Seluruh Masyarakat Wajib Jadi Peserta BPJS Kesehatan

- Jurnalis

Minggu, 13 Januari 2019 - 23:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WIDEAZONE.COM, PALEMBANG —Peraturan Presiden Nomor 82 tahun 2018 yang menyatakan mulai Januari 2019 nanti, Pemerintah Pusat menyatakan seluruh masyarakat wajib menjadi peserta BPJS Kesehatan, Karena berdasarkan data Dinkes Sumsel ada 41 persen masyarakat Sumsel yang belum masuk dalam BPJS Kesehatan.

“Terhitung Januari 2019 nanti, semua masyarakat harus masuk dalam BPJS Kesehatan, karena sudah terbit Perpres nomor 82 tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan,” ujar Kepala Dinkes Sumsel Lesty Nuarani saat diwawancarai diruang kerjanya.

“Jumlah masyarakat Sumsel yang sudah masuk dalam program BPJS kesehatan sampai saat ini baru 59 persen.  Terdiri dari TNI, Polri, PNS,  pekerja penerima upah dan  penerima bantuan APBN sebanyak 2,6 juta (penerima Kartu Indonesia Sehat), Jadi total yang sudah masuk BPJS sekitar 4,9 juta orang,” katanya.

Baca Juga:  Beban Fiskal Pemprov Sumsel Rp1,7 Triliun, Kontribusi PAD PT Suwarnadwipa dan SEG Disorot

Lebih lanjut Lesty mengungkapkan,  Untuk di Sumsel tercatat masih ada 41 persen penduduk miskin atau kurang mampu yang belum masuk program BPJS kesehatan,” Agar semua masyarakat masuk BPJS, kita lakukan verifikasi dan validasi data, Kuota kita untuk KIS ada 2,6 juta orang, Namun setelah dicek ada yang NIK nya kosong, ada juga penerima KIS ada yang sudah meninggal dan lainnya.  Itu kan sayang kalau tidak digunakan. Selain itu,   pajak rokok 37,5 persen masuk BPJS.  Kita tinggal setorkan nama yang akan dimasukan ke program KIS,  sayang kalau kita tidak disetorkan namanya, karena uang pajak rokok ini sudah masuk BPJS, ” ungkapnya.

Baca Juga:  Dari Lari Pagi ke Gerak Budaya, Senam Kriya Resmi Menggema di Sumsel

Lesty berharap, Untuk meningkatkan persentase program BPJS, seluruh kabupaten/kota di Sumsel agar memberikan alokasi dana APDB nya untuk menanggung iuran BPJS bagi masyarakat miskin.

“Jumlahnya sekitar 145 ribu di 17 kabupaten dan kota.Kita akan optimalkan semuanya untuk BPJS ini.  Karena kalau sudah 95 persen masyarakat Sumsel sudah masuk BPJS. Kita kejar Universal Healty Coverage (UHC) . Sehingga kita Dinkes tinggal menyiapkan pelayanan yang bermutu,”pungkasnya. (Anto)

Berita Terkait

Gubernur Herman Deru Tegaskan Komitmen Sejahterakan Buruh pada May Day 2026, Siap Tindaklanjuti Aspirasi Pekerja
Dampingi Menko Pangan,Gubernur Herman Deru Pastikan PSEL Palembang Jadi Solusi Sampah dan Energi
Gubernur Herman Deru Tekankan Peran SOIna sebagai Ajang Penguatan Kepercayaan Diri Anak Berkebutuhan Khusus
Gubernur Herman Deru–Wagub Cik Ujang Tekankan Peran Strategis Damkar–Satpol PP dan Satlinmas untuk Masyarakat
Sekda Edward Candra Hadiri Gala Dinner, Wamendagri Tekankan Peran Strategis Aparatur Hadapi Tantangan Global
Hadiri Forbisda 2026, Gubernur Herman Deru Tantang Pemuda Sumsel Jadi Penggerak Ekonomi
Muratara “ZONA MERAH” Sengketa Lahan Petani Versus Lonsum–Seleraraya Berpotensi Meledak
Gubernur Herman Deru dan wagub Cik Ujang Tegaskan Komitmen Usai LKPJ 2025 Disetujui DPRD

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 20:54 WIB

Gubernur Herman Deru Tegaskan Komitmen Sejahterakan Buruh pada May Day 2026, Siap Tindaklanjuti Aspirasi Pekerja

Jumat, 1 Mei 2026 - 20:46 WIB

Dampingi Menko Pangan,Gubernur Herman Deru Pastikan PSEL Palembang Jadi Solusi Sampah dan Energi

Kamis, 30 April 2026 - 23:53 WIB

Gubernur Herman Deru Tekankan Peran SOIna sebagai Ajang Penguatan Kepercayaan Diri Anak Berkebutuhan Khusus

Kamis, 30 April 2026 - 20:05 WIB

Gubernur Herman Deru–Wagub Cik Ujang Tekankan Peran Strategis Damkar–Satpol PP dan Satlinmas untuk Masyarakat

Kamis, 30 April 2026 - 19:54 WIB

Sekda Edward Candra Hadiri Gala Dinner, Wamendagri Tekankan Peran Strategis Aparatur Hadapi Tantangan Global

Berita Terbaru