Tragedi Sriwijaya Air SJ182 Duka Bangsa Indonesia

- Jurnalis

Senin, 11 Januari 2021 - 17:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

IMO Indonesia

IMO Indonesia

WIDEAZONE.COM, JAKARTA — Tragedi Jatuhnya pesawat boeing 737-500 sriwijaya air rute jakarta-pontianak yang mengangkut 62 awak dengan nomor penerbangan SJ-182 diperairan kepulauan seribu pasca take off 4 menit pada pukul 14.40 wib dari bandara Soekarno Hatta pada sabtu 09/01 kemarin telah menjadi duka di awal tahun 2021.

Ucapan turut berduka cita mengalir dari seluruh penjuru Negeri kepada semua korban pesawat naas serta keluarga besar korban SJ-182 tersebut.

Kejadian ini juga menjadi atensi IMO-Indonesia yang secara juga turut mengucapkan duka cita serta mendoakan agar kiranya seluruh korban sriwijaya air SJ-182 mendapat tempat disisi Nya.

Tentunya, sebagai negara kepulauan Indonesia sangat membutuhkan moda transportasi udara, selain dapat mempersingkat waktu tempuh perjalanan, moda transportasi udara juga dinilai efektif sebagai sarana penunjang kegiatan perekonomian di berbagai sektor.

Baca Juga:  Di Tengah Isu Demo Memanas, Hashim Tegaskan Jakarta Aman: Saya Datang Karena Percaya SMSI

Tidak hanya itu, saat ini kecepatan moda transportasi udara juga tengah menjadi salah satu tulang punggung penanganan pandemi COVID-19 di Tanah Air.

“IMO-Indonesia mendorong agar pemerintah dapat melakukan investigasi yang menyeluruh terkait insiden SJ-182,” ungkap Yakub Ismail ketua umum IMO-Indonesia, Minggu (10/01) malam di Jakarta.

Selanjutnya, dengan investigasi yang menyeluruh diharapkan Pemerintah tidak hanya mengungkap pihak-pihak yang dianggap salah atau lalai sehingga mengakibatkan terjadinya insiden SJ-182.

Baca Juga:  Presiden Prabowo Dijadwalkan Kunjungi Karhutla di Tanjung Lago, Tiba di Palembang Siang Ini

“IMO Indonesia berharap dengan insiden ini Pemerintah sebagai regulator juga mampu memperbaiki kekurangan yang ada sehingga betul-betul dapat menghadirkan transportasi udara sebagai moda transportasi yang aman dan nyaman kepada seluruh masyarakat di Indonesia,” ujarnya.

IMO Indonesia juga meminta agar Pemerintah dapat mengawasi dengan baik untuk kiranya dapat memastikan prihal asuransi yang menjadi kewajiban maskapai kepada seluruh korban sriwijaya air SJ-182.

“Kita mengapresiasi Pemerintah serta semua pihak yang telah bereaksi cepat dan terlibat dalam evakuasi serta penanganan SJ-182 di kepulauan seribu yang sampai saat ini masih tengah berlangsung,” pungkasnya.

Laporan Abror Vandozer

Berita Terkait

Di Tengah Isu Demo Memanas, Hashim Tegaskan Jakarta Aman: Saya Datang Karena Percaya SMSI
Presiden Prabowo Dijadwalkan Kunjungi Karhutla di Tanjung Lago, Tiba di Palembang Siang Ini
Subsidi Energi Bengkak Rp3,5 Triliun, BBM Dibatasi–CNG Gantikan LPG hingga Tantangan LisDes
Pemuda Masjid Dunia Diminta Jadi Perekat Generasi Muda, Gibran Dukung MTQ Internasional
SMSI Turut Meriahkan Jalan Santai Hari Kebebasan Pers Sedunia
Media “Homeless” vs Verifikasi Dewan Pers, SMSI Dorong Regulasi Pers Lebih Adaptif di Era Digital
Ancaman El Nino 2026, Ribuan Titik Api Sudah Terdeteksi di Sumatera
Wamenaker: Dunia Kerja Bukan Soal Ijazah Tapi Kompetensi

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 13:55 WIB

Di Tengah Isu Demo Memanas, Hashim Tegaskan Jakarta Aman: Saya Datang Karena Percaya SMSI

Senin, 24 Agustus 2026 - 12:48 WIB

Presiden Prabowo Dijadwalkan Kunjungi Karhutla di Tanjung Lago, Tiba di Palembang Siang Ini

Jumat, 31 Juli 2026 - 21:21 WIB

Subsidi Energi Bengkak Rp3,5 Triliun, BBM Dibatasi–CNG Gantikan LPG hingga Tantangan LisDes

Rabu, 13 Mei 2026 - 07:25 WIB

Pemuda Masjid Dunia Diminta Jadi Perekat Generasi Muda, Gibran Dukung MTQ Internasional

Senin, 11 Mei 2026 - 08:00 WIB

SMSI Turut Meriahkan Jalan Santai Hari Kebebasan Pers Sedunia

Berita Terbaru