Tolak Pemeriksaan, Kejaksaan Tahan H Alim di Rutan Pakjo

- Jurnalis

Senin, 10 Maret 2025 - 19:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

H Alim, tersangka pemalsuan buku atau daftar khusus dalam pengadaan tanah Jalan Tol Betung-Tempino Jambi 2024, dibawa Kejati Sumsel untuk dilakukan penahanan di Rutan Pakjo Palembang.

H Alim, tersangka pemalsuan buku atau daftar khusus dalam pengadaan tanah Jalan Tol Betung-Tempino Jambi 2024, dibawa Kejati Sumsel untuk dilakukan penahanan di Rutan Pakjo Palembang.

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Kejaksaan Negeri Musi Banyuasin [Kejari Muba] menetapkan dua tersangka perkara dugaan tindak pidana korupsi [Tipikor] pemalsuan buku atau daftar khusus dalam pengadaan tanah Jalan Tol Betung-Tempino Jambi 2024.

Kedua tersangka di antaranya, H Alim atau HA selaku Direktur PT Sentosa Mulia Bahagia [SMB] dan AM, piihak yang mengurus kelengkapan dokumen untuk Ganti Rugi pengadaan Tanah Jalan Tol Betung-Tempino Jambi 2024.

Kasipenkum Kejati Sumsel Vanny Yulia Eka Sari SH MH menegaskam bahwa setiap penanganan perkara Tipikor, semua atas perintah, seizin, dan dalam pengendalian Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan.

Dikatakan Kasipenkum, pada hari ini, Senin 10 Maret 2025, Tim Penyidik Kejari Muba dibantu Tim Intelijen Kejati Sumsel melakukan upaya paksa untuk dilakukan pemeriksaan HA sebagai tersangka.

Baca Juga:  Open House Iduladha Gubernur Herman Deru di Griya Agung

“Selanjutnya terhadap tersangka HA langsung dibawa ke Kejati Sumsel, saat hendak dilakukan pemeriksaan, tersangka HA menolak untuk dilakukan pemeriksaan sehingga dilakukan tindakan penahanan,” ungkapnya dalam keterangan tertulisnya pada Senin 10 Maret 2025.

“Berdasarkan surat perintah penahanan Kepala Kejaksaan Negeri Banyuasin bernomor PRINT-389/L.6.16/Fd.1/03/2025 tanggal 10 Maret 2025 selama 20 hari terhitung tanggal 10 Maret 2025 sampai dengan 29 Maret 2025 di Rumah Tahanan Negara Klas 1A Pakjo Palembang,” sebut dia.

Modus Operandi Kedua Tersangka

Bahwa HA dan AM, sekira pada November dan Desember 2024, bersama-sama melakukan pemalsuan dokumen berupa Surat Pernyataan Penguasaan Fisik Bidang Tanah [SPPFBT] yang berlokasi di AM selaku pihak yang mengurus kelengkapan dokumen untuk Ganti Rugi pengadaan tanah Jalan Tol Betung-Tempino Jambi Tahun 2024, Desa Peninggalan dan Simpang Tungkal.

Baca Juga:  Herman Deru Pastikan 18 Sapi Kurban dari Presiden Prabowo Tepat Sasaran

Dalam pengajuan tersebut, diketahui mereka bahwa HA bukanlah orang yang berhak atas tanah tersebut sesuai dengan Pengumuman yang dikeluarkan oleh Panitia Pengadaan Tanah [PPT] nomor 285 /500.16.06/x/2024 tanggal 31 Oktober 2024 Daftar Nominatif Kegiatan Pengadaan Tanah Desa Peninggalan dan Pengumuman nomor 343 /500.16.06/XII/202 tanggal 06 Desember 2024 Daftar Nominatif Kegiatan Pengadaan Tanah Desa Simpang Tungkal.

Editor Abror Vandozer

Berita Terkait

Sengketa Pengelolaan Universitas PGRI Palembang Masuk Meja Hijau, YPLP PT-PGRI Sumsel Digugat‎
Medco E&P Grissik Dukung Budidaya Lele, Dorong Kemandirian Ekonomi Masyarakat
Semifinal Prancis vs Spanyol Bikin Nobar TVRI Sumsel Membludak
Korps Adhyaksa Palembang Perluas Penyidikan Korupsi Lampu Jalan, Tujuh Lurah Kembali Diperiksa
Direktur Perumda Prabumulih Dipolisikan Soal Dugaan Penggelapan Dana Taping Gas
Kasus Dugaan Pelecehan di ICU RSUD Martapura Memanas, Manajemen Bantah Tuduhan Keluarga Pasien
Perumda Tirta Musi Pastikan Pasokan Air Bersih Aman Selama Kemarau, Perluasan Jaringan Jadi Tantangan
Ketua DPRD Kota Prabumulih dan CP Sepakat Damai

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 21:00 WIB

Sengketa Pengelolaan Universitas PGRI Palembang Masuk Meja Hijau, YPLP PT-PGRI Sumsel Digugat‎

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:27 WIB

Medco E&P Grissik Dukung Budidaya Lele, Dorong Kemandirian Ekonomi Masyarakat

Rabu, 15 Juli 2026 - 17:13 WIB

Semifinal Prancis vs Spanyol Bikin Nobar TVRI Sumsel Membludak

Rabu, 15 Juli 2026 - 10:09 WIB

Korps Adhyaksa Palembang Perluas Penyidikan Korupsi Lampu Jalan, Tujuh Lurah Kembali Diperiksa

Selasa, 14 Juli 2026 - 13:49 WIB

Direktur Perumda Prabumulih Dipolisikan Soal Dugaan Penggelapan Dana Taping Gas

Berita Terbaru