Empat Penguji UKK Akan Uji 97 Calon Ketua DPC PKB se-Sumsel

- Jurnalis

Rabu, 29 April 2026 - 11:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Dewan Pengurus Wilayah [DPW] PKB Sumsel H Nasrul Halim

Ketua Dewan Pengurus Wilayah [DPW] PKB Sumsel H Nasrul Halim

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Empat Pengguji dari DPP Partai Kebahagiaan Bangsa [PKB] akan melakukan Uji Kelayakan dan Kepatutan [UKK] bagi 97 calon ketua Dewan Pengurus Cabang [DPC] di 17 Kabupaten/Kota se-Sumatera Selatan.

UKK dijadwalkan dilaksanakan di Hotel Santika Premiere Palembang pada 30 April hingga 1 Mei 2026.

Keempat penguji tersebut di antaranya Prof Dr Halim Iskandar [Ketua Bidang Eksekutif dan Legislatif DPP PKB sekaligus anggota Komisi I DPR RI], Dr H Imam Syukri [Ketua Bidang Organisasi Informasi dan Komunikasi sekaligus Komisi I DPR RI], Dr H Lalu Hadrian Irfani [Wakil ketua komisi X DPR RI], dan
Idham Arsyad.

“UKK nanti, InsyaAllah akan diikuti 97 peserta calon ketua- ketua DPC 17 Kabupaten/Kota se-Sumsel, dan [UKK] ini menindaklanjuti hasil Muscab serentak sebelumnya,” ungkap Ketua Dewan Pengurus Wilayah [DPW] PKB Sumsel H Nasrul Halim dalam keterangan, Rabu 29 April 2026.

Menurut Nasrul Halim, UKK adalah proses seleksi ketat yang dilakukan DPP PKB untuk memilih ketua DPC, meliputi tes tertulis, psikotes, dan wawancara kepemimpinan.

Baca Juga:  Aktivasi IMEI Ilegal di 12 Ribu Telepon Seluler Asal Luar Negeri Terbongkar! Empat Tersangka Diciduk

“UKK bertujuan memastikan calon pemimpin memiliki kompetensi, karakter, dan komitmen tinggi untuk mengelola partai di tingkat daerah,” ujarnya.

“DPP ingin melihat kapasitas calon ketua yang ada, dari kepemimpinan kepribadian, program kerja ketika menjadi pemimpin kabupaten/kota nanti,” sebut dia.

Alung sapaan karib Nasrul Halim menginginkan bagi ketua DPC terpilih diharapkan dapat membesarkan PKB di wilayahnya masing-masing.

“[Terpilih sebagai Ketua DPC] untuk fokus pada pemilu legislatif ke depan bisa meningkatkan perolehan kursi di DPRD kabupaten/kota, di samping memenangkan Pilpres dan Pilkada,” urainya.

Disamping itu, dikatakan anggota DPRD Sumsel ini, ketua DPC nanti terdapat ‘kontrak kinerja’ mengenai target apa yang telah mereka sampaikan saat UKK, dan menjadi jaminan mereka dievaluasi jika tidak tercapai.

“Setelah disepakati dengan komitmen menjalan program itu bersama DPP, selama kepemimpinan 5 tahun ke depan, dan akan dievakuasi jika dianggap gagal,” tegasnya.

Beberapa poin penting program kerja terutama masalah struktur partai baik PAC [Pengurus Anak Cabang] maupun Ranting. Kemudian masalah kaderisasi dalam arti pelatihan dengan loyalis kader yang punya tanggung jawab, untuk pengkaderan disetiap DPC yang ada di Sumsel, termasuk target kursi untuk pemilu kedepan.

Baca Juga:  Pegang SK Resmi! PGRI Sumsel Tancap Gas, Riza Pahlevi: Organisasi Guru Harus Kembali ke Tangan Guru

“Jadi untuk program kerja, setiap calon diminta menyusun program kerja dan banyak macam. Contoh beberapa waktu kedepan, apa program dia dengan membawa panji-panji PKB ditengah masyarakat, sesuai arahan DPP politik kehadiran ditengah masyarakat,” paparnya.

“Dalam arti terutama anggota legislatif, harus banyak memberikan pelayanan dan bantuan ke masyarakat, sehingga semakin disayang dan dicintai kader PKB oleh masyarakat,” tukas dia

Ditambahkan Alung, saat ini total kursi DPRD Kabupaten Kota se Sumsel yang dimiliki PKB sebanyak 62 kursi kecuali kota Prabumulih [nihil], ke depan harus ada kader PKB duduk di DPRD Prabumulih.

“Target kita ke depan 80 kursi dari DPRD kabupaten/kota se Sumsel, untuk itu diperlukan struktur partai yang kuat dengan kepemimpinan yang dekat dengan masyarakat,” pungkasnya.

Editor Abror Vandozer

Berita Terkait

Diduga Gelapkan SHM Klien Senilai Rp1,5 Miliar, Oknum Notaris di Banyuasin Dilaporkan ke Polda Sumsel ‎
Kasus Dugaan Pemalsuan Dokumen PGRI Resmi Bergeser ke Meja Penuntut
Gelombang Protes Tower Mandiri, Warga 24 Ilir Desak DPRD Gelar RDP dengan Adhi Karya dan Bank Mandiri
Bareskrim Tetapkan Teguh Sumarno dan Mansyur Arsyad sebagai Tersangka, Zulinto: Berpotensi Merembet ke Sumsel
Bangun Dulu, Urus Izin Belakangan? Polemik Tower Mandiri Jadi Sorotan
Semarak Harlah ke-28, PKB Sumsel Gelontorkan 1250 Karung Beras hingga Nobar Final Pildun 2026
Sengketa Pengelolaan Universitas PGRI Palembang Masuk Meja Hijau, YPLP PT-PGRI Sumsel Digugat‎
Medco E&P Grissik Dukung Budidaya Lele, Dorong Kemandirian Ekonomi Masyarakat

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 09:17 WIB

Diduga Gelapkan SHM Klien Senilai Rp1,5 Miliar, Oknum Notaris di Banyuasin Dilaporkan ke Polda Sumsel ‎

Kamis, 23 Juli 2026 - 19:06 WIB

Kasus Dugaan Pemalsuan Dokumen PGRI Resmi Bergeser ke Meja Penuntut

Rabu, 22 Juli 2026 - 23:00 WIB

Gelombang Protes Tower Mandiri, Warga 24 Ilir Desak DPRD Gelar RDP dengan Adhi Karya dan Bank Mandiri

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:21 WIB

Bareskrim Tetapkan Teguh Sumarno dan Mansyur Arsyad sebagai Tersangka, Zulinto: Berpotensi Merembet ke Sumsel

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:51 WIB

Bangun Dulu, Urus Izin Belakangan? Polemik Tower Mandiri Jadi Sorotan

Berita Terbaru