Ini yang kita harapkan bukan serangan hoaks tapi debat terkait visi misi peserta pemilu dan ini tidak ada masalah. Ini juga menjadi proses pemilahan dari Bawaslu video mana yang hoaks dan bukan, sekarang kebanyakan cenderung dugaan pelanggaran yang wajib ditindaklanjuti oleh Bawaslu,” tutur dia.
Public Policy and Government Relation Tiktok Indonesia, Faris Mufid menambahkan akan terus mendukung penyelenggara pemilu untuk menegakkan platform Tiktok aman bagi semua pengguna. Faris menyadari Tiktok belum bisa mendeteksi sebuah konten hoaks atau tidak, maka Tiktok bekerjasama dengan Perludem dan Mafindo dalam membantu menyisir sebuah konten melanggar atau tidak.
“Jika kami menerima laporan suatu konten melanggar dari pihak-pihak tersebut, maka kami implementasi tegakkan aturan kami. Bisa saja kami bisa ditakedown,” jelas Faris.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya



![Sri Fitriyana, saat ini menjabat sebagai Ketua Serikat Media Siber Indonesia [SMSI] OKU Selatan.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260504-WA0030_copy_627x619-225x129.jpg)





![Sri Fitriyana, saat ini menjabat sebagai Ketua Serikat Media Siber Indonesia [SMSI] OKU Selatan.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260504-WA0030_copy_627x619-129x85.jpg)









