Tiang Ganggu Saluran Air, Perusahaan Bakal Disurati

- Jurnalis

Kamis, 16 September 2021 - 15:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Walikota Palembang Fitrianti Agustinda mengkhawatirkan banyaknya tiang milik perusahaan yang berdiri di saluran air yang berdampak penyumbatan saluran air.

Wakil Walikota Palembang Fitrianti Agustinda mengkhawatirkan banyaknya tiang milik perusahaan yang berdiri di saluran air yang berdampak penyumbatan saluran air.

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Wakil Walikota Palembang Fitrianti Agustinda mengkhawatirkan banyaknya tiang milik perusahaan yang berdiri di saluran air yang berdampak penyumbatan saluran air.

Ini terlihat, Kamis (16/9/2021) saat meninjau sistem saluran pengairan di Jalan Ketahun Keluraha  Siring Agung Kecamatan Ilir Barat (IB) 1 Palembang.

“Kita akan surati perusahaan yang mendirikan tiang di saluran pengairan dan akan kita panggil,” tegas Fitri.

Pemanggilan ini, kata Fitri untuk meminta pertangungjawaban, akan pemasangan tiang itu, yang berdampak terjadinya penumpakan sampah akibat adanya tiang tersebut.

Baca Juga:  Satpol-PP dan DLLAJ Ikut Sukseskan Upacara Penutupan TMMD ke-129 Kodim 0418/Palembang

“Akibat kesalahan mereka meletakan tiang tepatnya di saluran air, sehingga disaat musim penghujan air mengalir terganggu,” tegasnya.

Sementara waktu, kata Fitri pihaknya akan berkoordinasi dengan dinas terkait untuk segera menangulangi genangan air yang kerap terjadi saat hujun turun.
 
“Ya secepatnya kita akan melakukan normalisasi di delapan saluran air dikawasan tersebut untuk diperbaiki. Selain itu juga tidak hanya disini saja untuk kita lakukan perbaikan, Pemkot Palembang akan terus fokus melakukan perbaikan saluran air dipelosok kota Palembang mengingat kondisi musim penghujan saat ini mudah sekali terjadi genangan air,” katanya.
 
Lanjutnya, ia mengharapkan kepada masyarakat kota Palembang untuk tetap waspada dan terus menjaga kebersihan dilingkungan masing-masing.
 
“Kita akan bekerja terus mengingat potensi beberapa daerah di kota Palembang masih terjadi banjir disaat hujan deras,” tutupnya.

Berita Terkait

‎5 Kepala Dinas hingga Staf Ahli Dirolling, Wali Kota Palembang Minta Rencana Aksi 100 Hari Kerja
Kualitas Udara Pangkalan Balai Tidak Sehat, AQI Capai 179
Petani di Banyuasin Tewas di Tangan Anaknya Gegara Lahan
DPRD Palembang Bilang PT Green SM “Ngampuk” Jangan Seenaknya Meski Punya “Orang Kuat”
ISPU Palembang di Angka 209, DPRD: 2.222 Siswa Terpapar ISPA, PJJ Tetap Lanjut
Dari Anak Yatim hingga Jadi Nahkoda Dishub Palembang: Kisah Panjang Sariyansyah Ismail
Taksi Listrik Asal Vietnam Disetop! Satu Masuk Kandang Dishub, DPRD Palembang: Bila Beroperasi Ilegal
Edaran PJJ Diabaikan, SMPN 19 Palembang Tetap Gelar Kegiatan, Ngaku Sudah Izin Kadisdik

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 17:33 WIB

‎5 Kepala Dinas hingga Staf Ahli Dirolling, Wali Kota Palembang Minta Rencana Aksi 100 Hari Kerja

Jumat, 18 September 2026 - 11:05 WIB

Kualitas Udara Pangkalan Balai Tidak Sehat, AQI Capai 179

Kamis, 17 September 2026 - 20:33 WIB

Petani di Banyuasin Tewas di Tangan Anaknya Gegara Lahan

Selasa, 15 September 2026 - 13:16 WIB

DPRD Palembang Bilang PT Green SM “Ngampuk” Jangan Seenaknya Meski Punya “Orang Kuat”

Sabtu, 12 September 2026 - 13:09 WIB

Dari Anak Yatim hingga Jadi Nahkoda Dishub Palembang: Kisah Panjang Sariyansyah Ismail

Berita Terbaru

Kualitas udara di wilayah Pangkalan Balai, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, terpantau berada pada kategori tidak sehat, Jumat 18 September 2026, pagi.

Banyuasin

Kualitas Udara Pangkalan Balai Tidak Sehat, AQI Capai 179

Jumat, 18 Sep 2026 - 11:05 WIB

Suasana di sebuah rumah di kawasan Parit 9, Desa Teluk Betung, Kecamatan Pulau Rimau, Banyuasin, mendadak berubah menjadi tempat kejadian perkara berdarah, Kamis 17 September 2026.

Banyuasin

Petani di Banyuasin Tewas di Tangan Anaknya Gegara Lahan

Kamis, 17 Sep 2026 - 20:33 WIB

Ilustrasi MENELAAH KATA,

Sastra

MENELAAH KATA, “KARENA RINDU”

Kamis, 17 Sep 2026 - 11:52 WIB