnalis

Senin, 16 Agustus 2021 - 20:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolda Irjen Pol Prof Dr Eko Indra Heri S MM bersama Forkompimda Provinsi Sumsel mengikuti Pidato kenegaraan Presiden Joko Widodo(Jokowi) dalam Sidang Tahunan MPR 2021, Live secara Virtual di kantor DPRD Prov Sumsel Palembang, Senin (16/8/2021).

Kapolda Irjen Pol Prof Dr Eko Indra Heri S MM bersama Forkompimda Provinsi Sumsel mengikuti Pidato kenegaraan Presiden Joko Widodo(Jokowi) dalam Sidang Tahunan MPR 2021, Live secara Virtual di kantor DPRD Prov Sumsel Palembang, Senin (16/8/2021).

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Kapolda Irjen Pol Prof Dr Eko Indra Heri S MM bersama Forkompimda Provinsi Sumsel mengikuti Pidato kenegaraan Presiden Joko Widodo(Jokowi) dalam Sidang Tahunan MPR 2021, Live secara Virtual di kantor DPRD Prov Sumsel Palembang, Senin (16/8/2021).

Pidato Jokowi ini disampaikan dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-76 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI).

Penyelenggaraan Sidang Tahunan MPR 2021 menyesuaikan dengan kondisi pandemi COVID-19. Sidang Tahunan MPR 2021 digelar di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Jakarta.

Sidang dimulai pada pukul 08.30 WIB, dan dibuka oleh Ketua MPR, Bambang Soesatyo, sekaligus menyampaikan pidato pengantar.

Jokowi menyampaikan, pandemi COVID-19 membuat Bangsa Indonesia mengembangkan cara baru. Kebiasaan yang dulu dianggap tak mungkin, kini menjadi hal yang dilakukan.

“Pandemi COVID-19 telah memacu kita untuk berubah mengembangkan cara-cara baru. Meninggalkan kebiasaan-kebiasaan lama yang tidak relevan, dan menerobos ketidakmungkinan,” ujar Jokowi, seperti dikutip dari kanal youtube Sekretariat Presiden.

Baca Juga:  Wagub Sumsel Cik Ujang Apresiasi Kepedulian PT TSM Terhadap Anak Berkebutuhan Khusus

Saat pandemi COVID-19, masyarakat harus memakai masker hingga menghindari kerumunan.

Selain itu, kata Jokowi, masyarakat juga harus melakukan kegiatan secara daring dari rumah.

“Kita dipaksa untuk membangun normalitas baru dan hal-hal yang dianggap tabu selama ini. Memakai masker, jaga jarak, tidak bersalaman, dan tidak membuat keramaian adalah kebiasaan baru yang dulu dianggap tabu, bekerja dari rumah, pendidikan jarak jauh, serta rapat dan sidang secara daring, telah menjadi kebiasaan baru yang dulu kita lakukan secara ragu-ragu,” terang Jokowi.

Selanjutnya, presiden mengatakan, pemerintah tetap memperhatikan agenda besar menuju Indonesia Maju selama pandemi COVID-19.

“Walaupun kita sangat berkonsentrasi dalam menangani masalah kesehatan, tapi perhatian terhadap agenda besar menuju Indonesia Maju tidak berkurang,” ungkapnya.

Pengembangan SDM berkualitas, sambung Kepala Negara, tetap menjadi prioritas, pembangunan infrastruktur yang memurahkan logistik terus dilakukan. Pemerintah mengambil pertimbangan sesuai kepentingan kesehatan dan perekonomian, sehingga, keputusan saat pandemi COVID-19 dilakukan berdasarkan data dan ilmu pengetahuan.

Baca Juga:  SMSI Sumsel Tancap Gas Persiapkan Muswil 2026

“Pandemi telah mengajarkan mencari titik antara gas dan rem, keseimbangan antara kepentingan kesehatan dan perekonomian, dalam mengambil keputusan, pemerintah harus terus merujuk pada data serta ilmu pengetahuan terbaru,” kata dia.

Selain itu, menurutnya penyelesaian bersama menjadi cara untuk menangani pandemi COVID-19. Pandemi telah mengingatkan kita pada sesama, penyakit yang diderita oleh seseorang, akan menjadi penyakit bagi semua orang.

“Penyelesaian bersama menjadi satu-satunya cara dengan budaya yang saling peduli dan berbagi, masalah berat ini segera bisa diselesaikan,” jelasnya.

Presiden berharap Bangsa Indonesia segera dapat melewati pandemi COVID-19.

Ia mengajak masyarakat agar tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan.

“Kita lewati ujian pandemi, dan ujian setelah ini dengan teguh disertai doa pengharapan yang tulus. Kita jaga kesehatan kita, disiplin dalam protokol kesehatan, saling menjaga dan membantu,” pungkas Jokowi.

Berita Terkait

Konkerprov PGRI Sumsel I/2026 Soroti Dinamika Organisasi hingga Perlindungan Guru ‎
Pengurus PGRI 17 Kabupaten/Kota di Sumsel Satu Komando: Tolak Mandat bukan Panitia Pengantin–Versi Ketua Mandat Bilang Kedepankan Dialog
Begal Organisasi PGRI Bikin Gaduh, PGRI Sumsel Siapkan Aksi Pembubaran Massal “Sweeping” di Palembang
Zulinto Nyatakan Klaim Ketua Mandat PGRI Sumsel Riza Pahlevi Ilegal “Pembegalan Organisasi” Instruksikan Kuasa Hukum Lapor Polisi
Pegang SK Resmi! PGRI Sumsel Tancap Gas, Riza Pahlevi: Organisasi Guru Harus Kembali ke Tangan Guru
Gubernur Herman Deru Sebut Sumsel Zero Konflik, Kader NU Diminta Perkuat Moderasi dan Kerukunan
Polda Sumsel Gebrak “Sumsel Bhayangkara Run 2026” Total Hadiah Capai Rp367 Juta hingga Ratusan Doorprize
Open House Idul Adha 1447 Wagub Cik Ujang Buka Rumah Dinas untuk Semua Kalangan

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:23 WIB

Konkerprov PGRI Sumsel I/2026 Soroti Dinamika Organisasi hingga Perlindungan Guru ‎

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:01 WIB

Pengurus PGRI 17 Kabupaten/Kota di Sumsel Satu Komando: Tolak Mandat bukan Panitia Pengantin–Versi Ketua Mandat Bilang Kedepankan Dialog

Kamis, 4 Juni 2026 - 20:11 WIB

Begal Organisasi PGRI Bikin Gaduh, PGRI Sumsel Siapkan Aksi Pembubaran Massal “Sweeping” di Palembang

Rabu, 3 Juni 2026 - 21:35 WIB

Zulinto Nyatakan Klaim Ketua Mandat PGRI Sumsel Riza Pahlevi Ilegal “Pembegalan Organisasi” Instruksikan Kuasa Hukum Lapor Polisi

Selasa, 2 Juni 2026 - 18:37 WIB

Pegang SK Resmi! PGRI Sumsel Tancap Gas, Riza Pahlevi: Organisasi Guru Harus Kembali ke Tangan Guru

Berita Terbaru