PTMEP Harapkan Masyarakat Muba Migrasi KWH Meter Pascabayar Jadi Prabayar

- Jurnalis

Jumat, 25 Juni 2021 - 21:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PT MEP melakukan sosialisasi Migrasi KWH Meter di Desa Tanjung Agung Timur

PT MEP melakukan sosialisasi Migrasi KWH Meter di Desa Tanjung Agung Timur

WIDEAZONE.com, MUBA | PT Muba Electrik Power kembali sosialisasikan Migrasi KWH Meter dari pascabayar menjadi prabayar kepada pelanggan-pelanggannya di Kecamatan Lais, Kabupaten Musi Banyuasin, Jumat (25/06/2021).

Kali ini sasaran pihak PT MEP melakukan sosialisasi Migrasi KWH Meter di Desa Tanjung Agung Timur. Sosialisasi ini sendiri dilakukan secara dari rumah ke rumah atau lebih dikenal ‘door to door‘ yang dimulai dari pukul 08:00 hingga sore hari pukul 16:00 WIB.

“Ya hari ini hari ke tiga kita lakukan sosialisasi Migrasi KWH Meter dari pascabayar menjadi prabayar kepada seluruh pelanggan kita di Desa Tanjung Agung Timur. Sebelumnya ada dua desa yang kita sudah sosialisasikan, yaitu Desa Tanjung Agung Selatan dan Tanjung Agung Barat. Besok hari terakhir kita di wilayah Tanjung Agung yaitu Tanjung Agung Utara,” ujar Direktur Utama PT MEP Augie Bunyamin saat diwawancarai awak media seusai sosialisasi.

Baca Juga:  PLN UID S2JB Tebar Kepedulian Lewat Qurban untuk Masyarakat Sekitar

Ia juga berharap kepada seluruh pelanggan PT MEP tidak hanya di wilayah Tanjung Agung saja, melainkan di seluruh wilayah kerja PT MEP dalam Kabupaten Musi Banyuasin untuk tidak sungkan-sungkan untuk mengganti KWH Meternya menjadi KWH Meter prabayar.

“KWH Meter prabayar itu sangatlah menguntungkan bagi pelanggannya. Karena keborosan pemakaian listrik bisa diatur sendiri oleh pelanngan dengan cara mengurangi pemakaian listrik itu sendiri. Misalnya jika malam hari lampu-lampu yang tidak terpakai dapat di matikan dan lainnya sebagainya,” katanya.

Baca Juga:  Gubernur Herman Deru Dukung FESyar Regional Sumatera 2026 untuk Perkuat Ekonomi dan Keuangan Syariah

“Kita akan terus berusaha memberikan pelayanan yang prima bagi pelanggan kita dan kalaupun ada keluhan silahkan hubungi call center kita yang selalu standby menerima kritik dan saran,” tambahnya.

Sementara itu, Nurhendi warga Dusun II mengatakan, bahwa ia sangat mendukung pihak PT MEP untuk menyarankan kepada masyarakat mengganti KWH Meternya menjadi prabayar.

“Tentu ini kabar gembira bagi kami (pelanggan). Jadi, ke depannya kami dapat mengatur sendiri pemakaian listrik kami, sehingga dapat menghemat listrik. Saya juga berharap ke depan PT MEP dapat lebih mendengar keluhan kami selaku pelanggan,” pungkasnya. (nora/ril)

Berita Terkait

Medco E&P Grissik Dukung Budidaya Lele, Dorong Kemandirian Ekonomi Masyarakat
Perumda Tirta Musi Pastikan Pasokan Air Bersih Aman Selama Kemarau, Perluasan Jaringan Jadi Tantangan
Soal Belasan Rumah Warga Retak Imbas Proyek Tower Bank Mandiri, Adhi Karya: Perbaikan Siap, Nilai Ganti Rugi Belum Ada Titik Tengah
Federal Oil Edukasi Pengguna Motor Matic di Palembang Lewat Feders Gathering 2026
Polemik Parkir Rajawali Belum Usai, Komisi II DPRD Palembang Desak Tindak Lanjut Kasus Dugaan Perusakan
PLN Siap Suplai Listrik Andal untuk Ekspansi BDx
Bus Palala Jurusan Padang Terbakar di Jalintim, 38 Penumpang Nyaris Terpanggang
PLN UID S2JB Tebar Kepedulian Lewat Qurban untuk Masyarakat Sekitar

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:27 WIB

Medco E&P Grissik Dukung Budidaya Lele, Dorong Kemandirian Ekonomi Masyarakat

Selasa, 14 Juli 2026 - 11:51 WIB

Perumda Tirta Musi Pastikan Pasokan Air Bersih Aman Selama Kemarau, Perluasan Jaringan Jadi Tantangan

Senin, 13 Juli 2026 - 16:26 WIB

Soal Belasan Rumah Warga Retak Imbas Proyek Tower Bank Mandiri, Adhi Karya: Perbaikan Siap, Nilai Ganti Rugi Belum Ada Titik Tengah

Jumat, 12 Juni 2026 - 21:50 WIB

Federal Oil Edukasi Pengguna Motor Matic di Palembang Lewat Feders Gathering 2026

Selasa, 2 Juni 2026 - 19:08 WIB

Polemik Parkir Rajawali Belum Usai, Komisi II DPRD Palembang Desak Tindak Lanjut Kasus Dugaan Perusakan

Berita Terbaru