“Polemik PPPK” Guru Honorer Tuntut Janji Pemkot Palembang

- Jurnalis

Kamis, 7 Juli 2022 - 12:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Forum Guru Honorer Palembang David Syahputra

Ketua Forum Guru Honorer Palembang David Syahputra

RATUSAN guru honorer yang tergabung dalam Persatuan Guru Republik Indonesia [PGRI] Sumatera Selatan mempertanyakan upaya pemerintah kota [Pemkot] atas usulan pengangkatan menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja [PPPK].

Lantaran, besok adalah hari terakhir untuk mengisi e-Formasi dalam pengangkatan PPPK. 

“Hari ini dan esok terakhir mengisi e-Formasi, karena e-Formasi itu dikunci dan berakhir besok,” kata Ketua Forum Guru Honorer Palembang David Syahputra usai melakukan konsolidasi di Kantor PGRI Palembang, Kamis [07/07/2022].

Dijelaskan David, kami mendapat kabar bahwa Pemkot Palembang belum sama sekali membuka atau pun hanya sedikit membuka peluang dalam e-Formasi PPPK kota Palembang. “Sedangkan guru yang dibutuhkan sebanyak 3500,” ujarnya. 

Berkaitan dengan itu, sambung David jika Pemkot hanya mengajukan sedikit, artinya 2000 hingga 3000 terancam belum bisa diangkat PPPK. 

Baca Juga:  Zulinto Nyatakan Klaim Ketua Mandat PGRI Sumsel Riza Pahlevi Ilegal "Pembegalan Organisasi" Instruksikan Kuasa Hukum Lapor Polisi

“Rata rata mereka sudah bekerja di atas 3 sampai dengan 15 tahun  dan ini gabungan dari guru yang melingkupi SD dan SMP,” tegasnya. 

Saat ini, diketahui Forum Guru Honorer tersebut mendatangi Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia [BKPSDM] Palembang. 

Sementara itu, Ketua PGRI Sumsel H Ahmad Zulinto mengharapkan seluruh guru honorer baik itu yang sudah lulus passing grade atau pun itu B2, B3 dan B4, ini kan jelas terdapat usulan Dinas Pendidikan itu sudah jelas bahwa ada 4272. “Hal ini sudah diperhitungkan dalam dana alokasi umum [DAU], artinya semuanya itu sudah dikalkulasikan gaji pokoknya,” ujar Zulinto.

Baca Juga:  Aktivasi IMEI Ilegal di 12 Ribu Telepon Seluler Asal Luar Negeri Terbongkar! Empat Tersangka Diciduk

Kenapa kita tidak mau mengambilnya? sambung Zulinto, sedangkan kekurangan guru ini sudah sangat signifikan.

Menurut Zulinto daerah itu hanya menyediakan tunjangan saja, dan tunjangan itu sesuai dengan kemampuan daerah. Kalau daerah tidak mampu, samakan saja, itu pun saya pertanyakan dengan Kemenkeu, itu urusan daerah!

“Hal ini sudah disetujui saat saya menghadiri Rakornas di Jakarta. Dan Pak Sekda saat memimpin rapat di Jogja juga sudah setuju 3500, pada saat tiba si Palembang juga disampaikan ke Pak Walikota, beliau pun setuju. Artinya kita harus dapat mencerna apa yang dikatakan Pimpinan [Walikota],” tegasnya.

Laporan Hasan Basri | Editor Abror Vandozer

Berita Terkait

Kasus Dugaan Pemalsuan Dokumen PGRI Resmi Bergeser ke Meja Penuntut
Gelombang Protes Tower Mandiri, Warga 24 Ilir Desak DPRD Gelar RDP dengan Adhi Karya dan Bank Mandiri
Bareskrim Tetapkan Teguh Sumarno dan Mansyur Arsyad sebagai Tersangka, Zulinto: Berpotensi Merembet ke Sumsel
Bangun Dulu, Urus Izin Belakangan? Polemik Tower Mandiri Jadi Sorotan
Semarak Harlah ke-28, PKB Sumsel Gelontorkan 1250 Karung Beras hingga Nobar Final Pildun 2026
Sengketa Pengelolaan Universitas PGRI Palembang Masuk Meja Hijau, YPLP PT-PGRI Sumsel Digugat‎
Medco E&P Grissik Dukung Budidaya Lele, Dorong Kemandirian Ekonomi Masyarakat
Semifinal Prancis vs Spanyol Bikin Nobar TVRI Sumsel Membludak

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 19:06 WIB

Kasus Dugaan Pemalsuan Dokumen PGRI Resmi Bergeser ke Meja Penuntut

Rabu, 22 Juli 2026 - 23:00 WIB

Gelombang Protes Tower Mandiri, Warga 24 Ilir Desak DPRD Gelar RDP dengan Adhi Karya dan Bank Mandiri

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:21 WIB

Bareskrim Tetapkan Teguh Sumarno dan Mansyur Arsyad sebagai Tersangka, Zulinto: Berpotensi Merembet ke Sumsel

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:51 WIB

Bangun Dulu, Urus Izin Belakangan? Polemik Tower Mandiri Jadi Sorotan

Minggu, 19 Juli 2026 - 14:34 WIB

Semarak Harlah ke-28, PKB Sumsel Gelontorkan 1250 Karung Beras hingga Nobar Final Pildun 2026

Berita Terbaru