banner 2560x598

banner 2560x598

PWI Anulir Penghargaan untuk Walikota Bekasi

  • Bagikan
Logo Persatuan Wartawan Indonesia [PWI]
Logo Persatuan Wartawan Indonesia [PWI]
banner 468x60

WIDEAZONE.com, JAKARTA | Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia [PWI] Pusat Atal S Depari menganulir penghargaan Anugerah Kebudayaan PWI yang bakal diterima Walikota Bekasi Rahmat Effendi.

Selaku penanggung jawab Hari Pers Nasional [HPN], Atal mengatakan tetap memberikan penghargaan tersebut ke pada sembilan bupati/walikota pada HPN 2022 yang akan diselenggarakan pada Februari mendatang di Kendari, Sulawesi Tenggara.

Tindakan menganulir tersebut diambil Atal setelah Wali Kota Bekasi itu terjaring Operasi Tangkap Tangan Komisi Pemberantasan Korupsi [OTT KPK], Rabu [5/1/2022]. “OTT ini telah mengakibatkan dia cacat hukum terkait korupsi, sehingga kami perlu menganulir penghargaan yang bakal ia terima tersebut, demi menyelamatkan yang lain,” tutur Atal saat kunjungan kerjanya di Lampung semalam di Lampung.

Keputusan tersebut diambil Atal, setelah bermusyawarah dengan Sekretaris Jenderal PWI Mirza Zulhadi, Ketua Pelaksana AK-PWI Yusuf Susilo Hartono, dan mendengar masukan Tim Juri AK-PWI, beberapa saat setelah berita penangkapan Rahmat meledak di media arus utama, maupun viral di media sosial Tanah Air.

Sudah Ditulis dalam Edaran

Di tempat terpisah Ketua pelaksana AK_PWI Yusuf Susilo Hartono menjelaskan Tim Juri yang diketui Agus Dermawan T, pada 16 Desember 2021 lalu telah memutuskan dan menetapkan 10 bupati/ wali kota penerima AK-PWI 2022, salah satunya Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi.

Keputusan itu ditetapkan setelah melakukan serangkaian proses penilaian proposal, video pada babak penyisihan, dan wawancara langsung pada babak final, dalam rentang waktu November-Desember 2021.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *