Penilaian Keberhasilan Camat Tingkat Kota Palembang 2019

- Jurnalis

Jumat, 11 Oktober 2019 - 19:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Acara Penilaian Keberhasilan Camat Tingkat Kota Palembang Tahun 2019 Di Kecamatan Bukit Kecil Dihadiri Oleh Danramil, Ketua Tim Penilai, Camat, Kapolsek, Kepala KUA, Jumat (11/10/2019) Jalan Kapten Arivai Palembang.

Acara Penilaian Keberhasilan Camat Tingkat Kota Palembang Tahun 2019 Di Kecamatan Bukit Kecil Dihadiri Oleh Danramil, Ketua Tim Penilai, Camat, Kapolsek, Kepala KUA, Jumat (11/10/2019) Jalan Kapten Arivai Palembang.

WIDEAZONE.COM, PALEMBANG — Acara Penilaian Keberhasilan Camat Tingkat Kota Palembang Tahun 2019 Di Kecamatan Bukit Kecil Dihadiri Oleh Danramil, Ketua Tim Penilai, Camat, Kapolsek, Kepala KUA, Jumat (11/10/2019) Jalan Kapten Arivai Palembang.

Camat Bukit Kecil Ahmad Furqon mengatakan, dalam perlombaan ini pihaknya membuat buat video rekam jejak kampung percontohan.  “Kampung Percontohan kita juga menang saat perlombaan Asian Games. Ini kan lomba keberhasilan Camat, jadi mereka melihat program satu tahun kedepan. Tapi kita disini ingin memperlihatkan sejarah kampung percontohan, ” ujarnya.

Lebih lanjut dia mengungkapkan,  dalam perlombaan Keberhasilan Camat tingkat Palembang, pihaknya berusaha melakukan secara optimal.

” Menang itu bukan target.  Sama seperti saat kita membuat tugu Gapura. Setiap ada lomba kita buat maksimal, dan sebaik mungkin,” ucapnya.

Ketika ditanya saingan terberatnya dalam perlombaan ini, Furqon mengaku kalau dilihat dari 18 kecamatan,  programnya bagus bagus. “Jadi penilaiannya itu tergantung dari tim penilai. Dari 18 kecamatan itu terberat galo,  senior galo,” katanya.

Baca Juga:  Realisasi APBD Palembang 2026: Pendapatan Baru 65 Persen, Belanja 59 Persen hingga Akhir September
Lurah 19 Ilir , Irwan, Camat Bukit Kecil, Ahmad Furqon dan Sekretaris Camat (Sekcam), Mukhtiar Hijrun S STP
Lurah 19 Ilir , Irwan, Camat Bukit Kecil, Ahmad Furqon dan Sekretaris Camat (Sekcam), Mukhtiar Hijrun S STP

“Kemaren Gapura negeri kita masuk 10 besar. Kampung percontohan itu sesuai  tema kampungnya itu. Sedangkan untuk kampung  warna warni itu hanya merubah corak, agar warga ikut gotong royong,” tambahnya.

Furqon menjelaskan,  setiap lurah ada kampung percontohan. Sebagai contoh,  rusun itu ada 8 blok sudah diwarna warni.

Kedepan, pihaknya juga mengajak lurah agar RT mengajarkan pola hidup sehat.

“Target awal satu kelurahan satu percontohan. Ternyata Kampung Percontohan bisa menang. Kampung Percontohan rata- rata lingkungan kumuh itu kita ubah. Itu berat karena murni dari masyarajat,  bukan dari CSR. Saat sudah menang baru dapat CSR. Bahkan setelah itu,  di Kampung Percontohan ada program lain yang masuk seperti Kampung PKK,  kampung Polisi.  Silahkan masuk. Kampung percontohan kami ada satu jadi Kampung KB.  Ada kampung warna warni, jadi kami ingin jadi kampung wisata. Tujuannya masyarakat hidup bersih,  dan hidup sehat. Tapi diawali dari kantor camat dan lurah masing masing,” tandasnya.

Sementara itu DR IR Lidwina Ninik S MSi selaku Tenaga Ahli Pertamanan Fakultas Pertanian Unsri mengungkapkan, menyayangkan kesalahan tata ruang.  Misalnya tidak bisa memfoto Ampera tidak bisa di foto secara utuh. Padahal itu icon kita,  tanda kemenangan RI terhadap jepang. Karena Ampera itu rampasan perang.

Baca Juga:  ISPA Mengganas! Besok Palembang Berlakukan PJJ bagi TK hingga SMP

“Setelah  dibuat dermaga. Kita geser riverside tidak terlihat lagi. Apalagi setelah ada LRT  tidak kelihatan lagi kalau mau foto Ampera.  Saya sedih,  kita tidak punya lagi kebanggan.  Dari sisi mana kita bisa motret Ampera secara utuh,” ucapnya.

Ketika disinggung terkait paparan dari Kecamatan Bukit Kecil,  dia menuturkan, dari paparan secara umum bagus.

” Datanya lengkap,  bagus paparannya, ” pungkasnya.

 

Laporan : Akip

Berita Terkait

Revitalisasi Rusun Ilir Barat Dikebut, Kementerian PKP Turun Langsung ke Palembang
Palembang Kebagian Rp10 Miliar untuk Karhutla, Pemkot Siapkan Anggaran Pemadaman hingga Penanganan ISPA
Nyaris Dua Tahun Jabat Dirut Pasar, Pengangkatan Dedi Siswoyo Dipertanyakan
Kebutuhan 7.000 Kantong Darah Perbulan, PMI Palembang Masih Kekurangan 2.000 Kantong
Andreas Desak Bapenda Palembang Buka-bukaan Soal Penunggak Pajak Kakap PBB‎
40 Lokasi Diduga Sarang Narkoba Digempur, Ratu Dewa Gaspol Benahi 3-4 Ulu
Ratu Dewa Soroti 114 Anak Sungai Palembang, Camat dan Lurah Diminta Telusuri Sejarahnya
Pemkot Palembang-TNI AU Sepakati Pemanfaatan Lahan 6,9 Hektare untuk Sekolah Rakyat

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:05 WIB

Revitalisasi Rusun Ilir Barat Dikebut, Kementerian PKP Turun Langsung ke Palembang

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 16:09 WIB

Palembang Kebagian Rp10 Miliar untuk Karhutla, Pemkot Siapkan Anggaran Pemadaman hingga Penanganan ISPA

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 11:43 WIB

Nyaris Dua Tahun Jabat Dirut Pasar, Pengangkatan Dedi Siswoyo Dipertanyakan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 16:05 WIB

Andreas Desak Bapenda Palembang Buka-bukaan Soal Penunggak Pajak Kakap PBB‎

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:14 WIB

40 Lokasi Diduga Sarang Narkoba Digempur, Ratu Dewa Gaspol Benahi 3-4 Ulu

Berita Terbaru