Sudah Waktunya Seni Sumsel Dikenal Masyarakat Luar

- Jurnalis

Rabu, 24 November 2021 - 06:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Forum Pariwisata dan Budaya [FORWIDA] Sumatera Selatan, Dr Ir Diah Kusuma Pratiwi MT

Ketua Forum Pariwisata dan Budaya [FORWIDA] Sumatera Selatan, Dr Ir Diah Kusuma Pratiwi MT

TAK ada, lagi unsur budaya yang tidak diperhatikan pemerintah. Sebab unsur budaya dan seni akan dialokasikan ke berbagai lomba serta pengembangan melalui program pelatihan

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Ketua Forum Pariwisata dan Budaya [FORWIDA] Sumatera Selatan, Dr Ir Diah Kusuma Pratiwi MT, mengatakan akan memberdayakan bidang seni dan budaya daerah ini.

“Kami akan berusaha sebisanya untuk membangun dan mengembangkan tradisi kesenian dan budaya masyarakat daerah ini,” ujar Diah kepada media ini, Selasa [23/11/2011].

Menurut dosen dan peneliti dari Universitas Sriwijaya tersebut, FORWIDA akan komitmen mengembangkan kesenian daerah se-Sumatera Selatan. “Akan kita perhatikan nilai kesenian dan budaya masyarakat kita, agar eksistensinya bisa dikenal di daerah lain,” ujar Diah.

Baca Juga:  Klaim Sumsel Surplus Beras: Beras Premium 5 Kilogram Langka di Pasaran, Bulog Ngaku Stok Terbatas

Dalam kegiatan budaya dan adat daerah pada Seguntang Festival 2021 tahun ini, katanya, pihaknya mencoba untuk membangun iklim berkesenian yang kondusif.

Karena itu Diah berharap agar grup kesenian Dulmuluk jangan merasa dianaktirikan oleh pemerintah. “Kita akan memperhatikan teater tradisional ini. Bahkan tiap tahum kita akan menggelar lomba kesenian Dulmuluk,” tegasnya.

Dalam festival tahun ini, kata Diah, FORWIDA Sumsel berinisiatif untuk melakukan pelatihan-pelatihan berbagai kesenian yang diikuti anak-anak SMP, SMA, dan S1. “Insya Allah pelatihan itu kita gelar besok [hari ini]. Semoga bisa memberikan nilai terbaik bagi pengembangan kesenian daerah ini,” ucapnya.

Baca Juga:  KI Sumsel Sentil Parpol: Jangan Cuma Terbuka di Pusat‎

Diah juga mengatakan, pihaknya akan menggelar lomba lagu daerah [kreatif] melalui video. Artinya, kata Diah, lagu yang dilombakan itu bukan lagu tradisional.

“Kita berusaha mengenalkan eksistensi Sumsel agar dikenal masyarakat luar. Saya pikir sudah waktunya kesenian kita dikenal masyarakat di luar Sumsel,” ujar Diah menutup perbincangan. (*)

Laporan Abror Vandozer
Editor Anto Narasoma

Berita Terkait

EMERGENCY! Pengamat Minta Gubernur Tetapkan Sumsel sebagai Provinsi Siaga ISPA
CACA-FPMP Desak APH Bongkar Skandal Rp70 Miliar Sekretariat DPRD Sumsel
Kapolda Rony Samtana Janji Evaluasi “All-in” Soal Bentrokan Lukai Wartawan hingga Pencopotan Dirintelkam, Koalisi Pers Sumsel Desak Tanggung Jawab
7 Penjaga Terakhir Warisan Palembang Dilantik, Ratu Dewa: Jangan Sampai Sejarah Tergusur Pembangunan
RAPBD Perubahan Sumsel 2026 Turun Rp213 Miliar, Belanja Daerah Disepakati Rp9,5 Triliun ‎
Kinerja DPRD Sumsel 2 Tahun Dinilai Memprihatinkan: Dari Borosnya APBD hingga Lemahnya Pengawasan
KI Sumsel Sentil Parpol: Jangan Cuma Terbuka di Pusat‎
Klaim Sumsel Surplus Beras: Beras Premium 5 Kilogram Langka di Pasaran, Bulog Ngaku Stok Terbatas

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:17 WIB

EMERGENCY! Pengamat Minta Gubernur Tetapkan Sumsel sebagai Provinsi Siaga ISPA

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:48 WIB

CACA-FPMP Desak APH Bongkar Skandal Rp70 Miliar Sekretariat DPRD Sumsel

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:38 WIB

Kapolda Rony Samtana Janji Evaluasi “All-in” Soal Bentrokan Lukai Wartawan hingga Pencopotan Dirintelkam, Koalisi Pers Sumsel Desak Tanggung Jawab

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:24 WIB

7 Penjaga Terakhir Warisan Palembang Dilantik, Ratu Dewa: Jangan Sampai Sejarah Tergusur Pembangunan

Minggu, 27 September 2026 - 12:03 WIB

RAPBD Perubahan Sumsel 2026 Turun Rp213 Miliar, Belanja Daerah Disepakati Rp9,5 Triliun ‎

Berita Terbaru