Sungai Masamba Meluap, Rendam Tiga Desa di Luwu Utara

- Jurnalis

Sabtu, 18 Maret 2023 - 09:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi permukiman warga yang terdampak banjir di Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan pada Rabu (15/3). (BPBD Kabupaten Luwu Utara)

Kondisi permukiman warga yang terdampak banjir di Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan pada Rabu (15/3). (BPBD Kabupaten Luwu Utara)

WIDEAZONE.COM, LUWU UTARA | Banjir merendam wilayah Kabupaten Luwu Utara, Provinsi Sulawesi Selatan, Selasa (14/3). Peristiwa itu terjadi pascahujan dengan intensitas tinggi sehingga menyebabkan debit air sungai Masamba meluap menuju permukiman warga pukul 23.00 WITA.

Plt Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari PhD mengatakan bahwa berdasarkan laporan BNPB terdapat tiga desa terdampak banjir kali ini, yaitu Desa Lembang-lembang di wilayah Kecamatan Baebunta Selatan, dan pada Kecamatan Malangke Barat desa terdampak ialah Desa Cenning dan Desa Wara.

Baca Juga:  Dilaporkan Dugaan Gelapkan SHM Rp1,5 Miliar, Notaris HRY: Ada Perjanjian Antara Pemilik Tanah dengan Developer

“Berdasarkan data sementara yang berhasil dihimpun, banjir mengakibatkan 290 kepala keluarga terdampak, dan 290 unit rumah warga terendam. Tercatat 32 kepala keluarga mengungsi ke dua lokasi titik pengungsian, yatu Posko Pengungsi Desa Kalitata dan Posko Pengungsi Gereja Urukumpang. Banjir turut merendam beberapa infrastruktur lainnya, seperti dua fasilitas umum, dua tempat ibadah, tujuh kilometer ruas jalan dan sekitar 800 hektar lahan pertanian,” kata dia.

Berita Terkait

Dilaporkan Dugaan Gelapkan SHM Rp1,5 Miliar, Notaris HRY: Ada Perjanjian Antara Pemilik Tanah dengan Developer
Gelombang Protes Tower Mandiri, Warga 24 Ilir Desak DPRD Gelar RDP dengan Adhi Karya dan Bank Mandiri
Jumat Besok, KAHMI Makassar Gelar Baksos Kesehatan di Pangkep
Sidang Penggelapan Berlanjut, Kuasa Hukum Eddy Rianto: Murni Utang Piutang, Bukti Transfer “Cicilan” Diabaikan
Hasil Identifikasi Inafis: Tidak Ada Tanda Kekerasan pada Jenazah Pejabat Kemenkumham Sumsel
AP-BKB Keluarkan Maklumat, Bangunan 7 Lantai Ancam Warisan Sejarah Palembang
Dualisme PB-PGRI Membara, Nasib PGRI di 17 Kabupaten/Kota Sumsel Disorot: Zulinto Angkat Suara
Media “Homeless” vs Verifikasi Dewan Pers, SMSI Dorong Regulasi Pers Lebih Adaptif di Era Digital

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 18:20 WIB

Dilaporkan Dugaan Gelapkan SHM Rp1,5 Miliar, Notaris HRY: Ada Perjanjian Antara Pemilik Tanah dengan Developer

Rabu, 22 Juli 2026 - 23:00 WIB

Gelombang Protes Tower Mandiri, Warga 24 Ilir Desak DPRD Gelar RDP dengan Adhi Karya dan Bank Mandiri

Kamis, 28 Mei 2026 - 11:01 WIB

Jumat Besok, KAHMI Makassar Gelar Baksos Kesehatan di Pangkep

Kamis, 14 Mei 2026 - 09:28 WIB

Sidang Penggelapan Berlanjut, Kuasa Hukum Eddy Rianto: Murni Utang Piutang, Bukti Transfer “Cicilan” Diabaikan

Rabu, 13 Mei 2026 - 02:28 WIB

Hasil Identifikasi Inafis: Tidak Ada Tanda Kekerasan pada Jenazah Pejabat Kemenkumham Sumsel

Berita Terbaru

Kualitas udara di wilayah Pangkalan Balai, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, terpantau berada pada kategori tidak sehat, Jumat 18 September 2026, pagi.

Banyuasin

Kualitas Udara Pangkalan Balai Tidak Sehat, AQI Capai 179

Jumat, 18 Sep 2026 - 11:05 WIB

Suasana di sebuah rumah di kawasan Parit 9, Desa Teluk Betung, Kecamatan Pulau Rimau, Banyuasin, mendadak berubah menjadi tempat kejadian perkara berdarah, Kamis 17 September 2026.

Banyuasin

Petani di Banyuasin Tewas di Tangan Anaknya Gegara Lahan

Kamis, 17 Sep 2026 - 20:33 WIB

Ilustrasi MENELAAH KATA,

Sastra

MENELAAH KATA, “KARENA RINDU”

Kamis, 17 Sep 2026 - 11:52 WIB