Sengketa Lahan PTPN VII, Gubernur Sumsel Gelar Dialog

- Jurnalis

Jumat, 13 September 2019 - 23:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H Herman Deru, Kamis (12/9) malam mengelar dialog dengan melibatkan pihak-pihak yang bersengketa dengan harapan persoalan ini bisa selesai tanpa ada pihak yang dirugikan.

Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H Herman Deru, Kamis (12/9) malam mengelar dialog dengan melibatkan pihak-pihak yang bersengketa dengan harapan persoalan ini bisa selesai tanpa ada pihak yang dirugikan.

WIDEAZONE.COM, PALEMBANG — Tidak ingin persoalan sengketa lahan antara masyarakat desa Betung Kecamatan Lubuk Keliat Kabupaten Ogan Ilir dengan pihak perusahaan PTPN VII berlarut-larut. Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H Herman Deru, Kamis (12/9) malam mengelar dialog dengan melibatkan pihak-pihak yang bersengketa dengan harapan persoalan ini bisa selesai tanpa ada pihak yang dirugikan.

Dalam pertemuan yang digelar di Griya Agung sekitar pukul 20.15 WIB tersebut, Herman Deru menyimak dengan seksama penjelasan terkait dengan persoalan sengketa tanah yang terjadi bertahun-tahun di Kabupaten Ogan Ilir tersebut.

Dedi Krisna selaku Humas Gerakan Tani Sumsel Desa Betung Kecamatan Lubuk Keliat Kabupaten Ogan Ilir dihadapan gubernur kali ini memberikan apresiasi pada Gubernur Herman Deru yang telah bersedia meluangkan waktu di tengah kesibukannya menjalankan tugas sebagai pemimpin daerah. Namun masih dapat menyimak secara langsung upaya penyelesaian permasalahan lahan yang menurut mereka selama ini cukup sulit dituntaskan.

“Kami yakin dan percayo bapak Gubernur tidak berpihak . Baru inilah Gubernur yang peduli dengan rakyatnyo. Mengajak kami diskusi untuk nyelesaike masalah ini dengan niat yang tulus. Jadi kami yakin dan percayo ini akan selesai dengan hadirnyo beliau,” ungkapnya.

Upaya penyelesaian sengketa lahan ini juga dihadiri Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan Provinsi Sumsel Edward Candra yang pada saat yang sama juga ikut memberikan masukan pada Gubernur.

Baca Juga:  7 Penjaga Terakhir Warisan Palembang Dilantik, Ratu Dewa: Jangan Sampai Sejarah Tergusur Pembangunan

Gubernur Sumsel H Herman Deru menanggapi paparan warga dan pihak terkait menegaskan, sebenarnya sudah ada progres kemajuan untuk penyelesaian masalah lahan ini, karena itu dirinya mengaku akan serius dalam penyelesaiannya. Salah satunya jalan yang ditempuh yakni membuat tim. tim ini nantinya akan bertugas melakukan investigasi dilapangan.

“Aspirasi masyarakat muncul terkait dengan masalah lahan ini, saya baru beberapa bulan dilantik menjadi Gubernur Sumsel. Disini saya tegaskan, saya ingin tau secara detail permasalahan yang terjadi. Makanya malam ini saya ingin mendengar secara langsung duduk persoalan yang sebenarnya,” tegas H Herman Deru.

Dia menilai dengan duduk bersama sambil berdiskusi, permasalahan ini dapat terselesaikan sesegera mungkin.

Baca Juga:  Kapolda Rony Samtana Janji Evaluasi "All-in" Soal Bentrokan Lukai Wartawan hingga Pencopotan Dirintelkam, Koalisi Pers Sumsel Desak Tanggung Jawab

“Yang penting kita punya niat yang sama ingin menyelesaikan permasalahan ini dengan baik dan hormat. Gubernur dalam hal ini hanya memfasilitasi agar masing-masing pihak tidak dirugikan terutama hak masyarakat,” imbuhnya.

Dia menegaskan Pemerintah Provinsi Sumsel dan Pemerintah Kabupaten ogan Ilir ingin menyelesaikan permasalahan ini dengan benar clean and clear.

“Menurut saya penyelesaian ini ada dua opsi yang dapat ditempuh yaitu melalui jalur hukum atau melalui dialog musyawarah. Namun jika melihat dari upaya dilakukan menunjukan hal ini diselesaikan dengan musyawarah. Artinya agar ada titik terang masing-masing pihak siapkan semua data. Aku ingin semua ini clean and clear” harapnya.

 

Sumber : Realese Humas Prov

Berita Terkait

EMERGENCY! Pengamat Minta Gubernur Tetapkan Sumsel sebagai Provinsi Siaga ISPA
CACA-FPMP Desak APH Bongkar Skandal Rp70 Miliar Sekretariat DPRD Sumsel
Kapolda Rony Samtana Janji Evaluasi “All-in” Soal Bentrokan Lukai Wartawan hingga Pencopotan Dirintelkam, Koalisi Pers Sumsel Desak Tanggung Jawab
RAPBD Perubahan Sumsel 2026 Turun Rp213 Miliar, Belanja Daerah Disepakati Rp9,5 Triliun ‎
Kinerja DPRD Sumsel 2 Tahun Dinilai Memprihatinkan: Dari Borosnya APBD hingga Lemahnya Pengawasan
KI Sumsel Sentil Parpol: Jangan Cuma Terbuka di Pusat‎
Klaim Sumsel Surplus Beras: Beras Premium 5 Kilogram Langka di Pasaran, Bulog Ngaku Stok Terbatas
Presiden Prabowo Dijadwalkan Kunjungi Karhutla di Tanjung Lago, Tiba di Palembang Siang Ini

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:17 WIB

EMERGENCY! Pengamat Minta Gubernur Tetapkan Sumsel sebagai Provinsi Siaga ISPA

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:48 WIB

CACA-FPMP Desak APH Bongkar Skandal Rp70 Miliar Sekretariat DPRD Sumsel

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:38 WIB

Kapolda Rony Samtana Janji Evaluasi “All-in” Soal Bentrokan Lukai Wartawan hingga Pencopotan Dirintelkam, Koalisi Pers Sumsel Desak Tanggung Jawab

Minggu, 27 September 2026 - 12:03 WIB

RAPBD Perubahan Sumsel 2026 Turun Rp213 Miliar, Belanja Daerah Disepakati Rp9,5 Triliun ‎

Kamis, 24 September 2026 - 12:25 WIB

Kinerja DPRD Sumsel 2 Tahun Dinilai Memprihatinkan: Dari Borosnya APBD hingga Lemahnya Pengawasan

Berita Terbaru