Beratnya Pandemi Tak Patahkan Semangat Bu Perda

- Jurnalis

Jumat, 18 September 2020 - 19:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Program ini dimanfaatkan oleh bu Perda selaku pengusaha UMKM untuk turut serta berkontribusi memberikan apa yang ia miliki untuk disedekahkan kepada mereka yang membutuhkan. Melalui ACT Sumsel, ia mendonasikan hasil kebun dan ternaknya berupa sayur organik seperti sawi, pokcoy dan juga ikan lele.

Program ini dimanfaatkan oleh bu Perda selaku pengusaha UMKM untuk turut serta berkontribusi memberikan apa yang ia miliki untuk disedekahkan kepada mereka yang membutuhkan. Melalui ACT Sumsel, ia mendonasikan hasil kebun dan ternaknya berupa sayur organik seperti sawi, pokcoy dan juga ikan lele.

WIDEAZONE.COM, PALEMBANG — Krisis ekonomi akibat pandemi COVID-19 telah berdampak terhadap keberlangsungan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di berbagai wilayah di Indonesia.

Para pelaku usahapun terpaksa harus mengubah strategi penjualannya secara drastis. Apalagi jika sebelumnya mereka hanya mengandalkan penjualan offline saja, tentu potensi gulung tikar pun tak dapat dihindari.

Hal ini dikarenakan perubahan pola konsumsi barang dan jasa masyarakat dari offline ke online, begitu signifikan dimasa pandemi saat ini. Sebagian besar para pelaku UMKM yang tidak begitu familiar terhadap sistem penjualan online pun kini mulai survive, demi mempertahankan keberlangsungan usahanya.

Satu diantara Greencorner Hidroponic, UMKM yang berkecimpung di bidang budidaya tanaman organik di Palembang ini turut merasakan dampak yang begitu signifikan dimasa pandemi.

Bu Perda selaku pemilik usaha mengatakan di masa pandemi saat ini tentunya bukan hal yang mudah untuk bisa mempertahankan sebuah usaha.

“Penghasilan pun mulai turun drastis dibandingkan sebelum pandemi, jadi saya sekarang mulai lebih banyak menyasar ke pembeli online salah satunya dengan memanfaatkan media sosial, walau mungkin lebih sulit menawarkan produk secara online dari offline ya yang penting tetap ikhtiar,” ugkapnya Jumat sore (18/9/20).

Pandemi memang telah mempengaruhi berbagai aktivitas masyarakat, sekolah, hotel, restoran, pusat perbelanjaan, hingga perkantoran pun sempat diliburkan sementara waktu untuk menekan laju kasus pandemi.

Namun hal tersebut nyatanya justru menimbulkan efek lainnya bagi masyarakat, terjadi PHK dimana-mana, penjualan dan daya beli masyarakat menurun, hingga bertambahnya jumlah warga miskin baru, menjadi dilema yang kian merongrong negeri ini.

Bu Perda menambahkan, salah satu strategi dalam mempertahankan usaha di masa pandemi saat ini ialah dengan tetap percaya kepada ketentuan rezeki yang telah diatur oleh Allah. “Saya percaya ketika kita berbisnis dengan Allah insyaAllah segalanya akan dipermudah olehNya, usahakan usaha yang kita buat itu adalah usaha yang diniatkan untuk memberi manfaat bagi orang lain, dan juga memperbanyak sedekah dimasa sulit,”tambahnya.

Lembaga kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap cabang Sumatera Selatan (ACT Sumsel), melalui program Lumbung Sedekah Pangan (LSP) mengajak masyarakat untuk bahu-membahu saling bantu dimasa pandemi.

Program ini dimanfaatkan oleh bu Perda selaku pengusaha UMKM untuk turut serta berkontribusi memberikan apa yang ia miliki untuk disedekahkan kepada mereka yang membutuhkan. Melalui ACT Sumsel, ia mendonasikan hasil kebun dan ternaknya berupa sayur organik seperti sawi, pokcoy dan juga ikan lele.

Bagi masyarakat lainnya, yang juga ingin berkontribusi saling bantu dimasa pandemi juga dapat menyalurkan donasinya dalam bentuk pangan (natura) ataupun uang yang dapat disalurkan langsung ke kantor ACT Sumsel di Jalan Jendral Sudirman, km 3,5 Palembang.

Laporan Akip – Editor Abror Vandozer

Berita Terkait

Jamaah Al Halim Doakan H Alim dan Keluarga Diberi Ketabahan: Ada Hikmah Besar
Anniversary 3 Tahun Hedon Executive Club, Berikan Sensasi Bajak Laut bagi Pengunjung
Uchin: Musik Adalah Bahasa Universal
Langkah Kongkret Ketua Terpilih KKPP Palembang
SATUPENA Umumkan Nama-nama Penerima Penghargaan Penulis 2024: Lifetime Achievement Award hingga Dermakata Award
Fariz RM Berbagi Pengetahuan Aransemen Musik dengan Pelajar SMA-SMK se-Sumsel
Festival Jazz Suara Musi 2024 Guncang Palembang
SBS-Adinata Project Gelar Musik dan Lagu Nostalgia

Berita Terkait

Selasa, 11 Maret 2025 - 16:21 WIB

Jamaah Al Halim Doakan H Alim dan Keluarga Diberi Ketabahan: Ada Hikmah Besar

Senin, 17 Februari 2025 - 18:29 WIB

Anniversary 3 Tahun Hedon Executive Club, Berikan Sensasi Bajak Laut bagi Pengunjung

Jumat, 10 Januari 2025 - 13:50 WIB

Uchin: Musik Adalah Bahasa Universal

Kamis, 26 Desember 2024 - 10:45 WIB

Langkah Kongkret Ketua Terpilih KKPP Palembang

Minggu, 8 Desember 2024 - 09:44 WIB

SATUPENA Umumkan Nama-nama Penerima Penghargaan Penulis 2024: Lifetime Achievement Award hingga Dermakata Award

Berita Terbaru