40 Hari KKN, Ubah Pola Hidup Masyarakat

- Jurnalis

Selasa, 22 Februari 2022 - 20:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Banyuasin Askolani Jasi saat penutupan program KKN angkatan ke-76, di Graha Sedulang Setudung Pangkalanbalai, Kabupaten Banyuasin, Senin [21/2/2022].

Bupati Banyuasin Askolani Jasi saat penutupan program KKN angkatan ke-76, di Graha Sedulang Setudung Pangkalanbalai, Kabupaten Banyuasin, Senin [21/2/2022].

WIDEAZONE.com, PANGKALAN BALAI | Program pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata [KKN] selama 40 hari terasa tak begitu panjang waktunya.

Meski demikian, target yang ditetapkan sudah mampu memberi paradigma sosial bagi masyarakat dan kawasan di tempat mahasiswa Universitas Islam Negeri [UIN] Raden Fatah Palembang itu ber-KKN.

Menurut Bupati Banyuasin H Askolani Jasi SH MH, mahasiswa UIN Raden Fatah yang bekerjasama dengan mahasiswa Universitas Gajahmada Yogyakarta [UGM] mampu membangun paradigma positif bagi kehidupan masyarakat.

“Misalnya membangun corak kehidupan masyarakat di Desa Sungsang I, II, III, dan Desa Marga Sungsang. Masyarakat setempat yang biasa membangun sampah dan kotoran manusia di sembarang tempat, telah mengubah cara hidup yang jauh lebih baik,” ujar Askolani Jasi pada penutupan program KKN angkatan ke-76, di Graha Sedulang Setudung Pangkalanbalai, Kabupaten Banyuasin, Senin [21/2/2022].

Askolani gembira melihat pola kehidupan masyarakat yang dianjurkan untuk memanfaatkan sampah kotoran manusia untuk dijadikan biogas bagi kehidupan masyarakat sendiri.

Baca Juga:  Korps Adhyaksa Palembang Perluas Penyidikan Korupsi Lampu Jalan, Tujuh Lurah Kembali Diperiksa

“Pemanfaatan sampah menjadi biogas akan membangun keyakinan masyarakat untuk menghemat minyak dan materi bagi kehidupan sehari-hari. Ini suatu nilai yang sangat baik bagi masa depan warga setempat di bidang finansial,” ujar Askolani kepada media ini, kemarin.

Di hadapan praktisi akademik dan sekitar 200 mahasiswa, Bupati Banyuasin itu mengatakan bangga atas keberhasilan yang dilakukan para mahasiswa yang ber-KKN tersebut. Ia berharap durasi waktu yang diberikan harus lebih panjang dibanding sebelumnya, sehingga mampu mempengaruhi kemajuan cara berpikir masyarakat pedesaan.

“Namun saya senang. Ternyata hanya dalam tempo empat puluh hari KKN, hasilnya mampu memberikan nilai yang baik bagi masyarakat desa secara signifikan,” kata Askolani.

Sementara itu, Kepala LP2M Universitas Islam Negeri [UIN] Raden Fatah Palembang, Profesor Dr H Faisal Burlian MPdI MA, mengatakan bersyukur atas kerjasama Bupati Banyuasin H Askolani Jasi.

Baca Juga:  Kasus Dugaan Pelecehan di ICU RSUD Martapura Memanas, Manajemen Bantah Tuduhan Keluarga Pasien

“Hanya dalam waktu 40 hari anak-anak mahasiswa kami ber-KKN di Kabupaten Banyuasin, sudah mampu menularkan sikap yang baik bagi masyarakat. Terutama mengubah cara pandang masyarakat Desa Marg Sungsang,” ujar Faisal di tempat terpisah.

Penerimaan Pemkab Banyuasin terhadap mahasiswa UIN Raden Fatah Palembang yang ber-KKN di desa-desa di Banyuasin, merupakan pemberian ruang kemajuan bagi para mahasiswa.

“Karena itu saya sangat berterima kasih ke Pak Bupati dan perangkat kerjanya,” ujar Faisal.

Untuk periode selanjutnya, kata Faisal, UIN akan berusaha berkiprah kembali sebagai tindaklanjut dari program KKN yang berkualitas dan saling menguntungkan.

“Kerja sama kita akan dipertimbangkan kembali, sehingga setiap KKN, mahasiswa kita mampu memetik nilai yang positif bagi nilai akademik mereka. Insya Allah,” kata Faisal menutup perbincangan. (*)

Laporan Anto Narasoma

Berita Terkait

Gerak Jalan di Jalur Truk, Keselamatan Anak Dipertaruhkan: Lomba Meriah, Orang Tua Cemas
Hanura Pasang Strategi Baru: Survei Dapil Jadi Senjata Rebut Kursi DPR 2029
Wadan Satgas Cek Langsung Gladi Penutupan TMMD ke-129 Kodim 0418 Palembang
Tunjangan Pegawai Tirta Musi “Tersandera” Ratu Dewa Buka Suara
Tunjangan Pendidikan Tersandera 3 Bulan, Pegawai Sepakat Demo, Manajemen Berdalih Penyesuaian Permendagri ‎
BCR Gebrak Pasar 16 Ilir, Bidik Pusat Ekonomi dan Wisata
Ponpes Modern Al-Fahd Sesalkan Peristiwa Kekerasan
Sekolah Rasa “Double Track” SMA Negeri 12 Palembang Bekali Siswa Skill hingga Wirausaha

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 18:07 WIB

Gerak Jalan di Jalur Truk, Keselamatan Anak Dipertaruhkan: Lomba Meriah, Orang Tua Cemas

Rabu, 12 Agustus 2026 - 15:22 WIB

Hanura Pasang Strategi Baru: Survei Dapil Jadi Senjata Rebut Kursi DPR 2029

Rabu, 12 Agustus 2026 - 14:41 WIB

Wadan Satgas Cek Langsung Gladi Penutupan TMMD ke-129 Kodim 0418 Palembang

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:38 WIB

Tunjangan Pegawai Tirta Musi “Tersandera” Ratu Dewa Buka Suara

Selasa, 11 Agustus 2026 - 10:22 WIB

Tunjangan Pendidikan Tersandera 3 Bulan, Pegawai Sepakat Demo, Manajemen Berdalih Penyesuaian Permendagri ‎

Berita Terbaru