Petaka Jalan Hauling Batu Bara, Nyawa Pelajar 13 Tahun Melayang

- Jurnalis

Senin, 29 September 2025 - 08:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nyawa pelajar 13 tahun melayang di Jalan Hauling Batubara KM 37 Desa Telang, Kecamatan Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin [Muba], Sunatera Selatan sekira pukul 13 00 WIB, Kamis 25 September 2025.

Nyawa pelajar 13 tahun melayang di Jalan Hauling Batubara KM 37 Desa Telang, Kecamatan Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin [Muba], Sunatera Selatan sekira pukul 13 00 WIB, Kamis 25 September 2025.

WIDEAZONE.com, MUBA | Nyawa pelajar 13 tahun melayang di Jalan Hauling Batubara KM 37 Desa Telang, Kecamatan Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin [Muba], Sunatera Selatan sekira pukul 13 00 WIB, Kamis 25 September 2025.

Tewasnya pelajar bernama Cristoper Kelvin Manalu, warga RT 01 Dusun I, Desa Telang bermula saat korban bersama kakaknya Tulus Manalu dan seorang bibi tengah melintas menggunakan sepeda motor Honda Vario berwarna hitam.

Ketika melewati ruas hauling batubara, motor yang mereka tumpangi tiba-tiba diseruduk dari belakang oleh dump truk kendarai M Berto Simamgunsong [pengangkut batu bara].

Benturan keras membuat ketiga korban terpental. Naas, Cristoper yang jatuh ke sisi kanan langsung terlindas ban truk dan meninggal dunia di tempat. Sementara Tulus dan bibi korban jatuh ke sisi kiri jalan dan hanya mengalami luka ringan.

Baca Juga:  Aksi Tawuran Brutal di Lambidaro Palembang, Enam Pemuda Direhabilitasi

Suasana duka menyelimuti keluarga besar Manalu. Jenazah Cristoper dimakamkan di TPU RT 14 RW 03, Desa Srimakmur, Kecamatan Bayung Lencir. Isak tangis keluarga mengiringi kepergian bocah yang masih duduk di bangku sekolah tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, awak media masih berupaya meminta klarifikasi dari pihak pengelola jalan hauling, PT Musi Mitra Jaya [MMJ].

Namun, saat dihubungi, pihak manajemen tidak berada di tempat sehingga belum memberikan keterangan resmi terkait insiden maut ini.

Masyarakat sekitar menilai, tragedi ini seharusnya menjadi alarm serius bagi PT MMJ maupun pihak terkait untuk lebih ketat dalam mengawasi aktivitas angkutan batubara.

Baca Juga:  Zulinto Nyatakan Klaim Ketua Mandat PGRI Sumsel Riza Pahlevi Ilegal "Pembegalan Organisasi" Instruksikan Kuasa Hukum Lapor Polisi

Banyak warga mengeluhkan kerapnya sopir dump truk yang melintas dengan kecepatan tinggi, bahkan tidak sedikit yang lalai menutup rapat terpal bak angkutan, sehingga membahayakan pengguna jalan lain.

“Kami minta PT MMJ benar-benar memperhatikan keselamatan pengguna jalan. Jangan sampai anak-anak atau warga jadi korban sia-sia akibat kelalaian pengelolaan dan kecerobohan sopir dump truk,” ujar salah satu warga Desa Telang.

Kini, masyarakat berharap pihak kepolisian dapat mengusut tuntas kejadian ini dan memberikan sanksi tegas, baik terhadap sopir maupun pihak perusahaan yang lalai mengawasi operasional kendaraan angkutan batubara.

Tragedi yang menimpa Cristoper Kelvin Manalu menjadi pengingat bahwa keselamatan publik harus selalu menjadi prioritas di atas kepentingan bisnis.

Laporan Suherman | Editor Abror Vandozer

Berita Terkait

Ancaman Penyakit Infeksi Baru Meningkat, RSMH Palembang Minta Masyarakat Waspada dan Perkuat Deteksi Dini
DPRD Sumsel Jamin 320 Siswa SMA 11 dan SMA 20 Aman di Dapodik
Warning Keras LKBH PB PGRI! Guru Jangan Terjebak Kepengurusan Ilegal
DPW PKB Sumsel Buka Suara Soal Tudingan Penipuan, Siap Lapor Balik Pelapor jika tak Terbukti ‎
Gelombang Amarah Mahasiswa Guncang UPGRIP, Desak Sikap Tegas Rektor Soal Dugaan Pelecehan Seksual, hingga Ketetapan BPH
Menemukan Kembali Jiwa Pendidikan di Lembar Rapor ‎
FORKA UPGRIP Kecam Penyegelan Kantor BPH, Sebut Cederai Marwah Kampus ‎
Konkerprov PGRI Sumsel I/2026 Soroti Dinamika Organisasi hingga Perlindungan Guru ‎

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 22:58 WIB

Ancaman Penyakit Infeksi Baru Meningkat, RSMH Palembang Minta Masyarakat Waspada dan Perkuat Deteksi Dini

Senin, 29 Juni 2026 - 19:32 WIB

DPRD Sumsel Jamin 320 Siswa SMA 11 dan SMA 20 Aman di Dapodik

Senin, 29 Juni 2026 - 11:32 WIB

Warning Keras LKBH PB PGRI! Guru Jangan Terjebak Kepengurusan Ilegal

Sabtu, 27 Juni 2026 - 08:39 WIB

Gelombang Amarah Mahasiswa Guncang UPGRIP, Desak Sikap Tegas Rektor Soal Dugaan Pelecehan Seksual, hingga Ketetapan BPH

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:22 WIB

Menemukan Kembali Jiwa Pendidikan di Lembar Rapor ‎

Berita Terbaru

Ketua Komisi V DPRD Sumatera Selatan Alwis Gani. [WI-AbV]

Breaking News

DPRD Sumsel Jamin 320 Siswa SMA 11 dan SMA 20 Aman di Dapodik

Senin, 29 Jun 2026 - 19:32 WIB