6 Perampok Toko Sembako dengan Pelecehan di Kenten Laut Diciduk Jatanras

Satu Pelaku Mantan Karyawan Korban

Dirreskrimum Kombes Pol Anwar Reksowidjojo memberikan keterangan terkait penangkapan keenam perampok Toko Sembako di hadapan wartawan saat pres rilis Senin 3 Juni 2024.
Dirreskrimum Kombes Pol Anwar Reksowidjojo memberikan keterangan terkait penangkapan keenam perampok Toko Sembako di hadapan wartawan saat pres rilis Senin 3 Juni 2024.

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Enam pelaku perampokan Toko Sembako di Jalan Pangeran Ayin, Kelurahan Kenten Laut, Kecamatan Talang Kelapa, Banyuasin pada Minggu 26 Mei 2024 lalu diciduk tim opsnal unit 4 Subdit Jatanras Polda Sumsel.

Keenam pelaku dalam aksinya, menggasak uang, emas dan puluhan pack rokok berbagai merek, bahkan melakukan pelecehan seksual terhadap korban perempuan. Para pelaku tersebut di antaranya Ali Topan [28] warga Jalan Jepang, Sako, Muslimin [22] warga Muara Batun OKI, Rian [36] Warga Jalan Pangeran Ratu, Kelurahan 15 Ulu Kecamatan Jakabaring.

banner 468x60

Kemudian, Budiman [41] warga Jalan Pipa Raya Kelurahan 15 Ulu Kecamatan Jakabaring, Masagus Usman [46] warga Jalan MP Mangkunegara, Bukit Sangkal, dan Marwani [24] warga Pemulutan Ogan Ilir.

Diketahui, otak pelaku dalam peristiwa itu Ali Topan merupakan mantan karyawan korban yang terakhir bekerja dengan korban pada tahun 2020.

Dirreskrimum Polda Sumsel Kombes Pol M Anwar Reksowidjojo didampingi Kanit 4 AKP Taufik Ismail SH MH mengatakan keenam pelaku beraksi ditengah malam saat korban sedang tidur. Korban terkejut saat para pelaku masuk kedalam tokonya.

“Mendengar para pelaku masuk ke tokonya, korban bergegas mengunci pintu kamarnya namun langsung di dobrak pelaku,” kata Anwar Reksowidjojo di hadapan wartawan saat pres rilis Senin 3 Juni 2024.

Selanjutnya, ungkap Anwar, para pelaku langsung mengancam kedua korban dengan senjata api lalu menyekap kedua korban dengan melakban mata dan tangan korban serta menyiram korban dengan bensin sambil memaksa korban untuk menunjukkan barang berharga.

“Setelah itu, para pelaku mengambil uang, emas, handphone serta puluhan pack rokok yang ada didalam toko dengan kerugian 400 juta lalu para pelaku kabur meninggalkan korban dengan mobil Avanza yang dibawa pelaku,” jelasnya.

Dari laporan korban anggota lalu melakukan penyelidikan dalam waktu empat hari anggota berhasil menangkap enam pelaku dirumahnya masing-masing. “Dari tangan para pelaku kami mengamankan satu unit mobil Avanza dan dua pucuk senjata api rakitan yang digunakan saat beraksi beserta lima butir amunisi serta sejumlah emas dan cincin kemudian puluhan pack rokok berbagai merek, dan satu unit ponsel,” sebutnya.

Sementara itu, tersangka Muslim mengaku saat beraksi dirinya melakukan pelecehan seksual terhadap korban hal tersebut dilakukan agar korban menunjukkan barang berharga yang disimpan ditokonya.

“Ya saya melakukan itu saat beraksi agar korban mau menunjukkan barang berharga didalam tokonya,” singkatnya. [AbV/red]