WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Membahas persoalan pendidikan tentunya tak akan habis, mulai dari anak didik, tenaga pendidik, guru honorer, PPPK, hingga persoalan-persoalan yang selama ini terkadang terabaikan.
Berkaitan dengan hal itu, Sekretaris PGRI Kota Palembang H Herman Wijaya berupaya untuk memperjuangkan nasib kesejahteraan guru, kebutuhan siswa dengan maju dalam gelanggang pemilihan legislatif [DPRD] Kota Palembang pada tahun 2024.
Berangkat dari pengalamannya sebagai seorang guru, dimulai dari guru SMP Pembina, SMP Karya Sejati, SMPN 2 Banyuasin, SMA Pembina membuat dirinya mengerti betul keprihatinan tentang fenomena pendidikan.
“Guru di Palembang ini ada sekitar 15.000 yang tercatat di PGRI Palembang dari 18 kecamatan, dan mewakili dari Pengurus PGRI Kota Palembang dan dukungan semua guru mencalonkan diri sebagai Legislatif DPRD Kota Palembang Dapil 4 yaitu Kalidoni, Sako dan Sematang Borang,” ujar Herman Wijaya, Jumat 19 Mei 2023.
Pada daerah pemilihan [Dapil] 4, ujar Herman, memiliki mata pilih sekitar 213.000, dan berharap para guru bisa bersatu untuk bersama-sama membantu memperjuangkan kesejahteraan guru.
Ia pun mengingatkan ke pada semua murid-muridnya terdahulu saat mengajar di Pembina Palembang dan lain-lain untuk mensupport dukungan dalam menuju DPRD Palembang.
“Jadi kalau bukan kita, siapa lagi yang akan memperjuangkan guru, memperjuangkan pendidikan di Palembang ini. Setidaknya melalui aspirasi nanti kita akan salurkan dengan maksimal untuk kebutuhan pendidikan,” terang Bacaleg dari Partai Gerindra Kota Palembang ini.
“Memang seharusnya membutuhkan peran Legislatif untuk memperjuangkan kesejahteraan guru,” tambahnya.
Ia juga mengungkapkan pengabdiannya di dunia pendidikan dimulai sejak tahun 1988 dan pensiun sebagai Aparatur Sipil Negara [ASN] pada 2022.
Meski sudah pensiun, Kepala SMA Pembina ini ingin tetap mengabdi kepada warga Palembang lebih luas lagi.
“Jika selama ini saya memberikan ilmu dari kelas ke kelas, setelah pensiun saya ingin mengabdi lebih luas lagi,” terangnya.
Secara umum, sambung Herman, dunia pendidikan di Kota Palembang sudah tergolong maju.
“Selama ini alokasi dana sebesar 20 persen dari APBD Kota Palembang sudah terpenuhi. Gedung sekolah juga sudah sangat baik. Namun di bagian lain, ada gedung sekolah yang belum ada perubahan. Oleh sebab itulah, saya ingin kualitas pendidikan bisa merata di seluruh kecamatan,” terangnya.
Untuk itulah, dia mengajak masyarakat untuk memahami visi dan misi calon legislatif yang akan mereka pilih pada Pileg nanti.
Sebab, calon legislatif yang tidak memahami bidangnya akan kesulitan saat menjalankan amanahnya.
Laporan Hasan Basri | Editor AbV




![Medco E&P Grissik Ltd [Medco E&P] terus mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat di sekitar wilayah operasi melalui pengembangan budidaya ikan lele di Desa Suka Maju, Kabupaten Musi Banyuasin, sebagai bagian dari Program Local Business Development [LBD] dalam Program Pengembangan Masyarakat [PPM] Pilar Ekonomi.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260715-WA0020-225x129.jpg)

![Kepala Seksi [Kasi] Intelijen Kejari Palembang, Dr Mochamad Ali Rizza.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260715-WA0005-225x129.jpg)



![Medco E&P Grissik Ltd [Medco E&P] terus mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat di sekitar wilayah operasi melalui pengembangan budidaya ikan lele di Desa Suka Maju, Kabupaten Musi Banyuasin, sebagai bagian dari Program Local Business Development [LBD] dalam Program Pengembangan Masyarakat [PPM] Pilar Ekonomi.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260715-WA0020-129x85.jpg)

![Kepala Seksi [Kasi] Intelijen Kejari Palembang, Dr Mochamad Ali Rizza.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260715-WA0005-129x85.jpg)




![Konferensi Kerja Provinsi [Konkerprov] PGRI Sumatera Selatan I/2026 yang digelar di Ballroom Wyndham OPI Hotel, Jumat 19 Juni 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260619-WA0015-360x200.jpg)

