Resmikan Aplikasi Sumsel UMKM, Gubernur Herman Deru Dorong Digitalisasi dan Perluasan Pasar Pelaku Usaha

- Jurnalis

Kamis, 21 Mei 2026 - 21:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Sumatera Selatan [Sumsel] Dr H Herman Deru meresmikan aplikasi Sumsel UMKM sekaligus membuka Jambore UMKM Forketas [Forum Kebersamaan Komunitas Wirausaha Sumatera Selatan] di Pine Wood CGC, Kamis 21 Mei 2026.

Gubernur Sumatera Selatan [Sumsel] Dr H Herman Deru meresmikan aplikasi Sumsel UMKM sekaligus membuka Jambore UMKM Forketas [Forum Kebersamaan Komunitas Wirausaha Sumatera Selatan] di Pine Wood CGC, Kamis 21 Mei 2026.

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Gubernur Sumatera Selatan [Sumsel] Dr H Herman Deru meresmikan aplikasi Sumsel UMKM sekaligus membuka Jambore UMKM Forketas [Forum Kebersamaan Komunitas Wirausaha Sumatera Selatan] di Pine Wood CGC, Kamis 21 Mei 2026.

Dalam kesempatan tersebut, Herman Deru mengajak sekitar 800 ribu pelaku UMKM di Sumsel untuk memperkuat kolaborasi dan memanfaatkan digitalisasi dalam mengembangkan usaha.

Aplikasi Sumsel UMKM diharapkan menjadi “rumah digital” yang mampu menghubungkan pelaku usaha dengan akses permodalan, pasar, serta literasi usaha.

Herman Deru hadir didampingi Ketua TP PKK Sumsel Feby Deru dan Ketua ICSB Sumsel Samantha Tivani. Turut hadir pimpinan perbankan dan kepala OPD Pemprov Sumsel yang siap menjadi penghubung bagi para pelaku UMKM.

“Yang kita butuhkan sekarang adalah manusia-manusia hebat yang mau menggagas dan mengumpulkan teman-teman pelaku UMKM. Organisasi seperti Forketas, ICSB, dan lainnya tetap kita butuhkan sebagai perajut,” ujar Herman Deru.

Baca Juga:  Wagub Sumsel Cik Ujang: HUT ke-80 Sumsel Jadi Momentum Mengenang Perjuangan dan Mendorong Hidup Sehat

Ia mengatakan, ada tiga fokus utama yang menjadi perhatian dalam mendorong UMKM Sumsel naik kelas. Fokus pertama adalah peningkatan tampilan dan inovasi produk agar mampu bersaing di pasar.

Herman Deru mencontohkan perubahan kemasan minuman dari cendol cebong hingga boba sebagai bentuk inovasi yang perlu terus dilakukan pelaku usaha.

“Penampilan itu penting agar produk lokal bisa bersaing,” katanya.

Fokus kedua adalah memperluas akses permodalan dan meningkatkan literasi perbankan bagi pelaku UMKM. Menurutnya, UMKM tidak hanya terbatas pada usaha berbasis produk fisik, tetapi juga memiliki peluang besar di sektor jasa.

Karena itu, akses modal harus dibuka lebih luas dan dibarengi dengan peningkatan pemahaman terkait pengelolaan serta pengembangan modal usaha.

Selain itu, Herman Deru juga menekankan pentingnya perluasan akses pasar bagi produk-produk UMKM Sumsel.

Baca Juga:  Keluarga Korban Bus ALS Sebut Bantuan Gubernur Herman Deru Sangat Berarti di Tengah Duka

“Komunitas UMKM harus memiliki ruang untuk memperkenalkan produknya kepada masyarakat luas. Lewat aplikasi Sumsel UMKM dan kegiatan seperti jambore, produk lokal bisa lebih mudah ditemukan konsumen,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Banyuasin Askolani menyebut kegiatan jambore tersebut sebagai inovasi yang memberi ruang luas bagi kemajuan UMKM di Sumsel.

“Selama ini jambore identik dengan Pramuka. Ternyata ini jambore untuk mendukung para Sultan Muda Sumsel,” katanya.

Ia bahkan menyampaikan, apabila Sumsel berhasil melahirkan “Sultan Muda”, maka Banyuasin siap menciptakan “Toke Muda”.

Ketua Forketas Sri Rahayu melaporkan, jambore UMKM kali ini diikuti 108 tenant dari berbagai daerah di Sumsel yang memamerkan produk makanan, kerajinan, hingga jasa kreatif.

Dengan peluncuran aplikasi baru dan penguatan kolaborasi tersebut, Herman Deru optimistis UMKM Sumsel dapat terus berkembang dan menjadi penggerak utama perekonomian daerah.

Berita Terkait

Hari Bhayangkara ke-80, Polda Sumsel Tegaskan Siap Kawal Program Strategis Nasional dan Stabilitas Keamanan ‎
Konkerprov PGRI Sumsel I/2026 Soroti Dinamika Organisasi hingga Perlindungan Guru ‎
Pengurus PGRI 17 Kabupaten/Kota di Sumsel Satu Komando: Tolak Mandat bukan Panitia Pengantin–Versi Ketua Mandat Bilang Kedepankan Dialog
Begal Organisasi PGRI Bikin Gaduh, PGRI Sumsel Siapkan Aksi Pembubaran Massal “Sweeping” di Palembang
Zulinto Nyatakan Klaim Ketua Mandat PGRI Sumsel Riza Pahlevi Ilegal “Pembegalan Organisasi” Instruksikan Kuasa Hukum Lapor Polisi
Pegang SK Resmi! PGRI Sumsel Tancap Gas, Riza Pahlevi: Organisasi Guru Harus Kembali ke Tangan Guru
Gubernur Herman Deru Sebut Sumsel Zero Konflik, Kader NU Diminta Perkuat Moderasi dan Kerukunan
Polda Sumsel Gebrak “Sumsel Bhayangkara Run 2026” Total Hadiah Capai Rp367 Juta hingga Ratusan Doorprize

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 17:41 WIB

Hari Bhayangkara ke-80, Polda Sumsel Tegaskan Siap Kawal Program Strategis Nasional dan Stabilitas Keamanan ‎

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:23 WIB

Konkerprov PGRI Sumsel I/2026 Soroti Dinamika Organisasi hingga Perlindungan Guru ‎

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:01 WIB

Pengurus PGRI 17 Kabupaten/Kota di Sumsel Satu Komando: Tolak Mandat bukan Panitia Pengantin–Versi Ketua Mandat Bilang Kedepankan Dialog

Kamis, 4 Juni 2026 - 20:11 WIB

Begal Organisasi PGRI Bikin Gaduh, PGRI Sumsel Siapkan Aksi Pembubaran Massal “Sweeping” di Palembang

Rabu, 3 Juni 2026 - 21:35 WIB

Zulinto Nyatakan Klaim Ketua Mandat PGRI Sumsel Riza Pahlevi Ilegal “Pembegalan Organisasi” Instruksikan Kuasa Hukum Lapor Polisi

Berita Terbaru