Tunjuk WNA Direksi, FMP Menolak Kebijakan Menteri BUMN

- Jurnalis

Sabtu, 27 Juni 2020 - 23:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FRONT Mahasiswa Palembang (FMP) yang terdiri dari mahasiswa Universitas dan Perguruan Tinggi di Palembang melakukan konsolidasi menyoroti kebijakan Menteri BUMN Erick Tohir dengan menunjuk Warga Negara Asing (WNA) menjadi direksi dan komisaris di BUMN.

FRONT Mahasiswa Palembang (FMP) yang terdiri dari mahasiswa Universitas dan Perguruan Tinggi di Palembang melakukan konsolidasi menyoroti kebijakan Menteri BUMN Erick Tohir dengan menunjuk Warga Negara Asing (WNA) menjadi direksi dan komisaris di BUMN.

FRONT Mahasiswa Palembang (FMP) yang terdiri dari mahasiswa Universitas dan Perguruan Tinggi di Palembang melakukan konsolidasi menyoroti kebijakan Menteri BUMN Erick Tohir dengan menunjuk Warga Negara Asing (WNA) menjadi direksi dan komisaris di BUMN.

Dasri Nurhamidi selaku Koordinator Front Mahasiswa Palembang mengatakan, potensi dan kemampuan generasi bangsa harusnya dijunjung tinggi dan dihargai oleh pimpinan dan pejabat negara.

“Namun sayangnya, Menteri BUMN lebih memilih WNA untuk menjadi direksi dab komisaris di BUMN. Kami dari Front Mahasiswa Palembang mengecam keras dengan segala kebijakan Menteri BUMN ini,” ujarnya saat diwawancarai, Sabtu (27/6/2020).

Baca Juga:  Polda Sumsel Gebrak "Sumsel Bhayangkara Run 2026" Total Hadiah Capai Rp367 Juta hingga Ratusan Doorprize

Dasri mengatakan, Front Mahasiswa Palembang yang terdiri dari mahasiswa Stisipol, Universitas Indo Global Mandiri, Bina Darma, UIN Raden Fatah, Stipadah, dan Setya Negara telah melakukan konsolidasi.

“Kita sepakat menolak segala kebijakan yang dilakukan Menteri BUMN Erick Tohir yang menunjuk WNA menjadi direksi dan komisaris di BUMN. Kita generasi penerus bangsa ini seolah olah tidak dipercaya. Erick Tohir tidak percaya pada kemampuan anak bangsa sendiri,” katanya.

“Saat ini kita belum melakukan audiensi dengan DPR, tapi kalau pernyataan sikap kami tidak ditanggapi Presiden, kami dalam waktu dekat akan melakukan audiensi dengan DPR,” bebernya.

Baca Juga:  Hari Bhayangkara ke-80, Polda Sumsel Tegaskan Siap Kawal Program Strategis Nasional dan Stabilitas Keamanan ‎

Menurutnya, WNA yang menjadi direksi dan komisaris BUMN, tidak menjamin BUMN akan maju. Tidak menjadi jaminan ukuran profesionalitas dan kehebatan kehalian merek.

Dia menambahkan, pihaknya mendapat informasi Direktur Transformasi Bisnis holding Rumah Sakit Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Pertamedika adalah warga negara Australia.

Unggahan yang disebarkan oleh sejumlah media sosial pada Kamis (25/6) malam itu menyebutkan salah satu direksi holding RS BUMN bernama Antonius Rainier Haryanto.

“Kami menyatakan sikap, pecat WNA yang menjadi direksi dan komisaris BUMN,” pungkasnya.

Laporan Akip

Berita Terkait

Hari Bhayangkara ke-80, Polda Sumsel Tegaskan Siap Kawal Program Strategis Nasional dan Stabilitas Keamanan ‎
Konkerprov PGRI Sumsel I/2026 Soroti Dinamika Organisasi hingga Perlindungan Guru ‎
Pengurus PGRI 17 Kabupaten/Kota di Sumsel Satu Komando: Tolak Mandat bukan Panitia Pengantin–Versi Ketua Mandat Bilang Kedepankan Dialog
Begal Organisasi PGRI Bikin Gaduh, PGRI Sumsel Siapkan Aksi Pembubaran Massal “Sweeping” di Palembang
Zulinto Nyatakan Klaim Ketua Mandat PGRI Sumsel Riza Pahlevi Ilegal “Pembegalan Organisasi” Instruksikan Kuasa Hukum Lapor Polisi
Pegang SK Resmi! PGRI Sumsel Tancap Gas, Riza Pahlevi: Organisasi Guru Harus Kembali ke Tangan Guru
Gubernur Herman Deru Sebut Sumsel Zero Konflik, Kader NU Diminta Perkuat Moderasi dan Kerukunan
Polda Sumsel Gebrak “Sumsel Bhayangkara Run 2026” Total Hadiah Capai Rp367 Juta hingga Ratusan Doorprize

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 17:41 WIB

Hari Bhayangkara ke-80, Polda Sumsel Tegaskan Siap Kawal Program Strategis Nasional dan Stabilitas Keamanan ‎

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:23 WIB

Konkerprov PGRI Sumsel I/2026 Soroti Dinamika Organisasi hingga Perlindungan Guru ‎

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:01 WIB

Pengurus PGRI 17 Kabupaten/Kota di Sumsel Satu Komando: Tolak Mandat bukan Panitia Pengantin–Versi Ketua Mandat Bilang Kedepankan Dialog

Kamis, 4 Juni 2026 - 20:11 WIB

Begal Organisasi PGRI Bikin Gaduh, PGRI Sumsel Siapkan Aksi Pembubaran Massal “Sweeping” di Palembang

Rabu, 3 Juni 2026 - 21:35 WIB

Zulinto Nyatakan Klaim Ketua Mandat PGRI Sumsel Riza Pahlevi Ilegal “Pembegalan Organisasi” Instruksikan Kuasa Hukum Lapor Polisi

Berita Terbaru