Ratu Dewa Dorong Optimalisasi Aset Pelindo di Sungai Lais untuk Kawasan Industri

- Jurnalis

Senin, 5 Januari 2026 - 19:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Audiensi antara Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, dan General Manager PT Pelabuhan Indonesia [Persero] Regional 2 Palembang, Nunu Husnul Khitam, berlangsung pada Senin 5 Januari 2025, di Ruang Audiensi Lantai 8 Kantor Sekretariat Daerah Kota Palembang.

Audiensi antara Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, dan General Manager PT Pelabuhan Indonesia [Persero] Regional 2 Palembang, Nunu Husnul Khitam, berlangsung pada Senin 5 Januari 2025, di Ruang Audiensi Lantai 8 Kantor Sekretariat Daerah Kota Palembang.

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Pemerintah Kota [Pemkot] Palembang terus mendorong optimalisasi aset strategis guna mendukung pertumbuhan ekonomi dan pengembangan infrastruktur kota.

Satu di antara langkah konkret dilakukan melalui audiensi antara Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, dan General Manager PT Pelabuhan Indonesia [Persero] Regional 2 Palembang, Nunu Husnul Khitam, berlangsung pada Senin 5 Januari 2025, di Ruang Audiensi Lantai 8 Kantor Sekretariat Daerah Kota Palembang.

Pertemuan tersebut membahas rencana pemanfaatan aset milik PT Pelindo seluas kurang lebih 200 hektare yang terletak di kawasan Sungai Lais, Palembang. Audiensi ini juga turut dihadiri oleh sejumlah Organisasi Perangkat Daerah [OPD] terkait di lingkungan Pemerintah Kota Palembang, termasuk Dinas Perhubungan dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang [PUPR].

Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, menyambut baik inisiatif tersebut dan menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan BUMN dalam mengelola aset strategis untuk kepentingan pembangunan kota. Ia menyampaikan bahwa saat ini aset tersebut tengah dalam tahap penyusunan feasibility study [FS] sebagai dasar perencanaan pemanfaatan lahan.

Baca Juga:  Siap-siap Pembuang Sampah Sembarangan di Palembang Ditindak!

“Tadi saya sudah minta untuk dikoordinasikan dengan pihak Pemerintah Kota, baik itu dengan Dinas Perhubungan maupun PUPR,” ujar Ratu Dewa.

Lebih lanjut, Ratu Dewa menyoroti urgensi pembukaan akses menuju kawasan Sungai Lais. Menurutnya, keberadaan jalan akses yang memadai sangat penting untuk mengurangi kepadatan lalu lintas, khususnya akibat mobil-mobil bertonase besar yang selama ini masuk melalui kawasan Bom Baru.

“Yang penting buat kita adalah membuka akses ke sana, sehingga tidak terjadi lagi krodit mobil-mobil bertonase besar yang masuk ke Bom Baru,” tambahnya.

Ia juga mengusulkan pembangunan jalan lingkar timur sebagai solusi jangka panjang untuk mengurai kemacetan dan mendukung kelancaran distribusi logistik di wilayah tersebut. “Jika dilakukan pembuatan jalan lingkar timur, tingkat kemacetan bisa berkurang. Dan itu bisa menjadi solusi,” tegasnya.

Dalam waktu dekat, Pemerintah Kota Palembang bersama PT Pelindo juga akan menggelar Focus Group Discussion [FGD] untuk membahas lebih lanjut rencana pembukaan akses ke kawasan Sungai Lais.

Baca Juga:  Pertaminan EP Zona 4 Torehkan Prestasi Gemilang

FGD ini diharapkan dapat menjadi forum strategis untuk menyatukan pandangan dan menyusun langkah-langkah konkret dalam merealisasikan proyek tersebut.

Menariknya, dalam audiensi tersebut juga terungkap bahwa sejumlah investor telah menunjukkan minat untuk berinvestasi di kawasan Sungai Lais. Hal ini membuka peluang besar bagi pengembangan kawasan tersebut menjadi pusat industri baru di Palembang.

“Kata GM-nya tadi juga, sudah ada beberapa investor yang melirik untuk pembangunan wilayah tersebut, khususnya di pelataran kawasan Sungai Lais,” ungkap Ratu Dewa.

Dengan adanya kolaborasi antara Pemkot Palembang dan PT Pelindo, diharapkan kawasan Sungai Lais dapat berkembang menjadi kawasan industri terpadu yang tidak hanya mendukung pertumbuhan ekonomi lokal, tetapi juga menciptakan lapangan kerja baru dan meningkatkan daya saing Kota Palembang di tingkat nasional maupun internasional. [AbV/red]

Berita Terkait

Polemik Parkir Rajawali Belum Usai, Komisi II DPRD Palembang Desak Tindak Lanjut Kasus Dugaan Perusakan
PLN Siap Suplai Listrik Andal untuk Ekspansi BDx
PLN UID S2JB Tebar Kepedulian Lewat Qurban untuk Masyarakat Sekitar
PLN UID S2JB Siaga Iduladha 1447 H, Pastikan Pasokan Listrik Andal untuk Masyarakat
Gubernur Herman Deru Dukung FESyar Regional Sumatera 2026 untuk Perkuat Ekonomi dan Keuangan Syariah
Wagub Cik Ujang Dorong Peluang Investasi Sumsel dalam Forum Tokoh Politik dan Bisnis Tiongkok–Indonesia
Gaya Hidup Cerdas 2026, Strategi Anak Muda Sumsel Bangun Dana Darurat Lewat Sinergi Pesirah
Bank Sumsel Babel Percepat Digitalisasi Transaksi dan Layanan Publik

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 19:08 WIB

Polemik Parkir Rajawali Belum Usai, Komisi II DPRD Palembang Desak Tindak Lanjut Kasus Dugaan Perusakan

Selasa, 2 Juni 2026 - 14:28 WIB

PLN Siap Suplai Listrik Andal untuk Ekspansi BDx

Jumat, 29 Mei 2026 - 17:34 WIB

PLN UID S2JB Tebar Kepedulian Lewat Qurban untuk Masyarakat Sekitar

Kamis, 28 Mei 2026 - 16:32 WIB

PLN UID S2JB Siaga Iduladha 1447 H, Pastikan Pasokan Listrik Andal untuk Masyarakat

Selasa, 26 Mei 2026 - 21:25 WIB

Gubernur Herman Deru Dukung FESyar Regional Sumatera 2026 untuk Perkuat Ekonomi dan Keuangan Syariah

Berita Terbaru

Akademisi Fakultas Hukum Universitas PGRI Palembang, Dr Dadang Apriyanto SH MH

Headlines

Mengakhiri Polemik PGRI: Hormati Putusan Inkrah Pengadilan

Jumat, 5 Jun 2026 - 21:18 WIB