Sistem Kinerja Kepsek, Emzen: Laporan Sekolah Diminta Visual

- Jurnalis

Kamis, 24 September 2020 - 10:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Bidang Pendidikan dan Tenaga Pendidikan (Kabid PTK) ProvinsI Sumatera Selatan Emzen SPd MM

Kepala Bidang Pendidikan dan Tenaga Pendidikan (Kabid PTK) ProvinsI Sumatera Selatan Emzen SPd MM

WIDEAZONE.COM, PALEMBANG — Titik awal untuk masa penilaian terhadap kepala sekolah (Kepsek) dengan mengetahui sistem kerjanya, namun untuk tahap pertama pelaksanaan tugas harus sesuai dengan tugas, pokok dan fungsinya (Tupoksi).

Hal itu dikemukakan Kepala Bidang Pendidikan dan Tenaga Pendidikan (Kabid PTK) ProvinsI Sumatera Selatan Emzen SPd MM saat diwawancarai Wideazone.com dan Zooom Post, Kamis (24/09/2020).

Untuk Kepsek, saat pertama masuk kerja di tempat baru atau lama, Emzen menyarankan untuk membuat laporan secara visual (video). “Baik dari kondisi fisik sekolah maupun administrasi yang telah dilaksanakan atau belum dikerjakan. Setelah 5 bulan masuk ke 6 bulan, saya akan minta lagi laporan visual bagaimana kemajuan sekolah yang telah dipimpinnya,” jelasnya.

Baca Juga:  "Enjoy" Bikin Geger! Wali Kota Ratu Dewa Minta Maaf: Saya Tetap Peduli Warga ‎

Menurutnya, sebagai Leader/pimpinan sekolah, ia (Kepsek) bertanggung jawab untuk memajukan sekolah. “Dan juga kita lihat kemampuannya (Kepsek) dalam merangkul tim yakni guru termasuk murid sebagai generasi penerus,” terangnya.

Baca Juga:  PALEMBANG DARURAT ASAP: 297 Titik Karhutla--ISPA Tembus 115 Ribu Kasus, Tertinggi dalam 4 Tahun ‎

Ke depan setelah kita melaksanakan kegiatan pelantikan Kepala SMA, SMK dan SLB pada 7 September lalu, Kabid PTK menuturkan, agar bisa membuat seluruh kepala sekolah berpacu untuk mencari suatu kemajuan dalam pendidikan.

“Mudah mudahan harapan kita pendidikan lebih maju dan lebih baik lagi.” tuturnya seraya mengakhiri perbincangan. (*)

Laporan Akip – Editor Abror Vandozer

Berita Terkait

Nyaris Dua Tahun Jabat Dirut Pasar, Pengangkatan Dedi Siswoyo Dipertanyakan
CACA Desak Kejati Sumsel Usut Dugaan Penyimpangan Anggaran Perjadin dan Bimtek Rp70 Miliar
Kebutuhan 7.000 Kantong Darah Perbulan, PMI Palembang Masih Kekurangan 2.000 Kantong
RAPBD Perubahan OKU Timur 2026 Dikabarkan Ditolak Kemendagri, Enos: Belum Ada Surat Resmi
EMERGENCY! Pengamat Minta Gubernur Tetapkan Sumsel sebagai Provinsi Siaga ISPA
CACA-FPMP Desak APH Bongkar Skandal Rp70 Miliar Sekretariat DPRD Sumsel
Koalisi Pers Gandeng Kompolnas-DPRD, Desak Polda Sumsel Tuntaskan Kasus Penganiayaan Dua Jurnalis
Bongkar Dugaan Skandal Rp70 Miliar Perjadin Setwan DPRD Sumsel: Dari Pungli Rp500 Ribu hingga Perjalanan Fiktif

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 11:43 WIB

Nyaris Dua Tahun Jabat Dirut Pasar, Pengangkatan Dedi Siswoyo Dipertanyakan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:38 WIB

CACA Desak Kejati Sumsel Usut Dugaan Penyimpangan Anggaran Perjadin dan Bimtek Rp70 Miliar

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:50 WIB

Kebutuhan 7.000 Kantong Darah Perbulan, PMI Palembang Masih Kekurangan 2.000 Kantong

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:17 WIB

EMERGENCY! Pengamat Minta Gubernur Tetapkan Sumsel sebagai Provinsi Siaga ISPA

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:48 WIB

CACA-FPMP Desak APH Bongkar Skandal Rp70 Miliar Sekretariat DPRD Sumsel

Berita Terbaru