PUPR Palembang Janji Oktober Penanganan bagi Warga Karya Baru: Alat Berat Terbatas

- Jurnalis

Selasa, 16 September 2025 - 17:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabid SDA PUPR Palembang RA Marlina Sylvia

Kabid SDA PUPR Palembang RA Marlina Sylvia

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Kabid Sumber Daya Air [SDA], Irigasi dan Limbah PUPR Palembang, RA Marlina Sylvia mengatakan akan bergerak cepat dalam penanganan persoalan banjir bagi warga Maskarebet Jalan Arinisalon RT 38 RW 11 Kelurahan Karya Baru, Kecamatan Alang Alang Lebar.

“Dalam waktu dekat, pengerjaan talud atau tanggul segera dilaksanakan pada pertengahan — akhir Oktober tahun ini,” ungkapnya saat memberikan keterangan pers pada Selasa 16 September 2025.

Dengan sisa waktu, hanya bisa dikerjakan beberapa puluh meter saja, mungkin pengerjaannya nanti belum tuntas. “Meski belum tuntas dalam tahun ini, tapi menjadi target untuk dituntaskan, selama masih terdapat anggarannya,” ujarnya.

Baca Juga:  Klaim Sumsel Surplus Beras: Beras Premium 5 Kilogram Langka di Pasaran, Bulog Ngaku Stok Terbatas

Soal anggaran pengendalian banjir, telah banyak disiapkan pak RDPS, sebut Marlina, namun memang ada kendala di masyarakatnya, kenapa? Saat pihaknya menganalisa banyak perdebatan saat pengerjaan. “Menyikapi ini, kita perlu dukungan mereka [masyarakat]. Bila sepakat untuk kepentingan bersama, mengembalikan jalan aliran air tersebut untuk normalisasi sungai,” urainya.

20 Lokasi Antrian Area Terdampak

Soal alat berat, dia berujar terbatas, saat ini PUPR Palembang hanya memilik empat amphibious, excavator standar dan empat mini excavator.

Baca Juga:  81 Pejabat Pemkot Palembang Dilantik, Pesan Tegas Ratu Dewa untuk Dua Kepala OPD hingga Jajaran...

“Empat amphibious di antaranya satu dalam keadaan rusak, dua masih baru, dan satunya lagi kondisinya sudah tua namun bisa beroperasi, sedangkan lokasi antrian mencapai 20,”

“Keseluruhan antrian ini menunggu untuk ditindaklanjuti, makin banyak alat berat makin cepat kerjanya,”

Kebutuhan akan amphibious, minimal 10 unit, namun maksimal 21 itu lebih baik. “Karena sesuai dengan kondisi area wilayah yang tetdampak,” tukasnya.

Laporan/Editor Abror Vandozer

Berita Terkait

Fakta Terungkap di Persidangan Usai 15 Tahun Warga Kenten Raya Tercekik Krisis Air Bersih Tirta Betuah
Polres OKU Timur Matangkan Operasi Sikat I Musi 2026
‎5 Kepala Dinas hingga Staf Ahli Dirolling, Wali Kota Palembang Minta Rencana Aksi 100 Hari Kerja
Kualitas Udara Pangkalan Balai Tidak Sehat, AQI Capai 179
Petani di Banyuasin Tewas di Tangan Anaknya Gegara Lahan
DPRD Palembang Bilang PT Green SM “Ngampuk” Jangan Seenaknya Meski Punya “Orang Kuat”
ISPU Palembang di Angka 209, DPRD: 2.222 Siswa Terpapar ISPA, PJJ Tetap Lanjut
Dari Anak Yatim hingga Jadi Nahkoda Dishub Palembang: Kisah Panjang Sariyansyah Ismail

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 16:07 WIB

Fakta Terungkap di Persidangan Usai 15 Tahun Warga Kenten Raya Tercekik Krisis Air Bersih Tirta Betuah

Rabu, 23 September 2026 - 15:18 WIB

Polres OKU Timur Matangkan Operasi Sikat I Musi 2026

Jumat, 18 September 2026 - 17:33 WIB

‎5 Kepala Dinas hingga Staf Ahli Dirolling, Wali Kota Palembang Minta Rencana Aksi 100 Hari Kerja

Jumat, 18 September 2026 - 11:05 WIB

Kualitas Udara Pangkalan Balai Tidak Sehat, AQI Capai 179

Selasa, 15 September 2026 - 13:16 WIB

DPRD Palembang Bilang PT Green SM “Ngampuk” Jangan Seenaknya Meski Punya “Orang Kuat”

Berita Terbaru

Bayumi AP SE MSi [Ketua Komunitas dan Praktisi Pendidikan

Opini

Membaca Hasil PISA 2025: Jangan Terjebak Angka! ‎

Rabu, 23 Sep 2026 - 15:47 WIB

Kapolres OKU Timur AKBP Dr Lalu Hedwin Hanggara SIK SH MH MSi mematangkan persiapan Operasi Sikat I Musi 2026 dengan gelaran Latihan Pra Operasi [Latpra] di Aula Setya 38 Mapolres OKU Timur, Rabu 23 September 2026.

Headlines

Polres OKU Timur Matangkan Operasi Sikat I Musi 2026

Rabu, 23 Sep 2026 - 15:18 WIB

Kualitas udara di wilayah Pangkalan Balai, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, terpantau berada pada kategori tidak sehat, Jumat 18 September 2026, pagi.

Banyuasin

Kualitas Udara Pangkalan Balai Tidak Sehat, AQI Capai 179

Jumat, 18 Sep 2026 - 11:05 WIB