WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Unsur dugaan kesengajaan PUPR Palembang dalam mengorbankan mutu demi menyelamatkan anggaran di akhir tahun pada proyek peningkatan Jalan Kasiba Lasiba senilai Rp5 milar berujung kegagalan. Tak ayal, tender berat perkerasan beton semen seolah dipaksakan berjalan.
“Keputusan PUPR ini sebagai ‘Kejahatan Mutu’ tak pelak uang rakyat Rp5 miliar tergadai dengan nilai jalan berumur ekonomis,” ujar Ketua LGI Sumsel Al Anshor SH C MSP dalam untaian kritik ke WIDEAZONE.com, Jumat 31 Oktober 2025.
LGI Sumsel menyebut dokumen teknis proyek Kasiba Lasina telah mengungkap konflik mutlak, dinilai mustahil dapat diselesaikan. “Proyek ini memiliki durasi kontrak dengan ketetapan 45 hari kalender, dengan perkiraan penandatanganan kontrak sekitar 21 November 2025,” ungkapnya.
“Kontraktor hanya menyisakan 41 hari di tahun anggaran 2025 [hingga 31 Desember], menciptakan defisit waktu empat hari di awal,” kilah dia.
Selain itu, Penggiat Anti Korupsi ini menilai proyek tersebut menggunakan perkerasan beton mutu tinggi K-350. Beton jenis ini wajib menjalani masa curing [perawatan] minimal 28 hari untuk mencapai kekuatan penuh.
Untuk memenuhi deadline anggaran 31 Desember, kontraktor dipaksa merampungkan semua pekerjaan fisik [penyiapan badan jalan, pemasangan saluran, dan pengecoran 1336,80 m kubik] dalam sisa waktu efektif 13 Hari Kalender [41 hari – 28 hari curing wajib].
“PUPR Palembang memilih menyelamatkan serapan dana BKBK [bantuan keuangan bersifat khusus] Rp 5 Miliar, tetapi mereka menukar dana itu dengan jalan beton yang dipaksa cacat. Ini adalah pengkhianatan terhadap standar konstruksi dan uang rakyat,” tegas Al Anshor.
LGI Sumsel mendesak Pemkot Palembang untuk segera menghentikan dan membatalkan tender Proyek Kasiba Lasiba sebelum penandatanganan kontrak dilakukan.
“Keputusan terbaik adalah mengakui kegagalan perencanaan, menjadikan dana Rp 5 Miliar itu sebagai SiLPA dan merencanakan ulang di tahun 2026. Daripada uang Rp 5 Miliar dipakai untuk membangun jalan retak yang harus diperbaiki lagi tahun depan, lebih baik selamatkan uang itu sekarang!” tegasnya.
LGI menegaskan akan terus mengawal proyek ini, dan siap melapor ke penegak hukum jika ditemukan indikasi kuat bahwa penyedia jasa mengabaikan standar curing 28 hari untuk mengejar serapan anggaran.
Laporan/Editor Abror Vandozer


![Gambar proyek peningkatan Jalan Kasiba Lasiba senilai Rp5 milar. [Foto AbV-WI]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2025/10/Gambar-proyek-peningkatan-Jalan-Kasiba-Lasiba-seni-800x424.jpg)




![Anggota Komisi III DPRD Kota Palembang, Andreas Okdi Priantoro, dalam Rapat Dengar Pendapat [RDP] bersama Dinas Perhubungan, Inspektorat, DPMPTSP, Bagian Hukum, dan manajemen Green SM, Selasa 15 September 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/Anggota-Komisi-III-DPRD-Kota-Palembang-Andreas-Okdi-Priantoro-dalam-Rapat-Dengar-Pendapat-Selasa-15-September-2026-225x129.jpg)
![Rapat Dengar Pendapat [RDP] Komisi IV DPRD Palembang dengan Dinas Pendidikan Kota Palembang soal evaluasi PJJ [pembelajaran jarak jauh] pada Senin 14 September 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG-20260914-WA0015_copy_1600x1015-225x129.jpg)




![Anggota Komisi III DPRD Kota Palembang, Andreas Okdi Priantoro, dalam Rapat Dengar Pendapat [RDP] bersama Dinas Perhubungan, Inspektorat, DPMPTSP, Bagian Hukum, dan manajemen Green SM, Selasa 15 September 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/Anggota-Komisi-III-DPRD-Kota-Palembang-Andreas-Okdi-Priantoro-dalam-Rapat-Dengar-Pendapat-Selasa-15-September-2026-129x85.jpg)


![Wakil Ketua Komisi Informasi Sumsel Haidir Rohimin didampingi Komisioner KI Sumsel Hadi Prayogo, Yoppy Van Houten saat melakukan monitoring dan evaluasi [monev] dengan Sekretaris Wilayah DPW Partai NasDem Sumsel H Nopianto, Selasa 8 September 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260908_123130_982_copy_3264x2079-360x200.jpg)

![Presiden RI Prabowo Subianto [gambar Ist]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20250227-WA0099-scaled-266x266-1-266x200.jpg)
