Ratu Dewa Tinggalkan Mobil Dinas Gunakan Teman Bus

- Jurnalis

Selasa, 4 November 2025 - 14:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Pada pekan pertama bulan ini, Wali Kota Palembang Ratu Dewa meninggalkan mobil dinasnya dan beralih menggunakan moda transportasi publik Teman Bus menuju lokasi giatnya, Selasa 4 November 2025.

Komitmen tersebut dilakukannya untuk mendukung Gerakan Nasional Kembali ke Angkutan Umum [GNKAU].

Dengan mengenakan seragam dinas, Ratu Dewa tampak santai dan akrab dengan penumpang lain dalam perjalanan dari titik pemberhentian bus di Tanjung Pisang dekat kediamannya menuju Jalan Radial [tempat kegiatan].

Langkah ini merupakan implementasi nyata dari kebijakan Pemerintah Kota [Pemkot] Palembang yang mewajibkan seluruh Aparatur Sipil Negara [ASN] dan pegawai di lingkungan Pemkot untuk menggunakan transportasi umum setiap Selasa pada minggu pertama setiap awal bulan.

Baca Juga:  Ratu Dewa Ajak Warga Perkuat Persaudaraan Saat Salat Idulfitri di Masjid Agung Palembang

Kebijakan ini tertuang dalam Surat Edaran Wali Kota dan bertujuan untuk mengurangi kemacetan, menekan polusi, serta menjadikan ASN sebagai teladan bagi masyarakat dalam membiasakan diri menggunakan transportasi publik.

​”Ini bukan hanya soal aturan, tetapi tentang perubahan perilaku menuju kota yang lebih tertib, nyaman, dan berkelanjutan,” ujar Ratu Dewa di sela perjalanannya.

Baca Juga:  Apel Gabungan di BKB, Ratu Dewa: Pelayanan Masyarakat Harus Optimal

​Dalam perjalanan, Ratu Dewa juga terlihat berinteraksi dengan penumpang, menanyakan langsung mengenai kenyamanan dan pelayanan Teman Bus.

“Kita ingin masyarakat melihat bahwa angkutan umum seperti LRT, Teman Bus, dan Feeder Bus kita sudah nyaman dan layak digunakan sehari-hari. ASN harus menjadi pelopor,” tegasnya.

Aksi Wali Kota Ratu Dewa ini diharapkan dapat semakin mendorong peningkatan minat masyarakat Palembang untuk beralih ke angkutan umum, seiring dengan semakin lengkapnya infrastruktur transportasi publik di Kota Pempek. [Abror Vandozer/red]

Berita Terkait

Dualisme PB-PGRI Membara, Nasib PGRI di 17 Kabupaten/Kota Sumsel Disorot: Zulinto Angkat Suara
10 Catar Akpol Mundur, Polda Sumsel Perketat Tahapan Ujian
Opsgaktibplin di 11 Polsek Polda Sumsel: Pelanggaran Administratif hingga Urine Positif
Dua Sopir Angkot di Palembang Nyambi Maling Motor Diringkus
Warga hingga Wisatawan Antusias CFD, Jadi Agenda Mingguan
Herman Deru dan Bobby Nasution Pastikan Pemulangan 16 Jenazah Korban Bus ALS Ditanggung Pemerintah
Zulinto Mengutuk Keras Aksi Biadab Pelaku Rudapaksa Anak SD di Gandus, Desak Polisi Segera Tangkap!
Warga Protes Batching Plant PT ARS, DLH PALI Sebut Izin Doklin Belum Ada

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 20:31 WIB

Dualisme PB-PGRI Membara, Nasib PGRI di 17 Kabupaten/Kota Sumsel Disorot: Zulinto Angkat Suara

Senin, 11 Mei 2026 - 14:17 WIB

10 Catar Akpol Mundur, Polda Sumsel Perketat Tahapan Ujian

Minggu, 10 Mei 2026 - 17:15 WIB

Opsgaktibplin di 11 Polsek Polda Sumsel: Pelanggaran Administratif hingga Urine Positif

Minggu, 10 Mei 2026 - 16:12 WIB

Dua Sopir Angkot di Palembang Nyambi Maling Motor Diringkus

Minggu, 10 Mei 2026 - 10:59 WIB

Warga hingga Wisatawan Antusias CFD, Jadi Agenda Mingguan

Berita Terbaru

Ratusan peserta Catar Akpol 2026 tengah menjalani tes strategis berupa Computer Assisted Test [CAT] Asesmen Mental Ideologi [AMI] serta Inventory Penelusuran Mental Kepribadian [PMK], Senin 11 Mei 2026.

Headlines

10 Catar Akpol Mundur, Polda Sumsel Perketat Tahapan Ujian

Senin, 11 Mei 2026 - 14:17 WIB