Bapenda Palembang Buru Penunggak Pajak Kakap, Bersiap “Ditempel”!

- Jurnalis

Selasa, 29 September 2026 - 12:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Bapenda Palembang Jamiah Haryanti. [Foto AbV-WI]

Kepala Bapenda Palembang Jamiah Haryanti. [Foto AbV-WI]

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Badan Pendapatan Daerah [Bapenda] Kota Palembang memacu kinerja habis-habisan demi mendongkrak Pendapatan Asli Daerah [PAD]. Bahkan, penunggak pajak kakap diburu dengan surat peringatan hingga objek ditempel “memiliki tunggakan besar”.
‎
‎Kepala Bapenda Jamiah Haryanti saat dibincangi WIDEAZONE.com di ruang kerjanya pada Senin 28 September 2026, mengaku meski baru menjabat sejak 26 Juni, timnya langsung bergerak cepat menutup kebocoran dan memburu potensi pajak yang selama ini lolos.
‎
‎”Kebocoran sudah kita tutup, wajib pajak yang belum terdaftar kami daftarkan. Yang belum ada aturan, kami tagihkan sesuai aturan. Tim sudah bergerak semua,” tegas Jamiah.
‎
‎Saat ini, Jamiah menyebut realisasi menembus angka Rp1,2 triliun lebih, kini target realistis Rp1,7 triliun dipatok tercapai sebelum Desember 2026.
‎
‎Menurutnya, angka Rp1,7 triliun adalah hitungan realistis sesuai standar. Namun jika laju penagihan bisa lebih kencang, bukan mustahil tembus Rp1,8 triliun.
‎
‎”Kami pun sendiri penasaran, berapa sih sebenarnya potensi pajak Kota Palembang ini,” ujarnya sembari menyebut pihaknya masih membidik wajib pajak yang membandel alias ngeyel, memiliki tunggakan besar yang hingga kini belum tersentuh maksimal.
‎
‎Strategi persuasif hingga represif disiapkan. Bagi wajib pajak yang masih bandel, Bapenda tak segan melayangkan peringatan bertahap, pertama hingga ketiga. “Kalau tidak mempan dengan persuasi, kami berikan peringatan. Nanti kami ambil tindakan berupa pemasangan tanda bahwa mereka belum melaksanakan kewajiban pembayaran pajak,” tegasnya
‎
‎Sebaliknya, bagi wajib pajak yang patuh, Bapenda menyiapkan apresiasi khusus dalam waktu dekat sebagai bentuk terima kasih.
‎
‎Jamiah mengakui, penagihan di lapangan tak selalu mulus. Banyak faktor penghambat, mulai dari wajib pajak yang mengaku belum ada uang, hingga pemilik objek pajak yang berada di luar kota sehingga sulit tersampaikan.
‎
‎”Alhamdulillah ada yang mau membayar. Yang jelas dengan usaha seperti itu adalah hasilnya,” katanya.
‎
‎Dengan waktu tersisa hingga Desember, Bapenda bertekad tidak mengendurkan gas. “Insyaallah tercapai,” pungkas dia optimistis.

Baca Juga:  Sidang SMBR: Saksi Ungkap Surat Penugasan KMM, Selisih Stok 27 Ribu Ton hingga Beban Bunga Rp118 Miliar

Laporan/Editor Abror Vandozer 

Berita Terkait

APBD Perubahan Palembang Diketok Hari ini: Kejar Mandiri Fiskal, Utang Jadi Prioritas, Gaji P3K Bakal Ditanggung Pusat?
Realisasi APBD Palembang 2026: Pendapatan Baru 65 Persen, Belanja 59 Persen hingga Akhir September
ISPU Palembang Kategori Berbahaya, Sudah di Level Warna Hitam
PLN Raih Penghargaan BPS: Data Listrik Jadi Senjata Baru Pembangunan Nasional
1 Kilo Sabu di Bawah Kursi, Perjalanan Innova Mewah Kandas di Palembang
Patialo Kini Terang Benderang: Listrik 24 Jam Nyalakan Asa Anak Desa
Pemburu Pajak Kakap Palembang! Jejak Jamiah: Jaksa yang Tak Pernah Minta Jabatan
Bahaya Listrik Mengintai, PLN UID S2JB Perkuat Garda Keselamatan di Ruang Publik

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 11:28 WIB

APBD Perubahan Palembang Diketok Hari ini: Kejar Mandiri Fiskal, Utang Jadi Prioritas, Gaji P3K Bakal Ditanggung Pusat?

Rabu, 30 September 2026 - 11:15 WIB

Realisasi APBD Palembang 2026: Pendapatan Baru 65 Persen, Belanja 59 Persen hingga Akhir September

Selasa, 29 September 2026 - 20:27 WIB

ISPU Palembang Kategori Berbahaya, Sudah di Level Warna Hitam

Selasa, 29 September 2026 - 19:16 WIB

PLN Raih Penghargaan BPS: Data Listrik Jadi Senjata Baru Pembangunan Nasional

Selasa, 29 September 2026 - 16:07 WIB

1 Kilo Sabu di Bawah Kursi, Perjalanan Innova Mewah Kandas di Palembang

Berita Terbaru

ISPU Palembang Kategori Berbahaya, Sudah di Level Warna Hitam

Headlines

ISPU Palembang Kategori Berbahaya, Sudah di Level Warna Hitam

Selasa, 29 Sep 2026 - 20:27 WIB