Bunda Literasi Palembang Dorong Budaya Baca Anak Lewat Lomba Bertutur SD 2026

- Jurnalis

Rabu, 13 Mei 2026 - 12:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bunda Literasi Palembang, Dewi Sastrani Ratu Dewa mendorong budaya Baca Anak dengan Lomba Bertutur SD 2026

Bunda Literasi Palembang, Dewi Sastrani Ratu Dewa mendorong budaya Baca Anak dengan Lomba Bertutur SD 2026

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Pemerintah Kota Palembang terus berikhtiar membangun karakter generasi muda melalui penguatan budaya literasi.

Satu di antaranya melalui kegiatan Lomba Bertutur Tingkat Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah [SD/MI] se-Kota Palembang Tahun 2026 yang digelar Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Palembang.

Kegiatan yang berlangsung meriah tersebut dibuka langsung oleh Ketua TP-PKK Kota Palembang sekaligus Bunda Literasi Kota Palembang, Dewi Sastrani Ratu Dewa, dan diikuti oleh 50 peserta terbaik dari berbagai SD/MI di Kota Palembang.

Dalam sambutannya, Dewi Sastrani menegaskan bahwa literasi bukan sekadar kemampuan membaca dan menulis, melainkan fondasi penting dalam membentuk karakter, pola pikir, serta kualitas generasi penerus bangsa.

Menurutnya, pendidikan yang baik harus mampu mengintegrasikan kecerdasan intelektual, moral, emosional, dan kreativitas anak sejak usia dini.

Karena itu, menumbuhkan minat baca menjadi salah satu langkah strategis dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.

“Bangsa yang besar adalah bangsa yang generasi penerusnya memiliki karakter kuat, berpengetahuan, dan memiliki akhlak yang baik. Literasi menjadi salah satu jalan untuk membentuk generasi seperti itu,” ujar Dewi Sastrani.

Baca Juga:  SMP Negeri 41 Palembang Terapkan 'Double Shift' Ruang Kelas Terbatas

Ia menjelaskan, penguatan budaya baca juga sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2007 tentang Perpustakaan.

Dalam regulasi tersebut, terdapat tiga elemen utama dalam mencerdaskan kehidupan bangsa melalui literasi. Yakni dukungan pemerintah dalam penyediaan buku murah dan berkualitas, optimalisasi perpustakaan sekolah sebagai pusat pembelajaran, serta penyediaan fasilitas membaca yang mudah diakses masyarakat.

Dewi menilai, keberhasilan membangun budaya literasi tidak bisa hanya dibebankan kepada sekolah.

Dibutuhkan kolaborasi antara keluarga, pemerintah, dunia pendidikan, dan masyarakat agar anak-anak tumbuh dalam lingkungan yang mendukung kebiasaan membaca dan belajar.

“Melalui keterlibatan keluarga, sekolah, dan masyarakat, kita bersama-sama berupaya mewujudkan visi Palembang Berdaya dan Palembang Sejahtera,” kata Dewi.

Dalam kesempatan itu, Dewi juga memberikan motivasi kepada seluruh peserta lomba agar tampil percaya diri dan tidak takut melakukan kesalahan. Ia mengapresiasi keberanian anak-anak yang mampu tampil di depan umum untuk menyampaikan cerita dengan baik.

“Kalian semua adalah anak-anak pilihan. Berani tampil di depan umum saja sudah menjadi prestasi yang membanggakan. Teruslah belajar, membaca, dan mengembangkan kemampuan diri,” ucapnya memberi semangat.

Baca Juga:  Dari Lari Pagi ke Gerak Budaya, Senam Kriya Resmi Menggema di Sumsel

Lomba bertutur sendiri menjadi salah satu sarana untuk melatih kemampuan komunikasi, meningkatkan daya imajinasi, memperkaya wawasan, sekaligus menanamkan nilai-nilai positif kepada anak-anak melalui cerita dan budaya membaca.

Selain menggelar perlombaan, Pemerintah Kota Palembang juga terus memperluas akses literasi melalui berbagai program nyata.

Di antaranya penyediaan pojok baca di setiap kelurahan dan kantor pemerintahan, pengembangan Taman Bacaan Masyarakat [TBM], hingga pengoperasian motor dan mobil perpustakaan keliling yang rutin mendatangi sekolah-sekolah dan ruang publik.

Langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemkot Palembang dalam menghadirkan layanan literasi yang merata dan mudah dijangkau seluruh lapisan masyarakat.

Kegiatan ini turut dihadiri jajaran pengurus TP-PKK Kota Palembang, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kota Palembang, para guru pendamping, serta mendapat dukungan dari pihak swasta, yakni Penerbit Erlangga Cabang Palembang.

Melalui sinergi antara pemerintah, dunia pendidikan, dan sektor swasta, diharapkan budaya literasi di Kota Palembang terus tumbuh dan melahirkan generasi muda yang cerdas, kreatif, berkarakter, serta berakhlak mulia.

Berita Terkait

Wagub Sumsel Cik Ujang Apresiasi Kepedulian PT TSM Terhadap Anak Berkebutuhan Khusus
PGRI Apresiasi Gerak Cepat Polisi Ringkus Predator Anak di Gandus
Dualisme PB-PGRI Membara, Nasib PGRI di 17 Kabupaten/Kota Sumsel Disorot: Zulinto Angkat Suara
10 Catar Akpol Mundur, Polda Sumsel Perketat Tahapan Ujian
Adam Alfharizi, Raja Catwalk SDN 20 Palembang Menuju Jakarta
Zulinto Mengutuk Keras Aksi Biadab Pelaku Rudapaksa Anak SD di Gandus, Desak Polisi Segera Tangkap!
Wagub Sumsel Cik Ujang Dorong Transformasi Pembelajaran dan Penguatan Karakter pada Hardiknas 2026
Bank Sumsel Babel Permudah Akses Kredit Guru Bersertifikasi

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 18:47 WIB

Wagub Sumsel Cik Ujang Apresiasi Kepedulian PT TSM Terhadap Anak Berkebutuhan Khusus

Selasa, 12 Mei 2026 - 14:50 WIB

PGRI Apresiasi Gerak Cepat Polisi Ringkus Predator Anak di Gandus

Senin, 11 Mei 2026 - 20:31 WIB

Dualisme PB-PGRI Membara, Nasib PGRI di 17 Kabupaten/Kota Sumsel Disorot: Zulinto Angkat Suara

Senin, 11 Mei 2026 - 14:17 WIB

10 Catar Akpol Mundur, Polda Sumsel Perketat Tahapan Ujian

Minggu, 10 Mei 2026 - 19:44 WIB

Adam Alfharizi, Raja Catwalk SDN 20 Palembang Menuju Jakarta

Berita Terbaru