Dirgahayu TNI AL ke 75, Danlanal Filda: Sejarah Dwikora 1962

- Jurnalis

Kamis, 10 September 2020 - 17:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dirgahayu TNI AL ke 75, Danlanal Filda: Sejarah Dwikora 1962

Dirgahayu TNI AL ke 75, Danlanal Filda: Sejarah Dwikora 1962

WIDEAZONE.COM, PALEMBANG — Dirgahayu Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI-AL), merupakan peringatan hari jadi ke 75 tahun, sesuai amanat Kasal menyampaikan kita akan selalu hadir saat negara membutuhkan kita.

Hal itu diungkap Komandan Pangkalan Angkatan Laut (Danlanal) Kolonel Laut (P) Filda Malari CTMP, Kamis (10/9/2020).

Kolonel (P) Filda mengungkapkan, belajar dari sejarah yang telah membuktikan Indonesia di tahun 1962 saat konsultasi dengan Dwikora dan Sinar Kudus. “Penegakan kedaulatan dimana kapal kapal cina masuk perairan Natuna, TNI-AL akan siap dan selalu hadir dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ungkapnya.

Baca Juga:  Sekda Palembang Pastikan Pelayanan Rumah Aspirasi Berjalan Pasca Lebaran

Dengan momentum sejarah dan HUT ke 75 TNI -AL, lanjut Filda, ini merupakan refleksi, bahwa kontribusi yang diberikan TNI AL bagi bangsa dan negara ini untuk mendukung kebijakan pemerintah sangat besar sekali.

Lanjut Danlanal, Untuk penjagaan pengawasan, saat ini Lanal Palembang memiliki sekitar 19 pos, Posal dan Posmad yang berada di perairan sungai musi.

Kemarin, saat video conference Gubernur Herman Deru telah mengatakan bahwa Lanal Palembang akan menjadi koordinator atau Dansatgas penertiban pelanggaran-pelanggaran di laut.

Baca Juga:  Sidang Lapangan PTUN Palembang Bongkar Sengketa Lahan di Simpang Rajawali

“Oleh sebab itu, sebagai Danlanal Palembang yang baru, pertama harus dilaksanakan upaya meningkatkan kerjasama lebih intensif lagi dengan Forkompinda dan stakeholder lainnya dalam kaitan dengan laut atau sungai Musi,” ungkapnya.

Ia pun menambahkan, bagaimana pun TNI-AL tidak bisa berdiri sendiri, pasti membutuhkan kerjasama yang erat dengan stakeholder kemaritiman di Sumsel ini.

“Dikarenakan perairan Sungai Musi cukup luas, maka akan ada penambahan dua Kal yang ditempatkan di pos-pos di bawah tanggung jawab Lanal Palembang,” tutup Danlanal.

Laporan Akip – Editor Abror Vandozer

Berita Terkait

Kejati Sumsel Kembali Ganyang Aset PT KMM, Mesin Bathcing Plant Disita
Musda V Demokrat Sumsel: Konsolidasi Internal dan Ambisi Besar Menuju Pemilu
UKK PKB Sumsel Resmi Dimulai, DPP Uji Calon Ketua DPC dari 7 Daerah
Muratara “ZONA MERAH” Sengketa Lahan Petani Versus Lonsum–Seleraraya Berpotensi Meledak
Bank Sumsel Babel Permudah Akses Kredit Guru Bersertifikasi
Bapenda Pelembang Temukan Sejumlah Pelanggaran WP di Pusat Perbelanjaan: Kepatuhan e-Tax Rendah
Cik Ujang Calon Tunggal Demokrat Sumsel, DPP Putusan Akhir
SMP Negeri 41 Palembang Terapkan ‘Double Shift’ Ruang Kelas Terbatas

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 15:08 WIB

Kejati Sumsel Kembali Ganyang Aset PT KMM, Mesin Bathcing Plant Disita

Jumat, 1 Mei 2026 - 07:36 WIB

Musda V Demokrat Sumsel: Konsolidasi Internal dan Ambisi Besar Menuju Pemilu

Kamis, 30 April 2026 - 21:27 WIB

UKK PKB Sumsel Resmi Dimulai, DPP Uji Calon Ketua DPC dari 7 Daerah

Kamis, 30 April 2026 - 19:12 WIB

Muratara “ZONA MERAH” Sengketa Lahan Petani Versus Lonsum–Seleraraya Berpotensi Meledak

Kamis, 30 April 2026 - 12:24 WIB

Bank Sumsel Babel Permudah Akses Kredit Guru Bersertifikasi

Berita Terbaru