Kedatangan mereka ke Komisi 1, guna mengadukan nasib mereka yang tak pernah mendapatkan bantuan bantuan langsung tunai dana desa (BLT-DD).
Suhainah (68), warga desa Lubuk Sakti mengatakan, kami tidak pernah sama sekali mendapatkan bantuan BLT DD, padahal kami ini, warga masyarakat tidak mampu.
“Padahal anak saya banyak, ditambah lagi cucuk saya merupakan anak yatim yang masih sekolah semua, sedangkan pekerjaan saya cuma tukang urut tradisional di desa,” ucapnya dengan nada kecewa.
Lanjut Suhainah, di desa kami cara pembagian uang BLT sebeaar Rp600 ribu itu di bagi tiga.
“Jadi satu kepala keluarga (KK) hanya mendapat Rp 200 ribu dan tahap kedua ini yang menerima Uang BLT itu, tak mau uangnya di bagi 3 lagi,” urainya.
Emak-emak dalam kesempatan itu menuturkan, kami sudah pernah melapor ke pemerintah setempat, yakni Ketua BPD yang bernama Darmadi.
“Tetapi bukannya ditanggapi malah kami diusir,” tutur masyarakat Lubuk Sakti.
Saat menerima keluhan dari emak-emak, anggota DPRD OI yang menjabat sebagai Ketua Komisi 1, Zahruddin SE mengatakan, mereka ini adalah masyarakat desa Lubuk Sakti yang tak mendapatkan bantuan BLT DD.
“Padahal mereka ini, masyarakat tidak mampu dan belum pernah sekali pun mendapatkan bantuan,” kata Zahruddin.
“Namun mereka tidak menyebutkan dari parpol apa,” ucapnya.
Pada kesempatan itu, Ketua Komisi 1 DPRD OI menyampaikan, hari senin nanti kami baru akan memanggil secara kolektif salah satu perwakilan dari desa-desa yang bermasalah, kades dan juga camatnya.
“Seperti desa Sungai Pinang, Sri Dalam kecamatan Tanjung Raja, desa Soak Batok, Lubuk Sakti, dan desa Tebing Gerinting Utara,” ujarnya.
Ia menambahkan, pada Senin nanti juga kami akan memanggil ketua Bansos pak Irawan.
“Untuk mengetahui acuan sasaran BLT DD dan BST. Warga mana yang memang harus dapat dan yang tidak dapat,” jelasnya.
Laporan Rosita Dewi
Editor Abror Vandozer



![Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika [Kominfo] Kota Palembang, Kemas Haikal saat mendampingi Wali Kota Ratu Dewa.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261024-WA0003-225x129.jpg)

![Regulasi Izin Pertambangan Rakyat [IPR] dan tata kelola distribusi bahan bakar minyak [BBM] menjadi fokus pembahasan Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Selatan [Sumbagsel] bersama Kejaksaan Tinggi Kepulauan Bangka Belitung.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261023-WA0026-225x129.jpg)
![Massa Corporation Anti Corruption Agency Sumatera Selatan [CACA Sumsel] menggeruduk Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan [Kejati Sumsel], Jumat 23 Oktober 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261023-WA0012_copy_1489x694-225x129.jpg)
![Kota Palembang menggandeng Rumah Sakit Permata Palembang melalui penandatanganan nota kesepahaman [Memorandum of Understanding/MoU] yang dirangkaikan dengan kegiatan donor darah, Kamis 22 Oktober 2026, di RS Permata Palembang.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261022-WA0007-225x129.jpg)

![Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika [Kominfo] Kota Palembang, Kemas Haikal saat mendampingi Wali Kota Ratu Dewa.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261024-WA0003-129x85.jpg)

![Regulasi Izin Pertambangan Rakyat [IPR] dan tata kelola distribusi bahan bakar minyak [BBM] menjadi fokus pembahasan Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Selatan [Sumbagsel] bersama Kejaksaan Tinggi Kepulauan Bangka Belitung.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261023-WA0026-129x85.jpg)
![Massa Corporation Anti Corruption Agency Sumatera Selatan [CACA Sumsel] menggeruduk Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan [Kejati Sumsel], Jumat 23 Oktober 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261023-WA0012_copy_1489x694-129x85.jpg)
![Kota Palembang menggandeng Rumah Sakit Permata Palembang melalui penandatanganan nota kesepahaman [Memorandum of Understanding/MoU] yang dirangkaikan dengan kegiatan donor darah, Kamis 22 Oktober 2026, di RS Permata Palembang.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261022-WA0007-129x85.jpg)


![Pengamat politik Sumatera Selatan sekaligus Sekretaris Wilayah Asosiasi Ilmu Politik Indonesia [AIPI] Sumsel, Ahmad Haekal Al-Haffafah.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261021-WA0001-360x200.jpg)
![Corporation Anti Corruption Agency Sumatera Selatan [CACA-Sumsel] bersama PB Front Pemuda Merah Putih [FPMP] dalam aksi unjuk rasa di Kantor DPRD Provinsi Sumatera Selatan, Selasa 20 Oktober 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261020-WA0016_copy_1519x678-360x200.jpg)

