Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H Herman Deru mengaapresiasi dan bangga terhadap karya siswa-siswa SMK yakni screen body, hand sanitizer, wastafel cuci tangan dan alat pelindung diri (APD)
“Baru saja saya meresmikan rumah sehat atau rumah karantina dengan kapasitas ± 2000 orang, kita harapkan dapat memutus mata rantai penyebaran virus covid 19. Ketahanan tubuh termasuk kebersihan adalah penunjang, tak hanya program jaga jarak (sosial distancing) namun suplai vitamin dan mengajak untuk berdaya tahan tubuh yang prima. Sehingga kita tidak mudah terjangkit wabah corona,” kata Herman Deru.

Ia juga mengingatkan untuk selalu bermunajat kepada Allah SWT, pada 1 April mendatang sesudah maghrib masing masing kita melaksanakan salat hajat memohon ke pada Allah yang akan dikholifahi oleh ulama melalui televisi, radio dan live streaming.
“Saya ucapkan terima kasih ke pada seluruh warga Sumsel yang telah bersatu sehingga terjadi perlambatan dalam peneyebarannya. Semoga pada puncak kurvanya semua bisa diatasi,” imbuhnya.
Lebih lanjut HD menambahkan, menurut beberapa ahli, penyakit ini ada siklusnya. Jadi, terdapat permulaan dan penurunan semoga tidak terlalu lama, sebab kita harus menata masa depan kita khususnya anak anak.
“Kita orang yang mempunyai semangat ethos kerja baik, jangan pernah rusak karena coronavirus. Kalau pun kita harus break sebentar itu hanya menghindar dari virus, bukan berarti kita menghentikan semua aktivitas kita untuk kepentingan masa depan, itu yang penting. Tanamkan pada siswa siswa kita berdiam diri sebentar untuk mengatur langkahhapan kita di masa depan,” tutup HD saat mengakhiri ucapannya.
Semantara itu Kepala Dinas Pendidikan Nasional Provinsi Sumatera Selatan, Drs H Riza Fahlevi MM mengutarakan, kita apresiasi kepada siswa siswi SMK yang telah berkarya dengan hasil yang kita lihat sekarang ini sesuai dengan unit produksi.
Ia juga mengimbau, diharapkan dengan adanya pandemi virus ini, kita sudah melakukan daring atau belajar di rumah, kami sudah memberikan petunjuk untuk setiap siswa harus tetap belajar melalui aplikasi WA group.
“Proses belajar mengajar tetap dilaksanakan bukan berarti libur tidak belajar. Kita tetap memantau perkembangan proses belajar dan hal ini bukan suatu kendala bedanya hanya di rumah namun semangat prestasi dalam belajar tetap berlangsung dengan menggunakan teknologi yang tersedia sekarang,” tukas Kadisdik Provinsi Sumsel.
Laporan Miska
Editor Abror Vandozer




![Mobil Listrik asal Vietnam bakal mengaspal di Palembang. [Gambar Ist]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG-20260905-WA0013-225x129.jpg)
![Hari Pelanggan Nasional 2026, Komisaris PT Tirta Sriwijaya Maju [TSM], Rebo Iskandar membagikan makanan bergizi bagi para pelanggan.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG-20260905-WA0002-225x129.jpg)




![Mobil Listrik asal Vietnam bakal mengaspal di Palembang. [Gambar Ist]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG-20260905-WA0013-129x85.jpg)
![Hari Pelanggan Nasional 2026, Komisaris PT Tirta Sriwijaya Maju [TSM], Rebo Iskandar membagikan makanan bergizi bagi para pelanggan.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG-20260905-WA0002-129x85.jpg)





![Presiden RI Prabowo Subianto [gambar Ist]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20250227-WA0099-scaled-266x266-1-266x200.jpg)

