Kemenpar: GIWANG Sumsel Luar Biasa

- Jurnalis

Minggu, 20 Juni 2021 - 21:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Peluncuran Aplikasi GIWANG, Sabtu (19/6) malam

Peluncuran Aplikasi GIWANG, Sabtu (19/6) malam

#Klik GIWANG, Promo Wisata Sumsel Jelas Terbentang 

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Kementrian Ekonomi Kreatif dan Pariwisata menilai peluncuran Aplikasi wisata berbasis android GIWANG (Genta Informasi Wisata Andalan yang Nyaman dan Gempita) Sumatra Selatan luar biasa.

Demikian dikatakan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI Sandiaga Uno, melalui Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggaraan Kegiatan (Events) Kemenparekraf Rizki Handayani Mustafa saat sambutan secara virtual, Sabtu (19/6).

Menurut dia, Sumsel sangat beruntung memiliki kepala daerah yang berjiwa muda dan energik.

“Terlebih dengan peluncuran aplikasi GIWANGnya yang luar biasa. Hal itu dapat menjadi sarana yang tepat untuk tetap mempromosikan segala potensi Sumsel di tengah pandemi Covid-19,” ujar Rizki.

Ia mengatakan pariwisata dan ekonomi kreatif saat ini tengah mengalami cobaan yang sangat berat. “Inovasi GIWANGSumsel ini belum banyak dilakukan provinsi lain, karenanya Sumsel bisa menjadi leading di antara provinsi lain,” tegas Deputi.

Peluncuran Aplikasi GIWANG, Sabtu (19/6) malam

Sejak setahun terakhir kata Rizky, semua tidak bisa berwisata. Namun banyaknya waktu yang tersedia hendaknya dapat dimanfaatkan untuk lebih menata destinasi dan SDM yang ada sehingga pada saatnya pariwisata dibuka kembali pelayanan akan menjadi lebih baik.

“Ini luar biasa dan sangat kita butuhkan. Karena saat ini info tentang pariwisata memang harus didapatkan secara realtime dan langsung. Ini tentu dapat semakin mempromosikan pariwisata Sumsel keluar,” jelasnya.

Ia pun berharap aplikasi ini semakin dikembangkan untuk memberikan berbagai kemudahan bagi calon wisatawan yang hendak berkunjung ke Sumsel. Termasuk menempatkan barcode di tempat-tempat wisata termasuk hotel dan penginapan.

“Kalau bisa mencakup dua duanya, ada informasi wisata apa saja juga bisa kolaborasi dengan aplikasi yang bisa payment langsung untuk ikut memajukan ekonomi krearifnya. Dengan Giwang kami berharap pariwisata Sumsel lebih terdengar keluar,” jelas Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggaraan Kegiatan Kemenparekraf.

Baca Juga:  BPBD Sumsel: 90 Persen Karhutla Ulah Manusia, Aktivis Rawang: Audit Total Perizinan--Hentikan Alih Fungsi Kawasan ‎

Peluncuran Aplikasi GIWANG

Aplikasi wisata GIWANG resmi diluncurkan, Sabtu (19/6) malam, dihadiri perwakilan Bupati dan Wakil Bupati se-Sumsel, Ketua DPRD Provinsi Sumsel Hj Anita Noeringhati, Kepala BI Perwakilan Sumsel Hari Widodo, Kepala Dinas Pariwisata kabupaten/kota se-Sumsel serta berbagai komunitas dan para pemangku kepentingan di bidang wisata. 

Aplikasi GIWANG (Genta Informasi Wisata Andalan yang Nyaman dan Gempita) merupakan aplikasi berbasis android yang menampilkan informasi pariwisata seluas-luasnya baik itu informasi objek wisata, wisata kuliner, sejarah, hotel, pusat perbelanjaan, kegiatan acara serta potensi lainnya di Sumsel hanya dalam satu genggaman.

Gubernur Sumsel H Herman Deru mengatakan pasca peluncuran aplikasi wisata berbasis android ini, semua pihak di Sumsel punya pertanggungjawaban yang harus dijaga. Ia tak ingin, mereka calon wisatawan yang sudah mengunduh aplikasi dan datang ke Sumsel kecewa karena informasi dan kenyataan di lapangan yang berbeda. 

Gubernur Sumsel, H Herman Deru memberi sambutan saat peluncuran aplikasi GIWANG, Sabtu (19/6) malam

“Saran Saya, wisata di Sumsel ini dibuatkan lagi kategori-kategori seperti hotel. Misal hotel melati I itu fasilitasnya apa saja biar orang yang mau datang apa. Seperti hotel bintang 5 jelaskan fasilitas-fasilitas yang ada sesuai kategori jadi mereka bisa pilih,” ujar dia.

Menurut HD penetapan kategori itu penting sehingga menjadi acuan atau navigasi bagi mereka yang mau datang. 

“Jadi bukan habis di peluncuran ini saja. Ada pertanggungjawabannya, kulinernya seperti apa, penginapan seperti apa termasuk kondisi signal dan kelengkapan toilet di lokasi,” kata Gubernur.

