Zulinto: Palembang Kekurangan 4477 Guru, DAU Sumber Gaji P3K [?]

- Jurnalis

Selasa, 5 April 2022 - 17:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kadisdik Palembang H Ahmad Zulinto tengah rapat terkait polemik Guru Honorer bersama Sekda Kota Palembang, Selasa [5/4/2022].

Kadisdik Palembang H Ahmad Zulinto tengah rapat terkait polemik Guru Honorer bersama Sekda Kota Palembang, Selasa [5/4/2022].

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Forum Honorer Kota Palembang mengusulkan 4477 tenaga honorer melalui Dinas Pendidikan mengajukan untuk menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja [P3K].

Pengajuan tersebut ditujukan ke pada Pemerintah Pusat, mengingat dalam rasio 10 tahun, Palembang mengalami moratorium baik dari tenaga pendidik dan teknis.

“Hingga 10 tahun, kita tidak pernah menerima guru, sedangkan pensiun terus berjalan, tahun ini saja 600-an tapi bukan berarti 600 yang diajukan dan diterima. Melainkan cara penghitungannya sejak dimulainya moratorium tersebut,” jelas Kepala Dinas Pendidikan [Kadisdik] Palembang H Ahmad Zulinto saat rapat bersama Sekda, Selasa [5/4].

Ya Alhamdulillah, melalui rapat bersama pak Sekda, semua telah disampaikan bahwa semua total tenaga honorer yang diusulkan Disdik Palembang agar bisa diakomodir. “Tentunya ini berdasarkan atas landasan dari dana alokasi umum [DAU]. Di dalam DAU itu ada gaji untuk P3K. Artinya semua itu sangat jelas sekali,” tegas Kadisdik Zulinto.

Baca Juga:  Gerak Jalan di Jalur Truk, Keselamatan Anak Dipertaruhkan: Lomba Meriah, Orang Tua Cemas

Di jelaskan Zulinto, di kota Palembang mengalami kekurangan 4477 guru, belum lagi ditambah tenaga pendidikan seperti operator, tata usaha [TU], perpustakaan dan penjaga sekolah. “Kepada Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia [BKPSDM] Palembang agar semua diusulkan,” tegas Zulinto.

Sebagai Kadisdik, dirinya membenarkan bahwa surat yang diterima, hasil rapat bersama Komisi X, jika se Indonesia ini baru mengusulkan 17,13%, artinya masih tersisa berapa persen? dari 700 sekian ribu yang akan diterima, baru 113 ribuan baru mengusulkan.

Baca Juga:  Kualitas Udara Pangkalan Balai Tidak Sehat, AQI Capai 179

“Artinya ini masih banyak dan kenapa harus kita tidak terima dan yang lebih penting lagi dan harus kita ingatkan dan telah kami sampaikan kepada Pak Sekda bahwa di tahun 2023 mendatang suka tidak suka, mau tidak mau semua tenaga honorer akan disetop,” terangnya.

Artinya, Zulinto kembali menegaskan dengan adanya kesempatan ini kenapa kita tidak memindahkan dan memasukan ke dalam kategori P3K,” pungkasnya. [HSB/WHY]

Editor Abror Vandozer

Berita Terkait

‎5 Kepala Dinas hingga Staf Ahli Dirolling, Wali Kota Palembang Minta Rencana Aksi 100 Hari Kerja
Kualitas Udara Pangkalan Balai Tidak Sehat, AQI Capai 179
Petani di Banyuasin Tewas di Tangan Anaknya Gegara Lahan
DPRD Palembang Bilang PT Green SM “Ngampuk” Jangan Seenaknya Meski Punya “Orang Kuat”
ISPU Palembang di Angka 209, DPRD: 2.222 Siswa Terpapar ISPA, PJJ Tetap Lanjut
Dari Anak Yatim hingga Jadi Nahkoda Dishub Palembang: Kisah Panjang Sariyansyah Ismail
Taksi Listrik Asal Vietnam Disetop! Satu Masuk Kandang Dishub, DPRD Palembang: Bila Beroperasi Ilegal
Edaran PJJ Diabaikan, SMPN 19 Palembang Tetap Gelar Kegiatan, Ngaku Sudah Izin Kadisdik

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 17:33 WIB

‎5 Kepala Dinas hingga Staf Ahli Dirolling, Wali Kota Palembang Minta Rencana Aksi 100 Hari Kerja

Jumat, 18 September 2026 - 11:05 WIB

Kualitas Udara Pangkalan Balai Tidak Sehat, AQI Capai 179

Kamis, 17 September 2026 - 20:33 WIB

Petani di Banyuasin Tewas di Tangan Anaknya Gegara Lahan

Selasa, 15 September 2026 - 13:16 WIB

DPRD Palembang Bilang PT Green SM “Ngampuk” Jangan Seenaknya Meski Punya “Orang Kuat”

Sabtu, 12 September 2026 - 13:09 WIB

Dari Anak Yatim hingga Jadi Nahkoda Dishub Palembang: Kisah Panjang Sariyansyah Ismail

Berita Terbaru

Kualitas udara di wilayah Pangkalan Balai, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, terpantau berada pada kategori tidak sehat, Jumat 18 September 2026, pagi.

Banyuasin

Kualitas Udara Pangkalan Balai Tidak Sehat, AQI Capai 179

Jumat, 18 Sep 2026 - 11:05 WIB

Suasana di sebuah rumah di kawasan Parit 9, Desa Teluk Betung, Kecamatan Pulau Rimau, Banyuasin, mendadak berubah menjadi tempat kejadian perkara berdarah, Kamis 17 September 2026.

Banyuasin

Petani di Banyuasin Tewas di Tangan Anaknya Gegara Lahan

Kamis, 17 Sep 2026 - 20:33 WIB

Ilustrasi MENELAAH KATA,

Sastra

MENELAAH KATA, “KARENA RINDU”

Kamis, 17 Sep 2026 - 11:52 WIB