WIDEAZOM.com, JATIM | Seiring dengan dibukanya kembali pelaksanaan ibadah haji, pemerintah pun berupaya mendukung kelancaran jemaah Indonesia dalam beribadah, salah satunya dengan menurunkan angka kematian jemaah. Angka kematian jemaah haji Indonesia dalam 10 tahun terakhir tercatat cukup tinggi, yaitu 2 orang per 1.000 jemaah per tahun. Untuk mengantisipasi hal tersebut, dibutuhkan adanya kesiapan yang matang dari petugas kesehatan beserta seluruh tim yang mendukung penyelenggaraan ibadah haji tahun ini.
“Tahun ini saya kira tim kesehatan cukup solid, semua obat-obatan, pelayanan rumah sakit darurat, baik di Makkah, Madinah, di bandara, bahkan juga di Arafah Mina, semuanya dipantau jemaah itu,” ujar Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma’ruf Amin usai melepas jemaah haji kloter 1 Embarkasi Surabaya, Sabtu (04/06/2022).
Ia mengungkapkan bahwa petugas kesehatan beserta tim pendukung penyelenggaraan haji dari Indonesia mendapatkan apresiasi dari banyak pihak, salah satunya diakui oleh pemerintah Arab Saudi sebagai tim yang mampu memberikan pelayanan yang baik kepada para jemaah haji.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya



![Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah [BPKAD] Kota Palembang Ahmad Nashir](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG-20260930-WA0005-225x129.jpg)

![Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Tito Karnavian (kiri), saat menyerahkan Badan Pusat Statistik [BPS] Awards 2026 kategori Perusahaan/Asosiasi bertajuk](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG-20260929-WA0042-225x129.jpg)


![Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah [BPKAD] Kota Palembang Ahmad Nashir](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG-20260930-WA0005-129x85.jpg)

![Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Tito Karnavian (kiri), saat menyerahkan Badan Pusat Statistik [BPS] Awards 2026 kategori Perusahaan/Asosiasi bertajuk](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG-20260929-WA0042-129x85.jpg)



![Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah [APBD] Provinsi Sumatera Selatan Tahun Anggaran 2026 disepakati sebesar Rp9,534 triliun, turun Rp213,16 miliar atau 2,19 persen dibandingkan APBD Induk 2026 yang mencapai Rp9,747 triliun.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260926_205852_350@-1377407375_copy_3194x1843-360x200.jpg)

![Wakil Ketua Komisi Informasi Sumsel Haidir Rohimin didampingi Komisioner KI Sumsel Hadi Prayogo, Yoppy Van Houten saat melakukan monitoring dan evaluasi [monev] dengan Sekretaris Wilayah DPW Partai NasDem Sumsel H Nopianto, Selasa 8 September 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260908_123130_982_copy_3264x2079-360x200.jpg)
