Sumsel Termiskin Kesepuluh, Dua Tokoh Sumsel Prihatin

- Jurnalis

Minggu, 21 Februari 2021 - 10:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Sumsel Termiskin Kesepuluh

Ilustrasi Sumsel Termiskin Kesepuluh

SUNGGUH menyedihkan. Di sepanjang masa pandemi ini, ternyata kesejahteraan warga Sumatera Selatan kian terpuruk. Akibatnya, Sumsel tercatat sebagai daerah termiskin ke-10 di Indonesia.
———-
WIDEAZONE.COM, PALEMBANG — Pemerhati masalah hukum dan kemasyarakatan, Nur Kholis SH MA kaget dan prihatin. Sebab status baru dari Badan Pusat Statistik (BPS) cermin anjloknya ekonomi masyarakat Sumsel.

“Saya kaget dengan keadaan ini. Status yang mengagetkan kita ini harus cepat diantisipasi oleh Pemerintah. Apalagi persentase kemiskinan di Sumsel sebesar 12,56 persen,” ujar Staf Ahli Kepresidenan bidang Hukum itu, kepada wartawan media ini, Sabtu (20/2/2021).

Meski status itu menempatkan Sumsel di posisi kesepuluh, kata Nur Kholis, ini menunjukkan kegagalan pemerintah untuk meningkatkan ekonomi rakyat setempat.

Nur Kholis meminta Pemerintah Sumsel untuk mencari solusi agar segera memperhatikan keadaan ekonomi yang memburuk ini. “Pemerintah harus segera mencari solusi yang baik untuk memberdayakan ekonomi rakyat. Sebab jika tidak ada kebijakan untuk menggairahkan ekonomi rakyat, maka dalam dua tahun ke depan ekonomi Sumsel bakal kian memburuk,” katanya.

Sementara itu, ketika dikonfirmasi, Rektor Universitas IBA Palembang, Dr Tarech Rasyid MSi, mengatakan status ini sangat menyedihkan.

Masa pandemi ini memang sulit. Banyak negara juga mengalami hal yang sama. Ekonomi mereka anjlok. Dalam kondisi masyarakat yang berhadapan dengan kebijakan terkait protokol kesehatan, pergolakan ekonomi rakyat menjadi amburadul.

Baca Juga:  Belasan Rumah Warga 24 Ilir Palembang Retak Diduga Imbas Proyek Tower Bank Mandiri, Baru Empat Diperbaiki

“Gubernur harus cepat bertindak. Jika posisi kesepuluh tingkat kemiskinan Sumsel secara nasional tetap berlanjut, untuk ke depan kondisi kita makin terpuruk,” ujar Tarech.

Untuk mengatrol situasi ekonomi Sumsel, selain mempertimbangkan tingkat ekonomi secara menyeluruh, katanya, harus memperhatikan ekonomi di arus bawah.

“Artinya, ekonomi rakyat dari tingkat menengah ke bawah harus dipicu secara signifikan. Jika tidak dimulai sekarang, posisi ekonomi kita akan kian memburuk,” tandasnya.

Terkait status kemiskinan di rangking kesepuluh di Indonesia itu, Wakil Gubernur (Wagub) Sumsel, Mawardi Yahya bahwa pandemi COVID-19 telah menyebabkan ekonomi Sumsel jadi memprihatinkan.

“Memang kondisi saat ini sungguh memprihatinkan. Terlebih lagi persoalan ekonomi rakyat. Karena itu akan menjadi perhatian penting kita,” kata Mawardi, saat menghadiri silaturahim Tokoh Adat dan Ormas Budaya Sumsel di Hotel Swarna Dwipa, Kamis lalu (18/2/2021).

Menurut Wagub, kemiskinan warga merupakan masalah utama yang akan menjadi perhatian pemerintah. “Kita akan mencari terobosan cerdas untuk meningkatkan ekonomi rakyat,” katanya.

Dalam upaya yang dilakukan itu, kata Mawardi, pemerintah sudah berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait ekonomi rakyat harus terus berjalan. “Tapi terhambat oleh protokol kesehatan,” ujar Mawardi.

