banner 2560x598

banner 2560x598

Rp2 Triliun Tuai Polemik, Anak Bungsu Akidi Tio Jadi Tersangka

  • Bagikan
DirIntelkam Polda Sumsel Kombes Pol Ratno Kuncoro SIK MSi memberikan keterangan terkait status dana hibah untuk Penanggulangan COVID-19 sebesar Rp2 Triliun di depan awak media di Kantor Gubernur Sumsel, Senin 2 Agustus 2021
DirIntelkam Polda Sumsel Kombes Pol Ratno Kuncoro SIK MSi memberikan keterangan terkait status dana hibah untuk Penanggulangan COVID-19 sebesar Rp2 Triliun di depan awak media di Kantor Gubernur Sumsel, Senin 2 Agustus 2021
banner 468x60

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Viralnya pemberitaan terkait sumbangan Rp2 Triliun dari keluarga Almarhum Akidi Tio yang sempat menggegerkan nusantara ternyata menuai polemik.

Sumbangan dana hibah tersebut diserahkan keluarga Almarhum pada Senin, 26 Juli 2021 secara simbolis kepada Kapolda Sumsel Irjen Pol Prof Dr Eko Indra Heri S MM yang juga disaksikan Gubernur H Herman Deru beserta Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) bertempat di Mapolda Sumsel.

Terkuaknya permasalahan tersebut, kata Direktur Intelkam Kepolisian Daerah Sumatera Selatan (Dirintelkam Polda Sumsel) Kombes Pol Ratno Kuncoro, bahwa tim yang dibentuk oleh Kapolda Sumsel sejak awal dari diterimanya secara simbolis penyerahan sumbangan dana hibah dari Keluarga Almarhum untuk diselidiki, dari Senin (26/7) lalu. “Saat ini tim masih mendalami motif terkait sumbangan tersebut. Untuk keluarga Almarhum Akidi Tio yakni anak bungsunya bernama Heriyanti ditetapkan tersangka dan tim masih melakukan penyelidikan lebih lanjut,” ungkap Kombes Ratno Kuncoro di depan awak media di dampingi Gubernur Sumsel, Tokoh Lintas Agama di Kantor Gubernur Sumsel, Senin (2/8/2021).

Kapolda Sumsel, ujar Kombes Ratno Kuncoro telah menunjuk saya dari awal untuk memimpin menyelidiki sumber dana yang dihibahkan dari keluarga Almarhum tersebut. “Untuk kejelasan lebih lanjut terkait tindak lanjut dari permasalahan, Polda Sumsel akan menggelar jumpa pers pada Sore ini,” ujarnya singkat.

Sementara itu, Gubernur H Herman Deru meminta Polda Sumsel menindak tegas pelaku yang telah membuat gaduh terkait sumbangan dana hibah untuk Tanggulangi COVID-19. “Meminta pihak Kepolisian untuk menindak tegas apa yang diperbuat secara individu atau atas nama keluarganya,” tegasnya.

Laporan Abrar Vandozer

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *