PJ Walikota Ratu Dewa Kali Pertama Jajal Tower Jembatan Ampera: Keindahan Panorama Atas Sungai

- Jurnalis

Rabu, 17 Januari 2024 - 15:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kali pertama, Penjabat [PJ] Walikota H Ratu Dewa bersama eks Walikota Palembang sekaligus Anggota Komisi V DPRD RI Eddy Santana Putra menjajal tower jembatan Ampera dengan panorama ketinggian di atas sungai Musi.

Kali pertama, Penjabat [PJ] Walikota H Ratu Dewa bersama eks Walikota Palembang sekaligus Anggota Komisi V DPRD RI Eddy Santana Putra menjajal tower jembatan Ampera dengan panorama ketinggian di atas sungai Musi.

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Kali pertama, Penjabat [PJ] Walikota H Ratu Dewa bersama eks Walikota Palembang sekaligus Anggota Komisi V DPRD RI Eddy Santana Putra menjajal tower jembatan Ampera dengan panorama ketinggian di atas sungai Musi.

Meskipun masih terdapat kekurangan di sana sini dan perlu pembenahan, proyek tahap pertama tower jembatan Ampera sudah selesai.

Hal itu dibenarkan eks Walikota Palembang dua periode Edi Santana Putra, bahwa saya bersama Pj Walikota serta pihak Balai Besar Wilayah Sungai Sumatera [BBWSS] VIII berdiskusi agar di tahun 2024 ini semua pengerjaanya terselesaikan.

“Apabila semua beres, tinggal bagaimana Pemkot Palembang mengelolanya! Karena masyarakat juga sudah lama tentunya menunggu untuk bisa naik ke atas,” ungkapnya.

Asli, tutur Anggota Komisi V DPR RI ini, cantiknya Palembang jika dilihat dari ketinggian tower menara jembatan Ampera. Tentunya ini akan menjadi objek wisata baru bagi masyarakat kota Palembang nantinya.

Ke depannya bagaimana pengelolaan serta keseriusan Pemkot dalam mengerjakannya, tentunya ini akan dipikirkan oleh Pak Walikota. “Seperti halnya penataan parkirnya, penyediaan lif dan pengaturan waktu bagi pengunjung,” jelasnya pada Rabu 17 Januari 2024 usai menyaksikan keindahan panorama jembatan Ampera.

Baca Juga:  Gladi Upacara Penutupan TMMD ke-129 Kodim 0418 Palembang di Lapangan Sepak Bola Talang Jambe

Untuk kapasitas liftnya hanya 4 orang. Apabila dibuat 2 lift, tentunya makin cepat dan banyak pengunjung bertandang ke atas.

“Kembali lagi konsepnya hanya menikmati keindahan saja di sana dan duduk santai tanpa ada yang membuka restoran atau semacamnya. Tentunya jika ada itu orang lain yang ingin ke atas akan terlalu lama menunggu, makanya akan diatur waktunya dalam berkunjung,” ujarnya.

“Ini juga yang menjadi pembahasan kami bersama Pak Wali di atas tadi, peruntukan pembuatan tower jembatan ampera ini harusnya diberikan kepada masyarakat untuk objek wisata atau hanya untuk penyambutan tamu dari luar bersama pejabat setempat,” tambahnya.

Kemudian, kata dia, jika ini sudah selesai semua, maka kewenangan akan diserahkan kepada siapa. Saran saya Pak Wali harus bicarakan bersama pihak BBWSS VIII dan Kementerian, tetapi untuk pengelolaan rekreasi dan objek wisata biasanya akan diserahkan ke Pemkot.

Baca Juga:  Jalan 750 Meter Rampung 100 Persen, Kini Kendaraan Roda Empat Bisa Melintas

Sementara, PJ Walikota Palembang H Ratu Dewa menambahkan jika kami berdua sangat kagum akan keindahan di atas Tower pertama menara jembatan ampera.

“Seumur- umur baru kali ini saya bisa naik ke atas, di sela-sela melihat indahnya kota Palembang dari atas menara tower jembatan Ampera terjadi diskusi yang sifatnya bersama membangun kota Palembang,” jelas RD sapaan karibnya.

Mudah-mudahan pada tahap kedua renovasi menara tower selanjutnya bisa terselesaikan dengan baik. Apabila terselesaikan semua, maka masyarakat kota Pelembang akan memiliki ikon baru objek wisata.

“Saya berharap kepada semua masyarakat kota Palembang untuk bersabar dalam menanti objek wisata baru yang ada di kota kita,” tutupnya. [Abror Vandozer/red]

Berita Terkait

‎5 Kepala Dinas hingga Staf Ahli Dirolling, Wali Kota Palembang Minta Rencana Aksi 100 Hari Kerja
Kualitas Udara Pangkalan Balai Tidak Sehat, AQI Capai 179
Petani di Banyuasin Tewas di Tangan Anaknya Gegara Lahan
DPRD Palembang Bilang PT Green SM “Ngampuk” Jangan Seenaknya Meski Punya “Orang Kuat”
ISPU Palembang di Angka 209, DPRD: 2.222 Siswa Terpapar ISPA, PJJ Tetap Lanjut
Dari Anak Yatim hingga Jadi Nahkoda Dishub Palembang: Kisah Panjang Sariyansyah Ismail
Taksi Listrik Asal Vietnam Disetop! Satu Masuk Kandang Dishub, DPRD Palembang: Bila Beroperasi Ilegal
Edaran PJJ Diabaikan, SMPN 19 Palembang Tetap Gelar Kegiatan, Ngaku Sudah Izin Kadisdik

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 17:33 WIB

‎5 Kepala Dinas hingga Staf Ahli Dirolling, Wali Kota Palembang Minta Rencana Aksi 100 Hari Kerja

Jumat, 18 September 2026 - 11:05 WIB

Kualitas Udara Pangkalan Balai Tidak Sehat, AQI Capai 179

Kamis, 17 September 2026 - 20:33 WIB

Petani di Banyuasin Tewas di Tangan Anaknya Gegara Lahan

Selasa, 15 September 2026 - 13:16 WIB

DPRD Palembang Bilang PT Green SM “Ngampuk” Jangan Seenaknya Meski Punya “Orang Kuat”

Sabtu, 12 September 2026 - 13:09 WIB

Dari Anak Yatim hingga Jadi Nahkoda Dishub Palembang: Kisah Panjang Sariyansyah Ismail

Berita Terbaru

Kualitas udara di wilayah Pangkalan Balai, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, terpantau berada pada kategori tidak sehat, Jumat 18 September 2026, pagi.

Banyuasin

Kualitas Udara Pangkalan Balai Tidak Sehat, AQI Capai 179

Jumat, 18 Sep 2026 - 11:05 WIB

Suasana di sebuah rumah di kawasan Parit 9, Desa Teluk Betung, Kecamatan Pulau Rimau, Banyuasin, mendadak berubah menjadi tempat kejadian perkara berdarah, Kamis 17 September 2026.

Banyuasin

Petani di Banyuasin Tewas di Tangan Anaknya Gegara Lahan

Kamis, 17 Sep 2026 - 20:33 WIB

Ilustrasi MENELAAH KATA,

Sastra

MENELAAH KATA, “KARENA RINDU”

Kamis, 17 Sep 2026 - 11:52 WIB