Baca Juga:  Zulinto Nyatakan Klaim Ketua Mandat PGRI Sumsel Riza Pahlevi Ilegal "Pembegalan Organisasi" Instruksikan Kuasa Hukum Lapor Polisi

Tercatatnya Sumsel sebagai daerah termiskin di level sepuluh oleh Badan Pusat Statistik (BPS), membuat marah dan tersinggungnya dua organisasi mahasiswa Sumsel, PKC Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Sumsel dan Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Sumbagsel.

Kedua organisasi itu membuat papan karangan bunga di tepi Jalan Ade Irma Suryani Palembang.

Pada papan itu tertulis ucapan selamat atas pencapaian prestasi Gubernur Sumsel H Herman Deru, yang telah menempatkan Sumsel sebagai provinsi termiskin kesepuluh di Indonesia.

Terkait senyum sinis pemulung, Ketua Pengurus Koordinator Cabang PMII Sumsel Husein Rianda, menyatakan senyum sinis pemulung bentuk protes terhadap gubernur dari rakyat terbawah.

Maka itu, kata Husein, papan ucapan Sumsel masuk dalam posisi kesepuluh termiskin se-Indonesia, bentuk kritikan dan masukan berharga bagi pemerintah.

“Sebagai organisasi pergerakan mahasiswa yang tergabung di Cipayung, merupakan organisasi penyeimbang pemerintah. Karena itu kami akan tetap menggedor dan mengeritik, sebagai masukan bagi pemerintah,” kata Husein.

Ucapan itu, katanya, harus menjadi tamparan bagi Pemprov Sumsel. Artinya bukan soal prestasi yang baik untuk dipertahankan.

“Status miskin kesepuluh merupakan prestasi paling buruk dalam pemerintahan, selama Herman Deru menjadi Gubernur Sumsel,” ujar Husein menutup perbincangan. (*)

Laporan Abror Vandozer
Editor Anto Narasoma

Berita Terkait

Diduga Gelapkan SHM Klien Senilai Rp1,5 Miliar, Oknum Notaris di Banyuasin Dilaporkan ke Polda Sumsel ‎
Kasus Dugaan Pemalsuan Dokumen PGRI Resmi Bergeser ke Meja Penuntut
Gelombang Protes Tower Mandiri, Warga 24 Ilir Desak DPRD Gelar RDP dengan Adhi Karya dan Bank Mandiri
Bareskrim Tetapkan Teguh Sumarno dan Mansyur Arsyad sebagai Tersangka, Zulinto: Berpotensi Merembet ke Sumsel
Bangun Dulu, Urus Izin Belakangan? Polemik Tower Mandiri Jadi Sorotan
Semarak Harlah ke-28, PKB Sumsel Gelontorkan 1250 Karung Beras hingga Nobar Final Pildun 2026
Sengketa Pengelolaan Universitas PGRI Palembang Masuk Meja Hijau, YPLP PT-PGRI Sumsel Digugat‎
Medco E&P Grissik Dukung Budidaya Lele, Dorong Kemandirian Ekonomi Masyarakat

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 09:17 WIB

Diduga Gelapkan SHM Klien Senilai Rp1,5 Miliar, Oknum Notaris di Banyuasin Dilaporkan ke Polda Sumsel ‎

Kamis, 23 Juli 2026 - 19:06 WIB

Kasus Dugaan Pemalsuan Dokumen PGRI Resmi Bergeser ke Meja Penuntut

Rabu, 22 Juli 2026 - 23:00 WIB

Gelombang Protes Tower Mandiri, Warga 24 Ilir Desak DPRD Gelar RDP dengan Adhi Karya dan Bank Mandiri

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:21 WIB

Bareskrim Tetapkan Teguh Sumarno dan Mansyur Arsyad sebagai Tersangka, Zulinto: Berpotensi Merembet ke Sumsel

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:51 WIB

Bangun Dulu, Urus Izin Belakangan? Polemik Tower Mandiri Jadi Sorotan

Berita Terbaru