Pelncuran Aplikasi GIWANG, Sabtu (19/6) malam

Selain upaya melengkapi semua fasilitas dengan maksimal yang tak kalah penting menurutnya peluncuran ini juga hatus dibarengi dengan fasilitas pembayaran non tunai. Hal ini penting di zaman teknologi yang semakin canggih karena ini dapat semakin memudahkan pengunjung. 

Baca Juga:  Klaim Sumsel Surplus Beras: Beras Premium 5 Kilogram Langka di Pasaran, Bulog Ngaku Stok Terbatas

“Kita ini bukan Sulsel bukan pula Bali. Makanya untuk meningkatkan pariwisatanya kita harus cerdas harus ada yang ditonjolkan,” tambah dia.

Ia juga meminta para Kepala Dinas Pariwsata di Kab/Kota se-Sumsel bergerak untuk menciptakan aneka kreasi wisata untuk memancing orang agar mau berkunjung ke Sumsel.

“Tantangannya setelah launching ini adalah bagaimana orang tertarik ke Sumsel.  Itu PR kita bersama. Kita memang diwarisi kelebihan di sektor minerba dan pariswisata ini adalah bonus tapi kalau serius digarap tentu labih bagus,” bebernya. 

Selanjutnya yang tak boleh diabaikan dalam upaya promo wisata adalah penerapan prokes. Dalam mendukung peningkatan pariwisata HD menghimbau agar kepala daerah disiplin menerapkan protokol kesehatan sehingga wisatawan sehat dan PAD pun dapat. 

Di tempat yang sama Kadis Pariwsata Sumsel Aufa Syahrizal mengatakan saat pandemi seperti ini pariwisata sangat terpuruk. Dimana pihaknya tak bisa melakukan event terbuka yang mengumpulkan keramaian. Kemudian terbatasnya exhibition yang mempromosikan potensi pariwisata Sumsel. 

“Pandemi ini telah menantang kami untuk tetap menginformasikan pariwasata yang bisa diakses melalui Giwang,” paparnya. 

Melalui aplikasi berbasis android ini diharapkam informasi mengenai pariwisata Sumsel bisa diakses seluas-luasnya. 

“Seperti filosofi GIWANG (anting-anting, semoga Giwang yang ciptakan ini dapat di dengar keluar.  Mempromosikan  kecantikan dan keindahan Sumsel hingga ke seluruh nusantara bahkan mancanegara,” tuturnya. 

Dalam peluncuran itu dilakukan juga penandatanganan nota kesepahaman bersama antara Pemprov Sumsel dengan asosiasi wisata, akademisi dan komunitas tentang pemanfaatan aplikasi GIWANG. Bahkan dalam kesempatan itu Gubernur Sumsel H.Herman Deru juga berkesempatan menyaksikan tutorial pembukaan aplikasi tersebut oleh Kadis Pariwisata Sumsel. (rel/Abr/Adv)

Berita Terkait

RAPBD Perubahan Sumsel 2026 Turun Rp213 Miliar, Belanja Daerah Disepakati Rp9,5 Triliun ‎
Kinerja DPRD Sumsel 2 Tahun Dinilai Memprihatinkan: Dari Borosnya APBD hingga Lemahnya Pengawasan
KI Sumsel Sentil Parpol: Jangan Cuma Terbuka di Pusat‎
Klaim Sumsel Surplus Beras: Beras Premium 5 Kilogram Langka di Pasaran, Bulog Ngaku Stok Terbatas
Presiden Prabowo Dijadwalkan Kunjungi Karhutla di Tanjung Lago, Tiba di Palembang Siang Ini
BPBD Sumsel: 90 Persen Karhutla Ulah Manusia, Aktivis Rawang: Audit Total Perizinan–Hentikan Alih Fungsi Kawasan ‎
FASI di OKU Timur, Bupati Enos Dorong Lahirnya Generasi Qurani
Detik-Detik Merah Putih Berkibar di OKU Timur, Lanosin Pimpin Upacara HUT RI ke-81

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 12:03 WIB

RAPBD Perubahan Sumsel 2026 Turun Rp213 Miliar, Belanja Daerah Disepakati Rp9,5 Triliun ‎

Kamis, 24 September 2026 - 12:25 WIB

Kinerja DPRD Sumsel 2 Tahun Dinilai Memprihatinkan: Dari Borosnya APBD hingga Lemahnya Pengawasan

Selasa, 8 September 2026 - 15:31 WIB

KI Sumsel Sentil Parpol: Jangan Cuma Terbuka di Pusat‎

Selasa, 1 September 2026 - 08:46 WIB

Klaim Sumsel Surplus Beras: Beras Premium 5 Kilogram Langka di Pasaran, Bulog Ngaku Stok Terbatas

Senin, 24 Agustus 2026 - 12:48 WIB

Presiden Prabowo Dijadwalkan Kunjungi Karhutla di Tanjung Lago, Tiba di Palembang Siang Ini

Berita Terbaru