banner 2560x598

banner 2560x598

Ribuan Izin Dicabut, Berikut Kriterianya

  • Bagikan
Ilustrasi Izin Dicabut - WI
Ilustrasi Izin Dicabut - WI
banner 468x60

WIDEAZONE.com, JAKARTA | Pemerintah mencabut sebanyak 2078 izin perusahaan pertambangan mineral dan batu bara [minerba] karena tidak pernah menyampaikan rencana kerja, Kamis [6/1/2022].

Pernyataan itu disampaikan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, di Istana Kepresidenan, Bogor, Jawa Barat, seperti dikutip dari laman Setkab, Senin [10/1/2022]. 

“Izin yang sudah bertahun-tahun telah diberikan tetapi tidak dikerjakan, ini menyebabkan tersanderanya pemanfaatan sumber daya alam untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat,” imbuhnya.

Pemerintah terus memperbaiki tata kelola sumber daya alam agar ada pemerataan, transparan dan adil, untuk mengoreksi ketimpangan, ketidakadilan, dan kerusakan alam. Untuk itu, izin-izin pertambangan, kehutanan, dan penggunaan lahan negara terus dievaluasi secara menyeluruh.

“Izin-izin yang tidak dijalankan, yang tidak produktif, yang dialihkan ke pihak lain, serta yang tidak sesuai dengan peruntukan dan peraturan, kita cabut,” tegas Presiden. 

Kedua, hari ini pemerintah juga mencabut sebanyak 192 izin sektor kehutanan seluas 3.126.439 hektare. Izin-izin ini dicabut karena tidak aktif, tidak membuat rencana kerja, dan ditelantarkan.

Ketiga, untuk Hak Guna Usaha [HGU] perkebunan yang ditelantarkan seluas 34,448 hektare, hari ini juga dicabut. Dari luasan tersebut, sebanyak 25.128 hektare adalah milik 12 badan hukum dan sisanya seluas 9.320 hektare merupakan bagian dari HGU yang telantar milik 24 badan hukum.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *